
Acara pengajian kedua mempelai di adakan di rumah keluarga mereka masing-masing. Di mana Dahlia melakukan rangkaian acara siraman serta pengajian di rumahnya dan Lucas melakukan itu di rumah yang baru saja di belinya. Rumah yang memang khusu menjadi tempat tinggal dia dan juga istrinya nanti.
Jordan menghadiri acara putranya bersama keluarga besar mereka dan setelah acara pengajian selesai, Lucas meminta restu pada kedua orang tuanya. Dia berharap mereka berdua merestui pernikahannya yang akan di laksanakan besok.
"Mami, Papi," panggil Lucas pada kedua orang tuanya. Saat ini dia sudah berlutut di hadapan mereka untuk meminta restu. Berharap apa yang dia lakukan saat ini bisa menjadi penerang dalam kehidupan rumah tangganya kelak bersama Dahlia.
"Ya nak," jawab Jordan dengan jantung yang berdebar kencang. Dia tidak pernah menyangka jika bisa berada di posisi ini. Posisi di mana dia harus memberikan restu pada putranya yang akan memulai hidup barunya.
"Maaf jika selama ini Lucas begitu banyak melukai hati papi dan mami, Lucas hanya ingin mengatakan jika Lucas meminta maaf atas segala kesalahan yang pernah Lucas perbuat. Baik yang sengaja Lucas lakukan atau tidak sengaja. Lucas harap mami dan papi bisa merestui pernikahan kami nantinya." sumpah demi apapun rasanya Jordan tidak kuat menahan semua rasa sesak di dadanya. Dia tidak menyangka jika semua ini terasa begitu cepat dan sebentar lagi putranya akan menikahi seorang wanita yang diyakininya bisa membimbing putranya ke jalan yang jauh lebih baik lagi.
__ADS_1
"Ah, kenapa kamu mengatakan hal seperti ini? kamu membuat papi bersedih dan ingin menangis saat ini." Jordan sengaja mengatakan hal seperti itu karena dia tidak ingin menangis di hadapan putranya saat ini. Dia tahu jika dia tidak bisa menahan air matanya saat ini maka itu akan sangat menyakiti hati putranya. Lucas akan bersedih ketika melihat menangis.
"Papi, Mami," panggilnya lagi hingga membuat Dara langsung memeluk tubuh kekar putranya. Dia menangis tersedu-sedu di dalam pelukan putranya. Bagaimana anak laki-laki yang dibesarkan yang selama ini sudah tumbuh dewasa dan menjadi pria yang hebat. Bahkan Lucas tumbuh menjadi anak yang sangat luar biasa hebatnya.
"Jangan jangan mengatakan hal seperti itu karena mami tidak sanggup mendengarnya. Kamu itu kenapa kamu yang paling tampan dan paling hebat. Kamu adalah anak yang tidak pernah berbuat salah, karena kamu anak yang baik. Kamu telah tumbuh menjadi anak laki-laki yang hebat untuk mama dengan segala prestasi yang kamu tunjukkan. Mami hanya ibu sambung kamu, mami hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kamu Dan berharap bahwa kamu bisa menjadi kepala rumah tangga yang bijaksana dalam menyikapi setiap permasalahan yang akan datang nantinya. Satu pesan dari mami, jangan pernah menyakiti hati istri kamu karena jika laki-laki menyakiti hati seorang wanita hidupmu tidak akan pernah berkah. Jika kamu tidak menyukai sesuatu dalam dirinya katakan padanya pelaksanaan dan jangan pernah menjadikan hal itu sebagai alasan untuk kamu bisa menyakitinya. Dia oleh keluarganya dengan penuh kasih sayang dan cinta yang luar biasa, jadi cara membuat hati istrimu sakit dan juga hati orang tuanya, karena jika anaknya di sakiti orang tuanya juga akan ikut hancur." jawab Dara hingga membuat Lucas menganggukkan kepalanya mendengar pesan dan nasihat dari maminya. Walau Dara hanya ibu sambung begini tapi lu pasti, Lucas tidak pernah menganggapnya seperti itu. Baginya Dara adalah ibu yang hebat, bukan karena dia tidak menganggap wanita yang telah melahirkannya ke dunia, tapi selama hidupnya setelah sang papi menikah dengan Dara, hanya wanita itu yang membesarkannya sebagai seorang anak dan tidak pernah membedakan antara dirinya dan juga Laura.
