Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Sekolah Laura


__ADS_3

Hari ini, datang ke sekolah seperti biasanya bersama Marcel. Tidak ada yang spesial dari hari-hari aja karena setiap harinya akan sama. Dia akan pergi bersama Marcel dan pulang dengan pria itu. Entah kapan dia bisa memiliki teman selain Marcel karena keluarganya melarangnya untuk berteman dengan laki-laki demi kepentingan dirinya sendiri. Keluarganya hanya takut jika Laura dimanfaatkan oleh para laki-laki nakal di luar sana maka dari itu mereka berusaha untuk menjauhkan Laura dari hal-hal yang seperti itu.


Tapi, kali ini saat dia berada di taman sekolah, tiba-tiba saja ada seorang laki-laki yang menghampirinya. Dia tidak tahu siapa itu tapi yang pasti laki-laki itu mengetahui Laura dan mengenalnya.


"Laura bukan?" tanya dengan soal akrab. Laura sendiri hanya melihat sekilas pada anak laki-laki selalu kembali fokus pada iPad miliknya. Fokusnya kembali pada film drama Korea yang ditontonnya karena dia tidak ingin diganggu oleh siapapun. Laura paling benci jika kegiatannya diganggu seperti ini dan menurutnya laki-laki ini sangat mengganggu.


"Apa yang kau nonton?" Dia kembali mengganggu Laura hingga membuat gadis itu kesal. Sumpah demi Tuhan dia tidak pernah merasakan kekesalan seperti ini.


"Pertama, aku tidak mengenalmu dan aku tidak ingin tahu siapa dirimu. Lalu yang kedua juga aku tidak suka diganggu oleh siapapun, jadi pergi menjauh dariku karena aku tidak ingin berhubungan apapun denganmu." ucapnya dengan kesal. Laura hendak meninggalkan anak laki-laki itu tapi dengan cepat pula dia menghentikan langkahnya.


"Lepas!" sentak Laura karena dia tidak suka disentuh seperti itu. Jangankan di sentuh, jika dia tidak suka pun melihatnya saja Laura tidak ingi,n jadi anak ini salah besar jika dia beranggapan bisa berteman dekat dengan Laura.

__ADS_1


"Oke, fine aku melupakanmu." anak laki-laki itu sudah tidak melepaskan tangan Laura namun sebelum itu terjadi tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang langsung melepaskan tangan Laura dari genggamannya bukan orang itu adalah Marcel, saudara Laura yang sangat terkenal dengan kepintarannya.


"Kau salah karena telah berani mengganggu Laura. Seharusnya kau tahu adab dan etika terhadap seorang wanita. Lalu apa yang kau lakukan saat ini?" tanya Marcel yang marah karena anak baru ini berani melakukan hal seperti itu pada Laura.


"Maaf, aku hanya ingin berkenalan saja karena saudaramu ini tapi kenapa kalian bersikap terlalu berlebihan?" tanya Jeff ketika melihat bagaimana reaksi Marcel padanya karena telah berani memegang lengan Laura. Salah satu gadis paling cantik di sekolah mereka ini. Lagi pula dia anak baru pindah sebulan yang lalu dan dia langsung menyukai Laura ketika pertama kali masuk ke sekolah ini.


"Kau akan mengetahui bagaimana yang namanya berlebihan jika sudah berhadapan dengan kakak kami. Jika dia mengetahui apa yang telah kau lakukan pada adik kesayangan yang bakal aku bisa memastikan bahwa kedua tanganmu itu pasti akan patah saat itu juga. Jadi, sebelum berita ini sampai pada kakakku berhenti mencari celah untuk mendekati Laura, karena aku tahu siapa dirimu. Kau adalah anak berandalan yang selalu membanggakan harta kedua orang tuamu tanpa bisa ikut bekerja membantu mereka. Singkatnya, walau kamu juga berasal dari kalangan yang cukup berkelas tapi kedua orang tua kamu tidak pernah mengajarkan kami untuk bersikap sombong dan membanggakan harta kedua orang tua kami karena memang itu tidak pantas untuk dibanggakan. Jika ingin bersikap sombong, lihat setinggi apa kau bisa melangkah langit. Ayo Laura," ajak Marcel. Dia membawa saudara perempuannya untuk makan di kantin karena memang ini sudah waktunya jam makan siang bahkan sebentar lagi jam mata pelajaran akan kembali dimulai maka dari itu Marcel mengajaknya ke kantin untuk makan siang bersama. Di area kantin, Marcell terus saja menatap ke arah saudari perempuannya. Dia ingin mengetahui apa yang terjadi sebenarnya tadi hingga membuat Jeff, anak baru itu berani mendekatinya dan bahkan sampai memegang lengannya.


"Aku, biar aku jelaskan padamu bahwa aku tidak membiarkan yang memegang lenganku dan aku juga tidak akan membiarkan siapapun melakukannya. Aku bahkan tidak mengenalnya dan tidak mengetahui siapa namanya, jadi untuk apa Bu membiarkan dia memegang lenganku?" Marcel terdiam ketika mendengar apa yang saudaranya katakan. Dia benar-benar tidak menyangka jika lau dia tidak mengenal sama sekali anak persaingan bisnis papinya.


Jeff adalah anak longgar dari keluarga Dominic, jadi Dia sudah terbiasa menjadi pusat perhatian banyak orang apalagi dengan siapa terjang keluarganya di bidang bisnis perhotelan yang tersebar di berbagai kota.

__ADS_1


"Baik, aku percaya dengan apa yang kau katakan. Tapi tolong, jelaskan padaku kenapa kau selalu datang ke taman untuk menyendiri? kenapa tidak memanggilku agar aku bisa menemanimu di taman." ucap Marcel yang masih khawatir dengan keadaan saudarinya.


"tidak ada alasan apapun yang balik kesukaanku berada di taman sambil menonton netflix. Aku jadi menyukai kegiatanku seperti ini daripada harus ke sana kemari sibuk mencari perhatian banyak orang. Apalagi dengan prestasi yang tidak bisa dibanggakan."


"Tapi-"


"Berhenti mengatakan hal-hal omong kosong lagi karena aku tidak ingin mendengarnya. Kamu mengajakku ke sini untuk makan siang, jadi ayo habiskan makananmu." akhirnya Marcel makan siang mereka sementara dari cara yang cukup jauh, Jeff terus saja menatap ke arah keduanya karena dia merasa iri. Sejak masuk ke sekolah ini Jeff sudah jatuh hati pada Laura, maka dari itu mutiara berusaha untuk mendapatkan Naura agar mau berteman dengannya. Tapi bagaimana caranya? bagaimana caranya menjelaskan pada kerjasama yaitu jika dia menyukainya. Bukan hanya itu saja, bahkan dia harus memikirkan untuk bisa membuat Laura percaya dan mau berteman dengannya.


"Haiis, sudahlah. Besok aku akan mencobanya lagi sampai Laura mau berteman dengan aku." ucapnya yang berusaha untuk meyakinkan dirinya dan memberi semangat pada dirinya sendiri bahwa dia bisa melewati ini semua dengan begitu baik dan dia yakin bahwa dia bisa berteman dengan Laura nantinya.


"Hah, sudahlah. Ayo masuk," ajak Laura karena dia tidak ingin terlibat dengan masalah seperti ini lag.

__ADS_1


__ADS_2