Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Lemas


__ADS_3

"Ayo aku bantu." ucap Jordan pada istrinya yang terlihat sangat lemah setelah pertempuran mereka tadi di kamar mandi. Jordan benar-benar tidak memberi ampun pada istrinya karena dia terus melakukan hal itu sampai ia mencapai puncak dari kenikmatan yang dicarinya.


Sementara Dara sendiri, dia merasa bahwa seluruh tulang yang lepas dari tempat persendiannya hingga membuat dirinya bahkan untuk berjalan saja kakinya terasa bergetar.


"Untuk membantuku jika kamu adalah alasan utama dari keadaan ku seperti ini. Kamu membuatku lemas seperti ini." ucap Dara dengan wajahnya yang di tekuk.


Dia benar-benar tidak habis pikir dengan pria ini. Bagaimana bisa staminanya seperti kuda liar Sumbawa. Jordan tahan menggempur yang hingga berjam-jam dan itu membuat seluruh tubuh Dara lemas seketika.


"Maaf, tapi itu terasa sangat nikmat jadi aku akan terus melakukannya. Lagipula kenapa bagian dadamu terlihat sangat menggemaskan sekali? itu membuatku tidak bisa lepas darinya dan bahkan aku ingin terus meremasnya dengan kedua tanganku."


plak!


Dara memukul kedua tangan suaminya yang memperagakan gerakan saat dia meremas dadanya tadi.


Entahlah, Jordan ini benar-benar sangat luar biasa sekali dan tidak ada lelahnya sama sekali.


"Jika terus-terusan begini maka aku tidak akan bisa berjalan lagi. Lagipula kenapa bermain dengan banyak gaya seperti itu? aku lelah." ucap Dara yang menunjukkan sisi kesalnya terhadap sang suami.


Jelas dia kesal karena Jordan bermain sangat luar biasa. Pria itu bermain hingga dia benar-benar puas.


Data masih mengingat jelas lepas bagaimana saat dia bergerak di atas pangkuan suaminya tadi dengan Jordan yang terus memainkan bagian dadanya.


Bibir suaminya ada terus saja mencari kepuasannya tersendiri. Entah apa saja yang dilakukannya tapi yang pasti Dara benar-benar merasa terpuaskan dengan permainan suaminya.


Tidak hanya sampai di situ saja, Jordan kembali membawanya dalam posisi yang masih berada di gendongan dengan kedua inti tubuh mereka yang masih menyatu. Luar biasa sekali bukan?


Dara pikir pertempuran sudah selesai namun kenyataannya tidak sama sekali karena yang ada suaminya malah kembali mengajarnya di tempat ruang bilas.


Jordan mendudukkan Dara di besi pembatas ruangan bilas itu dengan kedua kakinya yang di buka lebar dan Jordan kembali bermain dengannya.


Semua di lakukan pria itu bahkan sampai bermain dari belakang pun di lakukan Jordan karena dia benar-benar ingin mengeksplorasi tubuh istrinya.

__ADS_1


"Kau terlihat semakin seksi jika marah-marah seperti ini Dara. Aku menyukainya." berisik Jordan dengan nakal


Dia sengaja berbisik di telinga istrinya sambil memasangkan pengait bra milik Dara.


Tidak hanya itu saja, Jordan bahkan masih sempat untuk meremas dada istrinya karena dia terlalu gemas dengan semua itu.


"Jordan hentikan ini." pinta Dara karena dirinya yang merasa menjadi murahan setiap kali mendapatkan sentuhan dari pria itu. Dara merasa bahwa dia haus akan belaian dari suaminya dan itu Jordan.


Banyak sekali perbandingan antara pernikahan yang dulu dan pernikahan yang sekarang. Itu terlihat sangat jauh berbeda karena jarak dan begitu mencintainya dan memperlakukannya dengan begitu baik. Sementara pernikahan yang terdahulu, Dara tidak pernah mendapatkan hal spesial seperti ini.


"Panggil aku sayang baru aku akan menghentikannya." bisik Jordan lagi.


Dia sengaja melakukan hal ini karena dia ingin merubah panggilan istrinya terhadap dirinya. Jordan ingin Dara yang memanggilnya sayang karena rasanya sangat janggal sekali jika suami istri memanggil nama saja. Apalagi itu istrinya.


