Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Berseteru


__ADS_3

Hari ini Laura terpaksa menemani maminya dan juga mama Sarah berbelanja. Walau rasanya dia malas, tapi tetap pergi bersama mereka karena memang dia tidak bisa menolaknya.


"Mi, Laura ke toilet dulu ya, mau pipis soalnya."


"Mau mami temani sayang?"tanya Dara yang berusaha untuk menemani putranya ke toilet.


"Gak usah deh mi, Laura sendiri aja. Mami sama mama Sarah di sini aja kan? Tungguin sampai Laura balik ya mi, kalau mau pergi lagi,"


"Oke sayang," jawab Dara pada putri kesayangannya. Laura pun memilih pergi ke toilet untuk menaikkan hajatnya. Di dalam pertandingan masih menempatkan untuk merapikan penampilannya sehingga mereka kembali bersama kedua wanita yang sedang menunggunya saat ini.

__ADS_1


Saat cara mencari keberadaan mami dan mama Sarah, tiba-tiba saja yang berdampak perangkat dengan seorang wanita yang berpakaian cukup seksi.


Brugh...


Laura kaget bukan main saja menambah wanita itu. Sebenarnya bukan dia yang salah, melainkan wanita itu yang tiba-tiba saja menabraknya.


"Hey! gunakan kedua matamu jika berjalan. Lihat, kau hampir saja membuatku terjatuh!"


"Seharusnya kata-kata Tante itu di gunakan untuk dirikan Tante sendiri, bukan malah menyalahkan orang lain atas kesalahan yang tidak diperbuat olehnya," jawablah Laura yang melihat sudut emosinya. Dia benar-benar tidak menyangka jika masih ada tiba wanita mengerikan seperti itu di muka bumi ini bahkan di zaman modern seperti ini yang sedang mereka jalani.

__ADS_1


"Kau, kau bahkan masih kecil tapi sudah berani mengatakan hal seperti itu. Apa kau tidak tau siapa aku?"


Wanita itu bilangnya terlihat sangat sombong dengan segala yang diucapkan. Siapa pun dia Laura tidak akan pergi bersama sekali karena menurut saya tidak penting. Lalu bagaimana bisa dia ingin menunjukkan kekuasaan yang di sini. Tidak tahukah wanita itu jika tempat yang dipijaknya saat ini adalah milik keluarganya? Mall ini milik keluarga Brussels, jadi terserahlah orang yang melakukan apa di tempat ini, karena seluruh bangunan ini memiliki keluarga besarnya yang saat ini sedang dikelola oleh kakak kandungnya sendiri.


"Apa peduliku? siapa Anda tidak penting sama sekali karena aku tidak ingin tahu sedikitpun tentang diri Anda. Tapi jika melihat ada penampilan ada yang seperti ini saat pergi ke mall, terlebih lagi ini Indonesia. Jadi rasanya sangat tidak pantas paket anda itu karena terlalu seksi untuk dipakai di tempat umum seperti ini. Tolong kondisikan di mana tempat anda berada karena ini bukan Eropa." Laura sengaja mengatakan hal seperti itu agar wanita ini sadar jika apa yang dilakukannya saat ini itu salah besar. Pakaian yang dipakainya itu memang tidak pantas untuk dipakai pergi ke mall. Jadi menurut Laura itu sangat memalukan.


" Little *****," ucapnya dengan geram sampai dia hendak menampar wajah Laura! namun, dengan cepat pula tangan Sarah menahannya. Terlihat jika saat ini Sarah sudah berubah menjadi monster betina yang sering di katakan Jordan tentang istrinya William itu.


"Lepaskan tanganku!"

__ADS_1


"Tidak sebelum kau menarik kata-katamu tadi. Kau harus tau jika putriku itu bukan jala*g seperti apa yang kau katakan tadi. Jadi, sebelum aku mematahkan tanganmu maka minta maaf lebih dulu pada putriku!" umpat Sarah.


__ADS_2