
Brak!
Jordan langsung membanting pintu ruangan kerja saudara sepupunya itu begitu saja ketika mengetahui bahwa pria itu sudah masuk bekerja hari ini.
Dari apa yang dilihatnya saat ini aja dan bisa mengetahui bahwa suasana hati sepupunya sedang tidak baik-baik saja dan itu terlihat jelas dari tatapan matanya.
"Tidak bisakah kau menyambut kedatanganku?" tanya jaringan pada William karena dia merasa kesal dengan sepupunya itu yang tidak mengatakan bahwa dia sudah masuk bekerja hari ini.
Jordan sudah menghubungi sejak tadi namun yang dihubungi sama sekali tidak mengantar panggilan telepon darinya dan saat dia menghubungi Sarah, ternyata Sarah mengatakan bahwa suaminya sudah berangkat bekerja.
Sungguh luar biasa sekali bukan suaminya itu?
__ADS_1
"Lalu aku harus apa?" tanya William tanpa melihat ke arah sepupunya sedikitpun.
Dia semua pekerjaan yang ada di meja kerjanya saat ini karena dia tahu bahwa selama sebulan ini Jordan benar-benar bekerja dengan keras. Itu terlihat jelas dari kantung mata yang dimilikinya saat ini.
"Oh, ayolah jangan terlalu tegang seperti ini. Kita harus membicarakan semua ini berdua. Apa tidak merasa merindukanku?"
"Untuk apa?" tanya William masih dengan tidak menatap ke arah punya sama sekali. Dia terus aja sibuk dengan pekerjaannya saat ini tanpa memikirkan kehadiran Jordan yang ingin sekali meluangkan waktu bersamamu.
William sendiri tahu jika sepupunya sudah memanggilnya dengan panggilan masa kecil mereka itu artinya dia sedang membutuhkan teman saat ini. Sebenarnya apa yang dihadapi pria itu hingga membuatnya terlihat sangat frustasi seperti ini.
"Pesankan kami dua dua botol wine dan kirimkan segera ke ruangan kerjaku." mendengar apa yang sepupunya katakan membuat senyuman di wajah Jordan langsung mengembang dengan sempurna. Setidaknya dia tahu bahwa saudaranya itu selalu ada untuknya dan tidak pernah pergi meninggalkannya.
__ADS_1
"Sekarang katakan padaku apa yang kau inginkan. Apa yang membuatmu memikirkan banyak hal seperti ini?" tanya William karena dia tahu bahwa Jordan pasti sedang menghadapi banyak masalah.
"Tidak ada masalah yang spesial hanya saja aku merasa bahwa mami sedang menyembunyikan sesuatu saat ini. Kau juga anaknya bukan?" William menganggukkan kepalanya karena memang dia merasa bahwa dia juga anak dari mami Sofia karena wanita itulah yang membesarkan yang selama ini.
"Lalu?"
"Tolong bicara dengan mami dan katakan padanya apa yang disembunyikan selama ini. Aku rasa mami memang tengah menyembunyikan sesuatu dari kita. Aku mohon tolong tanya pada mami apa yang sedang dirasakannya saat ini karena aku yakin bahwa apa yang dihadapinya saat ini pasti sangat berat. Aku takut jika-"
"Tidak apa ada yang terjadi apapun. Aku akan memastikannya bahwa mami akan baik-baik saja. Penyakitnya tidak akan kambuh lagi dan aku yakin bahwa mami sehat.." sela William karena memang dia sudah mengerti apa yang akan Jordan katakan tentang keadaan Mami Sofia.
Mami Sofia pernah melakukan kemoterapi karena penyakit kanker hati yang pernah dirasakannya dan semua itu berhasil berkat kekuatan dan ketangguhan hati mami Sofia untuk melakukan semua itu. Tapi kini mereka kembali ditakutkan dengan hal itu karena penyakit kanker itu bisa muncul kapan saja walau sudah banyak lewati proses kemoterapinya.
__ADS_1
"Kau harus tau bahwa semua ini akan baik-baik saja Jordan. Percayalah padaku dan jangan berpikir yang tidak-tidak lagi. Mami akan baik-baik saja dan semua akan berjalan sebagaimana mestinya." jawab William.