
Setelah William bicara pada istrinya tentang rencana kepindahan mereka ke rumah Jordan demi sang mami Sarah pun menuruti keinginan suaminya karena dia juga mengkhawatirkan keadaan mami Sofia.
Setidaknya jika dia tinggal di sana dia bisa membantu menjaga wanita tua itu, walau tidak selalu berada di rumah karena dia juga bekerja di rumah sakit.
"Apa kita juga harus menyiapkan perawat untuk mami? kita harus berkonsultasi ke dokter lebih dulu setidaknya ada vitamin untuk menguatkannya mami. Jika tidak ingin meminumnya kita bisa campurkan dengan makanan atau minumannya." ujar Sarah pada suaminya.
William sendiri cukup pakai dengan apa yang istilahnya katakan karena dia tidak tahu sama sekali tentang hal medis.
"Apa itu bisa sayang?" tanya William yang masih penasaran dengan apa yang istrinya jelaskan.
"Bisa, kita akan pergi ke rumah sakit nanti. Tidak masalah jika mami tidak ingin pergi bersama kita yang pasti kita harus bisa mengambil sampel darah dari mami untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Setalah itu kita baru bisa mengetahui langkah apa yang akan kita ambil nantinya.
Akhirnya William dan Sarah pergi ke rumah Jordan karena mulai sekarang mereka akan ikut tinggal di sana.
Sepanjang perjalanan menuju rumah saudaranya itu, William terus ada berpikir entah apa yang akan terjadi setiap harinya di antara mereka.
Tapi yang pasti William sudah menduga bahwa pertengkaran dan perdebatan akan terjadi setiap harinya.
"Sayang, kamu kenapa?" tanya Sarah ketika melihat suaminya yang terus saja dia sambil melamun seperti itu.
__ADS_1
"Tidak ada sayang, hanya saja aku memikirkan setiap harinya pasti aku akan berdebat dengan Jordan. Aku dan dia kamu tidak sedekat yang kamu pikirkan.
"Aku akan memastikan bahwa dia tidak akan berani mencari keributan dengan kamu."
"Kamu tidak tahu seperti apa pria itu sayang dia sengaja melakukan hal itu karena dia merasa bosan dengan hidupnya. Kami bahkan pernah bertaruh dengan anak-anak geng motor jalanan karena dia terlalu kesal dengan mereka semua. Dia mengajak anak-anak jalanan itu untuk balap mobil dengan jalan jika dia menang maka mereka harus pergi dari tempat itu agar tidak mengganggunya. Entahlah, terkadang aku tidak habis pikir dengan jalan pikirannya." Sarah tersenyum saja mendengar cerita dari suaminya.
Wanita manja itu langsung menyandarkan kepalanya dibangun sang suami dan mengapit dengan pria yang memberinya begitu banyak cinta.
Melihat bagaimana istrinya yang terlihat manja seperti itu membuat William mengusap kepala wanita itu dengan penuh kelembutan dan cinta. Entah mengapa rasanya William benar-benar bahagia hidup bersama Sarah walau terkadang istrinya itu terlihat sangat ketus dan judes.
Kehidupannya banyak perubahan menjadi yang menikah dengan Sarah dan mungkin ini yang dirasakan banyak orang ketika menikahi seorang dokter. Jadwal tidurnya harus teratur bangun pagi minum air putih vitamin dan segudang aktivitas yang harus dilakukannya. Bahkan William harus makan tepat waktu dan juga banyak mengkonsumsi buah.
Kemarin saja ketika dia habis minum bersama Jordan, Sarah langsung marah padanya dan merajuk. Yang lebih mengerikan lagi adalah ketika dia diusir dari kamar dan harus tidur di kamar lainnya.
"Nah kan, kamu kembali melamunkan?" tanya Sarah melihat suaminya kembali melamun entah apa yang di lamunkannya.
"Aku tidak melamun sayang, hanya saja aku berpikir bahwa hidupku sekarang sangat teratur. Aku istri yang cantik dan seorang dokter. Aku bisa merasakan bagaimana hidup sehat bersama kamu." jawab William karena merasakan hal itu bersama istrinya.
"Oh ya? apa yang kamu katakan ini benar? bagaimana jika ini hanya alasan kamu saja?"
__ADS_1
"Mana ada alasan sayang. Aku bersumpah bahwa aku memang benar-benar merasa bahagia hidup bersama kamu. Hanya saja ya begitu, aku sudah tidak boleh lagi minum lagi. Jujur, terkadang di saat tertentu aku dan Jordan membutuhkan wine untuk teman bercerita. Kamu tahu bagaimana kebiasaan hidup di Eropa bukan?" tanya William pada istrinya. Dia berusaha untuk menjelaskan pada istrinya apa yang dilakukannya selama ini bersama Jordan.
"Mau tinggal di Eropa atau tinggal di manapun itu sekalipun tinggal di kutub Utara wine tidak terlalu baik untuk kesehatan tubuh. Usia kalian ini usia-usia yang sangat rentan apalagi kita belum memiliki keturunan jadi aku mohon hentikan semua itu dan mulai ikut hidup sehat bersamaku jika ingin cepat mendapatkan momongan. Jika tidak ya itu terserah kamu."
"Ah iya, oke. Aku akan ikut aturan hidup sehat bersama kamu karena aku ingin memiliki keturunan secepatnya. Sebentar lagi cari yang akan memiliki dua anak, aku juga ingin memiliki anak bersama kamu. Setidaknya mami harus melihat bahwa ada cucunya yang lain lagi dan itu dari kita." ucap William yang berjanji pada Sarah, bahwa dia akan meninggalkan kebiasaan buruknya bersama Jordan semasa mereka tinggal di Madrid dulu.
Meninggalkan sepasang suami istri yang berada di dalam sebuah mobil mewah itu, kini di sebuah rumah mewah Jordan dan Sarah kembali berdebat dengan hal yang tidak masuk akal.
Jika kemarin sampai diusir istrinya dan tidak boleh tidur di dalam kamarnya maka hal itu juga dirasakan oleh Jordan. Dia diusir Dara keluar dari kamarnya dan saat malam hari darah mencarinya karena merindukannya. Tapi Dara tidak menyukai bau mulutnya yang masih tercium aroma wine.
Entahlah, Jordan merasa frustasi menghadapi istrinya saat ini. Dara lebih sering merajuk dan kesal padanya hanya karena hal yang sepele dan tidak masuk akal. Lalu wanita itu kembali mencarinya hanya karena merindukannya dan tidak bisa tidur jika tidak dipeluk olehnya.
"Ada apa lagi Dara? tidak bisakah kamu biarkan ku tidur dengan tenang sayang?" tanya jarak antara dia benar-benar ingin istirahat setidaknya biarkan dia istirahat dengan tenang walau hanya setengah jam saja.
"Tapi anak kita lapar, dia bilang ingin ditemani makan bakso oleh papinya. Tapi jika kamu lelah kami-"
"Oke, ayo kita pergi mencari bakso. Aku juga membutuhkan makanan pedas dan menyegarkan itu agar aku tidak merasa mengantuk lagi " mendengar apa yang suaminya katakan membuat Dara terlihat lebih bahagia.
Apalagi ketika pria itu langsung mengajaknya pergi untuk mencari makanan yang diinginkannya.
__ADS_1
"Tapi ingat, kamu tidak boleh menggunakan terlalu banyak penyedap. Jika tidak setuju maka aku akan membatalkannya."
"Tidak masalah. Setidaknya aku bisa makan bakso siang ini." jawab Dara pada suaminya hingga membuatnya terlihat sangat bahagia hanya karena akan pergi mencari bakso saja.