
Sesuai dengan apa yang mom Veni katakan kemarin bahwa hari ini mereka semua akan mengadakan pertemuan keluarga. Untuk pertama kali dalam hidupnya Jeff bisa melihat wanita yang telah melahirkannya ke dunia ikut hadir dalam acara pertemuan tersebut. Tidak banyak yang hadir karena hanya di hadiri notaris dan para pemegang saham saja.
Jeff menatap pada wanita yang tidak ingin menatap ke arahnya sedikitpun. Dia berusaha untuk terlihat baik-baik saja dan beruntung ada mom Veni yang menguatkan dirinya saat ini.
"Tetap tenang oke, sebentar lagi kamu harus menunjukan siapa kamu. Kamu harus bisa melawan kakak kamu sayang. Lihat ibunya dan tatap matanya jika dia berani merendahkan kamu. Jika dia mengatakan hal buruk tentang kamu katakan balik itu padanya karena status kamu dan kakak kamu sama. Mom hanya ingin kamu bisa membela diri kamu sendiri sayang," ucap mom Veni yang berusaha untuk menguatkan Jeff dalam pertemuan kali ini.
"Thanks mom," jawab Jeff yang merasa sangat beruntung bisa memiliki mom Veni dalam hidupnya.
Rapat di mulai dengan dad Erlan memperkenalkan mereka semua di hadapan para tamu dan notaris. Satu bersatu dikenalkan oleh dad Erlan sampai tiba ketika pria itu menyebut namanya, dengan malas Jeff berdiri dari tempat duduknya.
__ADS_1
"Aku Jeff Smith, putra bungsu dari tuan Erlando Smith." Jeff memperkenalkan dirinya di depan semua orang dan itu membuat seorang wanita yang sejak tadi menatapnya semakin menatap ke arahnya dan Jeff tau jika saat ini dia merasa penasaran dengan dirinya.
"Baik jika begitu, kita mulai saja. Di sini Saya ingin membacakan dan membagikan warisan secara sah di hadapan kalian semua untuk kedua putraku dan juga tiga orang wanita yang bersamaku. Aku akan membagikan seluruh hartaku dengan adil pada mereka semua. Di mana kalian tahu jika istriku adalah Veni Ashley, dan kedua wanita yang berada di sisi kanannya adalah ibunya Johny Smith dan di sisi kirinya adalah ibunya Jeff Smith. Aku akan membagikan saham milikku sebesar 30% kepada Johny dan 30% lagi pada Jeff. Mereka ku bagi dengan adil." jelas dad Erlan. Apa yang di bacakannya membuat Johny merasa ini tidak adil karena selama ini dia yang bekerja tapi kenapa dia dan Jeff mendapatkan saham yang sama.
"Ini tidak adil dad! selama ini aku yang bekerja di perusahaan lalu bagaimana saham milikku dan saham milik Jeff bisa sama besarnya, bahkan di saat usianya masih 17 tahun. Oh come on dad, are you crazy?"
Brak!
"Kau, berani sekali kau mengatakan ku gila di hadapan banyak orang seperti ini. Tau apa kau tentang diriku hah? aku tidak pernah memintamu untuk bekerja di perusahaan tapi kau sendiri yang mengajukan dirimu untuk itu. Aku membagi hartaku dengan ratakan aku tidak ingin adanya pertengkaran diantara kedua anakku. Sekarang silahkan pilih, kau akan menerima keputusan ini atau tidak. Lagi pula aku menggambar membagikan seluruh hartaku dengan rata pada kalian semua. Bahkan pada ibu kalian pun aku membagikan ya. Kehidupan mereka semua masih aku yang menanggungnya hingga saat ini dan hanya tersisa sahan 5% lagi milik istriku, jadi sebelum dia memutuskan untuk memberikan sahamnya untuk siapa, aku anggap hingga saat ini masih aku pemimpin perusahaan ini!"
"Tapi dad, Jeff masih 17 tahun dan dia masih harus banyak belajar tentang perusahaan. Dia tidak memiliki pengalaman apa pun di bidang pertambangan. Dia selalu mengatakan bahwa dia ingin menjadi pengusaha otomotif bukan di bidang pertambangan seperti ini." jelas Johny lagi yang masih berusaha untuk merubah keputusan dari dad Erlan. Dia tidak akan membiarkan Jeff memiliki hak yang sama dengan dirinya.
__ADS_1
"Aku tidak pernah ingin ikut campur dengan perusahaan ini bukan berarti aku tidak berhak atas apa yang Daddy miliki. Aku juga putranya jadi aku juga berhak mendapatkan apa yang kakak dapatkan," Jeff mulai angkat bicara dan itu membuat suasana di ruangan ini semakin panas. Dad Erlan menyuruh para dewan direksi dan notaris untuk pergi meninggalkan mereka saat ini di ruangan meeting. Kini hanya sisa keluarga inti saja di ruangan meeting saat ini yang semakin memanas dengan hadirnya ibu dari Johny.
"Anda tidak bisa melakukan hal ini tuan. Bagaimana pun Johny ya selama ini membantu anda di perusahaan lalu bagaimana bisa dia hanya mendapatkan 30% dari apa yang anda miliki. Sedangkan anak yang selalu membuat masalah ini mendapatkan hak yang sama dengan apa yang putraku miliki. Bukankah itu tidak adil namanya?" ibu Johny mulai mengeluarkan taringnya dan dia ingin mendapat pria yang hingga saat ini masih menjalin hubungan dengannya.
"Lalu apa anak yang ku lahirlah itu tidak memiliki hak yang sama? Aku melahirkannya dan itu benih dari pria yang sama. Walau aku tidak ingin mengakuinya di dunia ini, tapi aku adalah orang yang melahirkannya dan aku juga tidak akan membiarkan siapa pun berani menyakitinya. Aku melindunginya dari jarak jauh dan aku memilih menjauhinya karena aku tidak ingin dia di sakiti oleh wanita ular seperti anda nyonya. Kita sama-sama wanita murahan yang melahirkan seorang pria dan seharusnya anda berterima kasih dengan wanita yang membesarkan putra kita, bukan malah ingin menyalahkannya!" ucap ibunya Jeff dengan raut wajah datar miliknya Pandangannya hanya tertuju pada ponsel miliknya saja dan dia sedang berbelanja online karena nanti malam dia akan bermalam dengan Erlando Smith. Pria yang beberapa kali mendatanginya di rumah persaingannya dan masih menggaulinya dengan begitu liar seperti dulu.
"Tutup mulutmu wanita murahan!" sentak ibunya Johny yang merasa tidak terima dengan apa yang di ucapkan ibunya Jeff.
Tidak ingin mendengar keributan seperti ini membuat Jeff langsung menarik lengan mom Veni dan mengajaknya pergi meninggalkan ruangan meeting yang memuakkan itu.
"Sayang, kita mau ke mana?" tanya mom Veni ketika dia di bawa pergi begitu saja oleh Jeff.
__ADS_1
"Ke tempat di mana kita tidak lagi mendengarkan orang-orang gila itu? menurutku mereka semua gila harta dan aku membencinya! Aku membenci mereka semua, termasuk Daddy karena dia adalah sumber dari semua permasalahan ini mom!"