Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Pemainan


__ADS_3

" Oh my God...benarkah ini?" Tanya Jordan yang merasa tidak percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.


Ini adalah berita tentang collapse-nya perusahaan milik Antoni mengalami masalah dan berada di ujung tanduk.


Entah mengapa senyum Jordan langsung terbit seketika. Dia memiliki rencana yang akan membuat jantung pria itu copot nantinya.


" Lakukan segala hal agar dia mencari ku untuk meminta bantuan dan pertolongan. Jika tidak, buat aku masuk dan duduk menjadi salah satu jajaran dewan di reaksi karena memiliki saham di sana." Ucapnya pada William yang berada di rumahnya saat ini.


" Kau tau ini hari apa?" Tanya William.


Mereka sepupuan, jadi William bisa bersikap sesuka hatinya jika seperti ini terhadap Jordan karena jika di pikir-pikir William lah kakak sepupu Jordan dan dia harus patuh padanya.


" Hari Minggu!"


" Lalu?" Tanya William yang merasa kesal karena Jordan terus saja mengganggunya.


" Aku hanya mengatakan ini saja pada mu. Lalu kenapa kau marah? jika kau marah aku akan mengadukan mu pada Mami. Apa kau ingin aku adukan pada Mami karena tidak menurut dengan ku?" Ancam Jordan.


Dia selalu saja memberikan ancaman pada sepupunya setiap kali pria atau tidak mau menuruti apa yang ingin dikatakannya.


" Selalu saja mengadukan ku pada Mami. Lagi pula kenapa bisa mau mengadu pada Mami bahwa aku tidak suka wanita. Apa kau pikir aku ini penyuka sesama jenis?" Tanya William dengan suaranya yang terdengar sangat kesal pada sepupunya itu.

__ADS_1


Jelas dia kesel karena Jordan terus saja memfitnahnya dengan segala macam hal yang tidak masuk akal. Dan parahnya lagi Mami Sofia percaya dengan apa yang di katakan putranya itu.


" Ahahahah...Sudahlah aku minta maaf atas itu. Tapi bisa tolong pastikan untuk aku bisa masuk ke dalam perusahaan itu? aku ingin menjadi dermawan yang mengulurkan tangan ku untuk membantu orang-orang yang membutuhkan."


" Kau bukan bersedekah. Tapi kau ingin bermain dan menunjukan padanya bahwa kau bisa membuatnya berada di bawah mu dan membalaskan apa yang pernah dia lakukan pada Dara bukan?" Tebak William.


Dia sudah tau bagaimana tabiat Jordan karena dia sudah mengetahuinya secara langsung.


" Nah, jika sudah tau ayo lakukan dengan cepat. Jika berhasil maka aku akan memberikan mu hadiah nanti." Bujuk Jordan agar William mau melakukannya walau dia sendiri sudah mengetahui bagaimana William.


Mulutnya memang mengatakan tidak, tapi dia akan menurutinya dan melakukan hal itu untuknya.


Tut!


William memutuskan sambungan teleponnya lebih dulu sebelum Jordan bicara lebih jauh lagi dan mengganggunya.


Sementara William sendiri, dia hanya bisa menghela nafasnya dengan pasrah menghadapi sikap dan tingkah Jordan yang semakin hari semakin tidak jelas.


" Aku hanya berharap untuk kebahagiaan mu saja. Kau berhak bahagia Jordan." Ucap William.


Dia berada di depan laptopnya dan langsung mengerjakan apa yang di inginkan Jordan padanya.

__ADS_1


Saat William tengah bekerja keras untuk Jordan, pria itu malah tengah merasa bahagia karena Dara semakin banyak kemajuan dengan kakinya.


Dia juga berharap bahwa wanita itu bisa segera berjalan dan mereka akan segera menikah nantinya.


" Lebih baik aku berenang. Cuacanya sangat bagus untuk berenang. Lagi pula akhir-akhir ini aku banyak sekali makan bersama Dara. Aku tidak akan membiarkan bongkahan otot seksi ku ini meleleh dan menjadi lemak. Aku ingin menunjukan tubuh seksi ku ini pada Dara agar dia menjerit histeris saat melihatnya nanti." Tiba-tiba saja pikiran kotor mulai menguasainya hingga membuat Jordan tersenyum sendiri dan memukul kepalanya.


" Astaga Jordan, belum apa-apa kau sudah memikirkan hal itu. Tapi jika di pikir-pikir, itu normal saja. Tubuh Dara yang kurus seperti model itu akan habis di bawah Kungkungan ku. Sudah bisa di pastikan bahwa dia akan menjerit dan mendesah nantinya jika aku mengaguminya."


Plak!


" Aahhhkk..." Jordan menjerit saat ada seseorang yang memukul kepalanya dengan sebuah majalah.


" Mami...Apa ini?" Tanya Jordan yang merasa kesal dengan maminya.


" Apa? Mami benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran mu yang kotor itu. Bisa-bisanya kau berpikir mesum seperti itu pada Dara."


" Mana ada!" Elak Jordan karena dia tidak ingin semakin berada di dalam masalah nantinya.


" Lalu apa tadi? kau ini. Dasar!"


Bersambung ❤️

__ADS_1


__ADS_2