Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Pertemuan


__ADS_3

Dad Erlan datang ke apartemen milik mom Veni karena dia mendapatkan kabar jika Jeff bersikap kasar pada ibunya sendiri bahkan mempermalukannya di depan umum.


"Ada apa?" tanya mom Veni di depan pintu apartemennya karena dia tidak ingin pria itu masuk dan ribut dengan Jeff.


"Di mana Jeff?" tanya dad Erlan pada mom Veni.


"Jika kamu datang hanya untuk memarahi Putraku maka aku tidak akan membiarkanmu masuk ke dalam. Jangan pernah memarahinya dengan kesalahan yang tidak pernah diperbuat olehnya. dia hanya membela apa yang benar bukan membela apa yang salah!"


"Apa maksudmu Veni?" tanya dad Erlan yang merasa tersindir dengan apa yang dikatakan istrinya.


"Aku tidak perlu mengatakan apa maksudku kamu sudah mengertinya sendiri. Ingat Erlan, jam sebelum kau bertemu dengannya kau sudah hidup bersamaku dan juga Jeff jadi seharusnya kau sudah bisa mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak. Putramu hanya membela apa yang harus dibilangnya dan apa kau tahu apa yang dilakukannya terhadap Laura?" tanya mom venu hingga membuat dad Erlan terdiam di tempatnya.


"Setidaknya biarkan aku bicara dengan Jeff."


"Tidak! aku tidak akan membiarkanmu bicara dengan Jeff jika hanya untuk membahas tentang wanita itu. Ingat Erlan, walau aku tidak melahirkannya tapi aku yang membesarkannya. Aku yang membesarkan jav dengan kedua tanganku sendiri dan aku yang menjadi ibu serta ayahnya di saat kamu sibuk dengan pekerjaanmu dan para wanita di luar sana. Kau tau, Jeff dan Johny itu berbeda karena Johny masih sering bertemu dengan ibu dan dia mendapatkan kasih sayang dariku dan juga ibunya. Sedangkan Jeff, dia tidak mendapatkan apapun dari ibunya dan dia mendapatkan semua itu dariku. Dia memang telah melahirkannya, tapi aku membesarkan sama kamu tidak akan membiarkan yang menyakiti putraku. Jika dia ingin dan merasa bahwa dia adalah ibunya Jeff, kenapa Dia baru kembali setelah sekian lama dan mengatakan bahwa dia adalah ibu Jeff. Kenapa Erlan?" tanya mom Veni lagi. Dia tidak habis pikir dengan suaminya ini yang terjebak dengan daun muda. Andai saja dia bisa mengatakan, dia akan mengatakan jika Erlan ini sangat luar biasa sekali jahatnya.


Di saat mereka sedang bicara tiba-tiba saja terdengar suara Jeff yang memanggil ibunya. "Mom, Im hungry," ucapnya memanggil sang ibu dan betapa kagetnya Jeff ketika dia melihat mom Veni sedang bicara dengan dad Erlan di depan pintu apartemen mereka. Raut wajahnya langsung berubah seketika ketika melihat pria itu datang ke tempat tinggal mereka saat ini.

__ADS_1


"Kenapa dia di sini mom?"


"Jeff, jaga sopan santun mu nak. Mom tidak pernah mengajari kamu seperti itu pada orang tua. Jangan membuat mom terlihat jahat di depan orang lain." ujar mom Veni. Bagaimana pun dad Erlan adalah ayahnya Jeff, jadi dia tidak boleh bersikap kasar seperti itu.


"Biarkan saja mom. Aku sudah menyiapkan diriku untuk menghadapinya. Apa yang wanita itu kata-kata tentangku? pada mengatakan bahwa aku menyakitinya dengan menyeretnya keluar dari mall?" Jeff sengaja menantang dad Erlan dengan kehidupannya saat ini.


"Kenapa kamu melakukan hal itu?" tanya dad Erlan.


