
"Ada apa ini?" tanya Lucas yang belum mengetahui ada acara apa di rumah mereka.
"Ini acara lamaran Laura," ucap Jordan hingga membuat Lucas langsung menatap tak percaya pada papinya yang bisa mengatakan hal ini dengan begitu mudahnya.
"Papi, apa papi tahu berapa usia Laura saat ini. Laura masih 17 tahun bagaimana bisa tapi mengatakan bahwa ini adalah lamaran Laura. Bahkan sekolahnya saja belum selesai, lalu bagaimana bisa ada lamaran di saat sekolah belum selesai." Lucas benar-benar tidak percaya dengan semua ini. Bisa-bisanya tapinya mengatakan bahwa ini adalah lamaran Laura tanpa beban sama sekali. Bahkan tapinya itu terlihat sangat bahagia dengan acara lamaran malam ini.
"Lucas, bukankah lebih baik kita menikahkan Laura dengan cepat? adik kamu mengatakan bahwa dia merasa nyaman dengan Jeff dan begitu juga sebaliknya. Setelah sekolah mereka selesai, Jeff akan pergi ke Amerika. Jadi bukanlah lebih baik menikahkan mereka berdua?"
"Tapi Pi, tidak semudah itu menikahkan mereka. Usianya mereka masih terlalu muda untuk menikah. Banyak hal yang masih bisa mereka jalani tapi tidak harus dengan menikah. Jika memang Jeff ingin ke Amerika, apa susahnya? sesekali di saat liburan Laura bisa pergi menyusul yang ke sana tapi bukan berarti bisa menikah begitu saja. Menikah tidak semudah yang mereka pikirkan, dan Lucas yakin masih ada jalan lain untuk semua ini tapi tidak dengan menikah!" tukasnya. Bagaimana pun dia akan menolak pernikahan ini karena menurutnya sangat tidak masuk akal menikahkan Laura di usia yang masih sangat mendunia seperti itu. Banyak hal yang tidak Laura ketahui dan masih banyak lagi kekurangan dari adiknya itu. Laura sudah terbiasa dengan dilayani oleh mereka semua, Jadi rasanya sulit sekali untuk melepaskan Laura menikah dengan laki-laki lain dan bahkan laki-laki itu pun tidak jauh berbeda dengan Laura. Usia mereka masih sangat belia.
"Mas, dalam agama apapun pasti sama. Aku tidak ingin menceritakan tentang agama kita dan agama yang dianut papi saat ini. Tapi menurut aku jalan yang dipilih papi itu sudah jauh lebih dari cukup dan mungkin saja itu jalan terbaik. Kita menikahkan mereka agar mereka bisa menjalani kehidupan dengan halal daripada harus menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih ke sana kemari bersama tanpa ada status itu akan menjadi perbincangan banyak orang. Lebih baik menikah dari pada harus menjalin hubungan seperti kebanyakan orang di luar sana. Maaf, aku tidak pernah bermaksud untuk merendahkan orang di luar sana yang menjalin hubungan karena menurutku mereka juga menjalani hubungan dengan baik, tapi alangkah baiknya halal agar lebih baik dan mendapatkan keberkahan dari Tuhan bukan" baik Lucas maupun Jordan tidak ada yang bisa berbicara apapun lagi setelah Dahlia mengatakan hal itu, terutama Lucas sendiri. Menurutnya apa yang dikatakan Dahlia itu masuk akal dan bisa dimengerti. Tapi tetap saja rasanya membayangkan Laura menikah di usia yang sangat muda seperti ini membuat Lucas sebagai kakaknya merasa keberatan.
__ADS_1
"Hah, sudahlah. Mungkin ini yang terbaik untuk Laura dan aku harap dia benar-benar bahagia dengan kehidupannya. Sekarang apa yang harus kita lakukan?" tanya Lucas pad akhirnya. Mau bagaimana pun jika Laura sudah siap untuk menikah di usia yang sangat belia seperti ini mereka tidak bisa melarangnya lagi.