"Aahhh... Jordan hentikan itu." pinta Dara yang semakin merasa bahwa hawa panas mulai kembali menjalari dirinya.


"Panggil aku dengan sayang maka aku akan menghentikannya." ucap Jordan.


Merasa tidak tahan dengan semuanya akhirnya Dara memilih untuk memanggil pria atau sayang.


"Mulai sekarang kamu harus memanggilku sayang karena jika kamu masih memanggilku dengan Jordan, maka aku akan menghubungi seperti saat di kamar mandi tadi."


"Tidak!" Dara langsung menolak hukuman seperti yang dilakukan suaminya tadi di dalam kamar mandi karena Dara masih terbayang bagaimana rasanya.


"Jika tidak ingin kembali mendapatkan hukuman seperti itu maka menurut lah. Tidak sini bukan hanya memanggil sayang saja Dan satu hal lagi."


"Apa?" tanya Dara yang mulai merasa was-was dengan suaminya ini karena baru beberapa hari mereka menikah tapi Dara sudah digempur habis-habisan oleh suaminya itu.


"Masih ingat apa yang aku katakan padamu sebelum kita menikah?" tanya Jordan yang berusaha untuk mengingatkan istrinya tentang permintaannya setelah mereka menikah.


"Memangnya apa? apa ini berhubungan dengan permintaan kamu setelah kita menikah?"

__ADS_1


"Ya, benar sekali cinta." jawab Jordan yang merasa senang karena istri yang mengingat dengan jelas apa yang dikatakannya sebelum mereka menikah waktu itu.


"Apa keinginan kamu setelah kita menikah? kamu mengatakan bahwa akan memberitahuku setelah kita menikah. Jadi katakan sekarang apa keinginan kamu."


"Baik, aku akan mengatakannya." ucap Jordan sementara Dara sendiri dia sedang mempersiapkan dirinya untuk mendengar apa yang ingin dikatakan suaminya.


"Aku ingin setiap malamnya kamu memakai pakaian yang seksi untukku. Itu berlaku untuk setiap malam setiap hari sebelum kita tidur kamu wajib mengganti pakaian kamu dengan pakaian seksi di malam hari. Orang Indonesia menyebutnya dengan pakaian haram atau pakaian dinas. Jadi, pakai itu setiap malam sebelum kita tidur." ucap Jordan tanpa rasa bersalah sedikit pun karena telah membuat istrinya sok seperti itu.


Jelas Dara shock karena permintaan suaminya itu sangat luar biasa sekali. Bagaimana bisa pria itu meminta dirinya untuk memakai pakaian seksi setiap malam. Lagi pula mana Data punya pakaian seksi seperti itu. Ada-ada saja suaminya itu.


"Aku tidak memiliki baju seperti itu dan--"


Duarrr...


Betapa kagetnya Dara saat melihat isi lemari yang baru saja dibuka suaminya. Isi lemari tersebut berisikan berbagai macam lingerie dengan berbagai warna dan juga model. Sungguh, suaminya ini benar-benar sangat luar biasa sekali mempersiapkan semua ini untuknya.



"Apa ini Jordan, eh maksudnya sayang?" tanya Dara yang benar-benar tidak habis pikir dengan suaminya ini.


"Bukan hanya ini cinta, tapi ada lagi." ucap Jordan. Dia kembali membuka satu lemari lagi dan betapa kagetnya Dara saat melihat isinya.



"Astaga ini apa lagi?" tanya Dara yang semakin pusing dan tidak habis pikir untuk suaminya.


"Ini juga ada lagi cinta. Lihat, kamu bisa ganti setiap harinya selama sebulan bahkan bisa lebih." Jordan kembali menunjukan apa yang tidak seharusnya dia tunjukan yang membuat kepala Dara semakin ingin meledak rasanya karena melihat deretan baju haram tersebut.



"Cantik bukan cinta? aku tidak suka warna hitam untuk kamu karena itu tidak cocok. Kulit cantik kamu sangat indah dengan ini semua."

__ADS_1



Entahlah, Dara tidak tau harus mengatakan apa lagi pada suaminya yang pikirannya di luar akal sehat manusia pada umumnya.


__ADS_2