Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Lelah


__ADS_3

"Akhirnya," ucap Laura saat dia sampai di rumahnya dan langsung pergi ke kamarnya untuk merebahkan tubuhnya yang terasa lelah dan pegal. Dia benar-benar merasa lelah seharian ini karena sudah mencoba terima gaun pernikahan yang sudah diberikan keluarganya.


"Ahhh ..., rasanya tubuhku benar-benar seperti rambut rendam. Aku baru mencoba kelima gaun pengantin itu saja rasanya sudah sangat lelah, bagaimana jika hari pernikahannya nanti? Apalagi seperti orang-orang yang menggelar pernikahan mewah dengan dihadiri para tamu undangan yang beribu itu. Astaga, membayangkannya saja sudah membuat kepalaku terasa sakit!" gerutunya dengan sendiri. lara terus saja memikirkan bagaimana orang-orang yang ada di luar sana. Mereka bisa tahan dan kuat menjalani resepsi pernikahan satu hari full dan bahkan ada yang menjalaninya selama beberapa hari. Luar biasa sekali bukan para orang-orang dan wanita-wanita yang menikah di luar sana.


"Jika ada yang mengatakan bahwa wanita itu adalah ras terkuat di bumi maka aku akan setuju dengan kata-kata itu. Pada kenyataan yang memang wanita jauh lebih kuat daripada laki-laki. Mau diadu dari segi apapun tetap wanita yang akan menang. Bukan lagi, mereka itu bisa jauh lebih mengerikan lagi dari apa yang laki-laki lakukan jika mereka sudah merasa tersakiti!"


Laura terus saja memikirkan apa yang bisa saja terjadi di luar sana dengan para wanita hebat yang berusaha dan berjuang keras untuk kehidupan mereka.


"Eh, tapi untuk apa aku memikirkan orang lain?" tanya Laura yang tidak sadar jika sejak tadi dia membicarakan tentang orang lain dalam kehidupannya. Segala pemikiran yang terlintas di otaknya tadi langsung dikeluarkannya begitu saja karena memang dia merasa bahwa para wanita itu setara dengan derajat laki-laki. Ada ibu Kartini yang memperjuangkan dan menyuarakan hak-hak para wanita agar setara dengan apa yang bisa laki-laki lakukan.


Merasa aneh dengan dirinya sendiri, akhirnya orang memutuskan untuk masuk ke dalam kamar mandi dan berendam tubuh cadangan air yang ada di dalam bathtub. Laura benar-benar merelaksasikan tubuhnya yang terasa sangat kaku dan juga lelah.


Saat Laura sedang sibuk dengan kegiatan berenang di dalam kamar mandi, Jeff juga disibukkan dengan kedatangan daddy-nya di apartemen mereka saat ini.

__ADS_1


"Dad?" panggil Jeff ketika melihat ada daddy-nya di rumah mereka.


"Apa yang Daddy lakukan di sini?" tanya Jeff yang merasa penasaran dengan apa yang laki-laki itu lakukan di apartemen mereka.


"Daddy hanya ingin membicarakan tentang perceraian di antara Daddy dan mom kamu. Pengacara sudah mengantarkan surat kekuatan perceraian dari pengadilan atas nama mom kamu dan Daddy tidak bisa menerima itu semua."


"Lalu di mana mom?" tanya Jeff yang tidak melihat wanita itu berada di apartemen mereka saat ini.


"Mom itu tidak ingin membebani siapapun saat ini. Sebenarnya ini bukan urusan Jeff, tapi Jeff harus mengambil alih dalam perihal ini. Mom Veni melakukan ini semua demi ketenangan hidupnya. Dia bahasa bahwa dia adalah istri yang paling buruk di dunia ini karena tidak bisa membahagiakan suaminya sendiri, maka dari itu dia membiarkan suaminya bermain dengan banyak wanita di luar sana tanpa diketahui oleh pria itu bahwa hatinya terasa sangat sakit dan hancur. Mom Veni memang mengizinkan Daddy untuk berbuat apapun di luar sana asal tidak dengan sebuah status pernikahan. Tapi kenyataannya Daddy sudah berkhianat. Mom Veni hanya berusaha untuk melindungi dan menjaga nama baik Daddy di depan banyak orang. Jika Daddy memilih menikahi wanita itu, berarti Daddy yang bersalah karena telah mengkhianati perjanjian kalian berdua." ucap Jeff panjang lebar. Dia benar-benar ingin menjelaskan pada laki-laki berambut putih itu bahwa mom Veni melakukan semua ini demi nama baik keluarga besar mereka. Lebih baik dia yang mengalah dan pergi dari kehidupan dad Erlan jika laki-laki itu memang memilih untuk hidup dengan wanita lain.


"Jeff, apa mommy mu mengatakan sesuatu lagi?" tanya dad Erlan ya sudah mengetahui bagaimana perasaan istrinya saat ini. Sesalah apa pun dia tetap saja mom Veni melakukan tugas dan kewajiban yang akan di saat dia sedang sakit pun dia tetap melakukan semua itu untuk dad Erlan.


"Mom tidak mengatakan apa pun selain berdoa untuk kebahagiaan Daddy. Mom bilang, dia tidak ingin kembali hanya karena sebelah pihak saja. Daddy sudah menikahinya, itu artinya Daddy harus siap melepaskan mom Veni!"

__ADS_1


deg!


Jantung dad Erlan seperti berhenti berdetak ketika mendengar apa yang putranya katakan. Dia benar-benar tidak percaya dengan semua ini bahwa pernikahannya bersama wanita yang sangat luar biasa itu berakhir dan karena begitu saja setelah 35 tahun bersama.


"Jeff, katakan sekali lagi nak," linta dad Erlan yang kembali ingin mendengarkan jawaban dari Jeff untuk semua pertanyaan darinya.


"Jangan tanyakan apa pun lagi pada Jeff. Aku sudah mengurus semua itu dan kamu hanya terima beres saja. Segera tanda tangan nih surat perceraian itu dan kamu bisa bebas ingin bersama wanita manapun di luar sana. Tapi aku ingin mengingatkan kepadamu Erlan, jangan pernah berpikir bahwa aku menyalahkanmu di sini. Tidak, aku tidak ingin menyalahkan siapapun atas apa yang telah aku alami. Setidaknya aku tahu bagaimana caranya bersyukur pada tuhan dan begitu juga dengan kamu. Hiduplah bahagia bersama istri barumu, tapi maaf. Aku tidak bisa jika kamu ingin membatalkan surat permohonan perceraian kita berdua."


"Veni?" dad Erlan langsung berdiri dari tempat duduknya ketika mendengar suara wanita yang telah puluhan tahun penemuan ini selama ini.


"Aku sudah mengatakan padamu untuk tidak pernah lagi datang ke apartemenku. Aku mohon Erlan, menjauhlah dari kau agar aku bisa memulai kehidupanku yang baru bersama kesunyianku. Aku jangan pernah melupakan apapun yang telah terjadi dalam kehidupan kita. Selama berumah tangga denganmu aku banyak merasakan begitu banyak perubahan dan aku menyukainya. Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak karena kamu telah memberiku kesempatan untuk melayanimu selama 35 tahun ini dan untuk yang terakhir kalinya, aku ingin mengatakan bahwa aku mencintaimu Erlando Smith. Aku akan selalu mencintaimu sampai hembusan nafas terakhirku nanti dan hanya kamu pria yang sangat aku cintai Erlan, you only one!"


...****************...

__ADS_1


__ADS_2