"Katanya malam ini keluarganya Jeff akan datang. Tapi Laura bilang hanya Jeff dan mommy-nya saja, karena Daddy-nya menikah lagi dengan seorang wanita yang ternyata ibu kandungnya Jeff sendiri."
"Maksudnya bagaimana? Lucas tidak mengerti untuk hal ini," ucap Lucas karena dia memang tidak mengerti bagaimana kehidupan calon adik iparnya itu.
"Kata Laura, nyonya Veni itu tidak bisa punya anak maka dia merelakan suaminya untuk memiliki anak di luar sana tapi tidak dengan menikahinya. Entahlah, lapi juga belum mengetahui dengan jelas cerita keluarga Jeff, tapi papi yakin jika Jeff bisa menjadi suami yang baik untuk Laura nantinya." jawab Jordan. Mereka kembali bersiap karena sebentar lagi Jeff akan datang bersama keluarganya.
Tak lama setelah perdebatan antar keluarga, William datang dan mengatakan jika Jeff sudah datang bersama ibunya saja. Mereka hanya berdua saja dan bahkan tuan Erlando sendiri tidak ikut.
"Lalu kau ingin berapa banyak yang datang? Satu batalion?" jawab Jordan sambil bertanya pada william. Seharusnya acara lamaran memang seperti ini yang dihadiri keluarga inti saja. Menurutnya tidak masalah jika Jeff hanya datang berdua bersama ibunya saja, karena dia tau bagaimana hubungan keluarga Jeff saat ini.
__ADS_1
"Cih kau ini, sombong sekali!"
"Kau yang mengajariku untuk bersikap sombong!" balas Jordan dengan santainya. Terkadang mereka semua berpikir kapan Jordan bisa serius. Kehidupannya terlihat seperti tidak memiliki beban sama sekali.
"Sudah! jika kalian sudah bertemu maka kalian akan terus saja bertengkar seperti ini. Malu di lihat orang lain!" tukas Sarah. Keduanya langsung terdiam jika Sarah sudah bicara. Bukan mereka takut, hanya saja memang mereka tidak ingin mencari masalah dengan Sarah karena bisa berakibat fatal nantinya. Mereka berdua harus sama-sama menjaga perasaan istri mereka karena jika salah satu dari mereka ada yang merajuk maka satunya juga akan melakukan hal yang sama. Ibaratnya, Dara dan Sarah itu satu paket lengkap. Jadi menjaga perasaan mereka itu adalah jurus terbaik.
"Hem ...," jawab keduanya. Mereka kembali fokus setelah Jeff dan ibunya datang. Mereka mulai membicarakan tentang kedatangan mereka ke rumah Laura untuk membahas pernikahan di antara keduanya.
"Maaf sebelumnya om. Di sini saya hanya ingin mengatakan jika saya tidak bisa memberikan pesta yang mewah untuk Laura. Maaf sekali lagi, bukan tidak bisa gali saya tidak ingin terlihat hubungan apa pun lagi dengan keluarga saya. Jadi saya harap kalian semua bisa mengertinya." ucap Jeff dengan begitu berani di depan Jordan dan itu pula yang membuatnya semakin yakin untuk menikahkan putrinya dengan anak sehebat Jeff ini. Jujur, pekerja keras dan penuh semangat juang.
"Tidak perlu pesta yang mewah karena Laura juga tidak menginginkannya. Kayanya lebih baik menikah dan melakukan acara pesta sederhana saja tanpa adanya pesta besar yang di hadiri banyak orang." jelas Jordan pada Jeff.
__ADS_1
"Syukurlah, jadi kedatangan saya bersama mommy saya untuk melamar Laura. Jadi, sudikah keluarga ini menerima lamaran saya terhadap Laura?"
"Oh ya sudah jelas di terima. Karena saya yakin jika kamu memang laki-laki yang tepat untuk putri saya. Jadi ayo kita tentukan tanggal penikahannya." ucap Jordan lagi.