
Dara terus saja menangis setelah dia bicara dengan kakaknya tadi. Rasanya hancur sekali hati Dara ketika kakaknya mengatakan bahwa di bukan anak kandung ibunya.
Dia anak selingkuhan ayahnya dengan wanita yang hingga saat ini tidak di ketahui oleh mereka.
Dara jadi teringat kenapa wajahnya berbeda sekali dengan keluarganya yang lain.
" Sudahlah Dara, jangan menangisi hal seperti ini lagi. Siapa pun ibu kandung mu, kita akan mencarinya nanti. Setidaknya kamu sudah mengetahui kebenaran siapa dirimu saat ini. Dan soal ibu, dia benar-benar menyayangimu dan tidak pernah membedakan mu dengan yang lainnya. Kamu harus bangga karena ibu tidak pernah menganggap mu anak dari selingkuhan suaminya sendiri." Ucap Jordan.
Siapa melihat wanita yang dicintainya menangis seperti ini. Jika Jordan mengetahui bahwa Dara akan menangis karena kebenaran jati dirinya, maka dia tidak akan membawa Dara datang ke tempat ini.
Jordan tidak akan membiarkan wanita itu menangis. Apalagi menangisi kenyataan bahwa dia bukan Putri kandung dari wanita yang telah merawatnya selama ini.
__ADS_1
" Tapi bagaimana bisa aku bukan anak ibu. Jika ibu bukan ibu kandungku lalu siapa ibu kandungku Jordan? siapa wanita yang telah melahirkan ku ke dunia ini?" Tanya Dara dengan penuh air mata.
Dia tidak tahu lagi harus melakukan apa saat ini. Kehidupannya benar-benar hancur saat ini. Dara tidak tahu lagi apa yang bisa membuatnya kembali hidup karena kehidupannya sudah hancur.
Hatinya sudah dihancurkan oleh mantan suaminya, lalu kini keluarganya pun kembali menghancurkan hatinya hingga tak tersisa. Jika sudah begini untuk apa lagi dia hidup. Dara meninggalkannya. Bahkan wanita yang sangat dipercayai di dunia ini membohonginya hingga nafas terakhirnya.
" Percayalah Dara. Kebahagian mu akan datang lebih indah. Apa jika aku mengatakan bahwa aku mencintaimu kau akan percaya?" Tanya Jordan.
" Aku sudah hancur Jordan. Hati ku sudah hancur dan Antoni yang menghancurkannya. Lalu kenyataan ini, semakin membuat ku hancur. Apa dalam keadaan seperti ini aku masih pantas bahagia? bisakah aku kembali mencintai sementara hatiku sudah hancur berkeping-keping?" Ujar Dara.
Sementara Jordan sendiri menatap penuh kasihan pada wanita ini. Entah Jordan harus melakukan apa saat ini agar bisa membuat wanita itu bahagia.
__ADS_1
Kenyataan hidupnya sangat menyedihkan sekali. Rasanya bahkan jika Jordan yang ada di posisinya saat ini, belum tentu Jordan bisa menghadapinya.
" Setiap manusia berhak bahagia atas hidupnya Dara. Mami ku pernah mengatakan bahwa Tuhan selalu memberikan kesempatan bagi umatnya jika dia mau bertobat. Aku tidak ingin mengatakan jika kamu harus bertaubat, setidaknya kamu harus percaya bahwa Tuhan memiliki rencana lebih indah untuk mu Dara. Tuhan tau bahwa kamu pantas mendapatkan kebahagiaan lagi. Jika kamu ingin, aku bisa menikahi mu besok dan aku bersumpah bahwa aku tidak akan menyakiti mu. Aku akan terus berusaha untuk membahagiakan mu Dara." Ucap Jordan panjang lebar yang berusaha untuk menangkan perasaan wanita itu.
" Apa jika aku menerima mi dan menjadi istri mu, apa aku bisa bahagia?" Tanya Dara.
" Aku tidak bisa berjanji bahwa aku akan terus membahagiakan mu. Tapi aku akan selalu berusaha untuk membahagiakan mu. Kamu, Lucas dan Mami adalah kehidupan ku Dara. Aku tidak ingin kamu percaya pada ku, tapi aku hanya ingin mengatakan bahwa aku mencintai mu dan bahkan perasaan ku ini sudah tumbuh saat pertama kali aku melihat mu di taman saat terkena bola dari Lucas." Terang Jordan.
Dia mengatakan hal seperti itu karena memang kenyataannya seperti itu. Saat ini Dara, Lucas dan Mami Sofia adalah pokok utama dalam hidupnya yang harus di bahagiakan Jordan dan dia akan melakukan apapun agar mereka semua bahagia walau Jordan harus berjuang untuk itu. Jordan akan selalu mengutamakan kebahagiaan mereka di atas kebahagiaannya sendiri.
Bersambung ❤️
__ADS_1