"Seharusnya Daddy juga tanyakan padanya kenapa dia bisa mengatakan Laura dengan kata-kata yang tidak pantas padahal yang bersalah adalah dirinya. Aku hanya mengatakan padanya bahwa pakaian yang dipakainya tidak pantas untuk dipakai di Indonesia. Apa aku salah? aku mengatakan padanya jika ingin memakai pakaian itu pakai di rumah untuk menggoda Daddy, atau pria lain di luar sana karena memang itu yang sering dilakukannya bukan?"


"Apa mom? kenapa tidak boleh mengatakan hal seperti itu padanya sementara dia bisa mengatakan hal itu pada Laura. Dia mengatakan Laura little ***** sedangkan dia sendiri menjalani profesi itu untuk mendapatkan uang dan menggali para lelaki di luar sana. Lalu apa salahnya?"


Plak!


Mom Veni menampar wajah Jeff karena sudah keterlaluan menurutnya. Tidak seharusnya Jeff mengatakan hal seperti itu.


"Mom tidak pernah mengajarkan kamu hal buruk seperti itu. Tidak sekali pun! Jangan membuat mom terlihat buruk di depan orang lain atas perbuatan kamu ini!"

__ADS_1


"Tapi memang itu kenyataannya mom! Jika mom tanya siapa yang bersalah di sini maka jawabnya adalah Daddy! Dia yang bersalah atas semua ini dan seharusnya dia yang harus bertanggung jawab. Tidak semua masalah bisa di selesaikan dengan uangnya. Tidak seperti itu mom!"


Jeff terlihat sangat kecewa sekali dengan kedua orang tuanya saat ini. Terutama pada daddy-nya. Andai saja dia bisa memilih maka dia akan pergi meninggalkan mereka semua di sini. Tapi dia tidak bisa melakukannya karena dia memiliki janji yang harus ditepatinya pada Laura.


"Maafkan Daddy Jeff," ucap dad Erlan pada akhirnya.


"Maaf untuk kesalahan Daddy yang mana?" tanya Jeff pada daddy-nya.


"I don't know, tapi Daddy benar-benar meminta maaf pada kalian dan ayo kembali ke rumah. Rumah terasa sepi karena tidak ada kalian berdua." dad Erlan terlihat sangat merindukan Jeff dan juga mom Veni. Tapi mereka tidak bisa kembali begitu saja karena memang Jeff dan mom Veni tidak akan pernah kembali ke rumah itu lagi.


"Daddy lebih cocok tinggal di sana bersama mereka semua. Jadi pergi dari sini karena aku tidak ingin melihat Daddy lagi. Terserah jika mom ingin kembali pada Daddy, tapi yang pasti Jeff tidak ingin kembali pada Daddy!" Jeff meninggalkan dad Erlan dan mom Veni begitu saja karena dia tidak ingin lagi bicara dengan mereka berdua terutama pada Daddy-nya.


"Maaf Erlan, aku tidak bisa. Aku lebih baik hidup bersama Jeff daripada hidup bersamamu. Kami aku mau mulai kehidupan kamu yang baru tanpa dirimu dan jalani kehidupanmu dengan mereka semua. Sekali lagi aku minta maaf Erlan." mom Veni nggak menutup pintu apartemennya namun, dad Erlan mencoba untuk mengannya.


"Veni, aku mohon jangan seperti ini. Kita harus bicara lagi. Aku mohon jangan begini padaku,"


"Maaf Erlan, tapi keputusanku kalian sudah bulat. Aku tidak akan pernah kembali padamu lagi dan aku kamu bisa mengertinya. Sekali lagi aku minta maaf Erlan," mom Veni benar-benar menutup pintu apartemen mereka karena dia tidak ingin pria itu masuk ke dalam tempat tinggal mereka saat ini. Dia memikirkan perasaan Jeff dan dia merasa sangat bersalah karena telah menampar wajah putranya.

__ADS_1


__ADS_2