Sedangkan di rumah Dahlia, suasananya jauh lebih baru lagi karena Dahlia yang terus saja menangis tersedu-sedu saat meminta restu pada kedua orang tuanya. Terlebih lagi besok dia akan melakukan adat pelangkahan kakaknya yang belum menikah dan Dahlia yang lebih dulu menikah.
Jika di tanya apa syarat pelangkahan dari kakaknya, maka pria itu tidak meminta apa pun dari adiknya dan calon adik iparnya itu. Apa yang mereka berikan maka Farid menerimanya.
__ADS_1
"Ayah, ibuk .... " panggil Dahlia pada kedua orang tuanya sebelum dia mengatakan sesuatu.
"Maafkan kesalahan yang pernah Dahlia perbuat, baik itu sengaja atau pun tidak sengaja. Dahlia minta maaf atas segalanya. Dahlia hanya ingin meminta restu untuk hidup Dahlia. Besok, Dahlia akan menjadi istri dari seorang pria yang telah memberanikan dirinya untuk meminang putri ayah dan ibu ini. Dahlia mohon restui kami berdua Ayah, Ibu." air matanya mengalir dengan begitu deras ketika dia mengatakan hal seperti ini. Dadanya juga terasa sesak ketika dia mengatakan hal seperti ini. Sungguh, dia tidak pernah berpikir bahwa dia akan menikah secepat ini apalagi menikah dengan Lucas yang memberanikan diri untuk menjadi mualaf dan meyakini keyakinan yang di jalani Dahlia dan juga keluarganya.
Ayahnya Dahlia, ustadz Zaki memeluk putrinya. Entah mengapa rasa di dadanya juga terasa sangat sesak. Dia juga ikut merasakan apa yang putrinya rasakan begitu juga dengan istrinya. Putri kesayangan mereka sudah menemukan calon imam yang baik untuknya dan mereka berharap bahwa Lucas benar-benar bisa menjadi imam yang baik dan menuntun Putri mereka ke jalan yang diridhoi oleh Allah.
"Percayalah doa ayah dan ibu akan selalu menyertai setiap langkah kamu. Di mana pun kamu berada tolong jangan pernah tinggalkan kewajiban kamu sebagai seorang muslim. Jika suatu saat dia menyakiti hati kamu maka katakan pada ayah, maka ayah akan menjemput kami. Tapi ingat nak, sehebat apapun pertengkaran kalian nanti jangan pernah meninggalkan rumahmu sebelum ayah datang menjemputmu. Setiap rumah tangga akan mendapatkan cobaan yang masing-masing, jadi ayah harap kalau bisa melewati semua cobaan yang telah Allah berikan pada kalian nanti. Inti dari dalam pernikahan adalah kepercayaan dan keyakinan terhadap pasangan mereka. Jangan pernah percaya apapun yang orang lain katakan di luar sana sebelum kamu melihatnya secara langsung. Bicarakan masalah kalian baik-baik dan jangan sampai ada orang lain yang mendengarnya. Ayah hanya bisa berdoa agar rumah tangga kalian selalu berada di dalam lindungannya." Dahlia semakin menangis tersedu-sedu mendengar apa yang ayahnya katakan, Pesan-pesan dari ayahnya benar-benar membuat Dahlia terharu karena rasa cinta dan kasih sayang ayahnya begitu sangat luar biasa sekali hebatnya.
"Terima kasih Ayah, Ibu, terima kasih karena telah membesarkan Dahlia. Dahlia sangat menyayangi ayah dan ibu." ucapnya dengan berlinang air mata.
__ADS_1