Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Marah Besar


__ADS_3

"Di mana Jeff?" tanya dad Erlan saat dia masuk ke dalam rumah utama dengan ibunya Johny dan juga ibunya Jeff.


Melihat suaminya datang bersama para wanitanya membuat mom Veni hanya bisa mendesah lelah untuk semua itu. Dia tidak tau harus melakukan apa lagi saat ini. Apakah dia memang harus mengambil keputusan ini?


"Kenapa kamu pulang? kamu sudah mengingkari janji kamu sendiri Erlan. Kamu sudah mengatakan padaku bahwa kamu tidak akan pernah membawa wanita manapun ke rumahku. Ingat, ini rumahku dan hanya aku yang boleh menentukan siapa yang bisa masuk ke dalam sini dan aku tidak ingin mereka ada di rumahku saat ini," ucap mom Veni yang mulai merasa lelah dengan sikap suaminya. Entah apalagi yang akan laki-laki ini lakukan. Dia sudah menghancurkan kehidupannya lalu dia juga ingin menghancurkan kehidupan Jeff dengan membawa wanita muda itu ke dalam hubungan mereka saat ini.


"Veni, aku tidak bermaksud untuk mengingkari janjiku. Aku hanya ingin kita membicarakan hal ini lagi secara berkeluarga. Aku sudah menikahi Lucy dan aku-"


Pyar!


Terdengar suara pecahan keluar dari arah dapur dan itu Jeff yang melakukannya. Mom Veni langsung menghampiri putranya itu ketika mengetahui bahwa keributan mereka saat ini disaksikan olehnya. Demi tuhan, mom Veni tidak ingin Jeff merasa kecewa dengan kehidupannya.


"Sayang, kamu baik-baik saja?" tanya mom Veni ketika melihat Jeff yang terlihat marah seperti itu. Bahkan saat ini dia membawa pisau buah di tangannya dan itu membuat mom Veni panik bukan main. Dia takut jika putra yang telah di besarkannya selama ini berbuat sesuatu yang tidak diinginkannya.


"Jeff, sayang mom mohon jangan lakukan hal itu sayang," pinta mom Veni karena dia sangat takut jika Jeff melakukan hal seperti itu.


"Jeff, apa-apaan ini nak?"

__ADS_1


"Berhenti memanggilku dengan sebutan seperti itu. Kau tau dad, aku membencimu karena tabiatmu yang suka bermain wanita di luar sana sementara kau memiliki istri yang luar biasa seperti mom Veni. Sekarang biar aku tanya padamu, wanita mana yang bisa menerima anak suaminya dari wanita lain? Hanya mom saja dad, hanya mom saja yang bisa melakukan semua itu untukku! Bukan hanya untukku saja, bahkan dia juga melakukannya untuk kak Johny! Mom melakukan semua itu untukku dan dia selalu menemaniku di saat aku merasa bahwa aku membencimu dengan semua tabiatmu itu!" bentak Jeff tepat di depan mata dad Erlan. Dia benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikirkan daddy-nya yang bisa melakukan semua ini tempat memikirkan bagaimana perasaan mom Veni saat ini.


"Sayang, mom baik-baik saja nak, sudah turunkan pisau itu sayang. Kamu bisa terluka nanti nak," bujuk mom Veni yang berusaha untuk meredam emosinya Jeff saat ini.


"Bukan salah kami atau pun Daddy kamu. Salahkan saja kenapa wanita yang kamu banggakan itu tidak bisa memiliki anak!"


Deg!


"Melisa!" teriak dad Erlan yang tidak terima dengan apa yang ibunya Johny katakan itu. Bagaimana pun mom Veni adalah istrinya dan wanita itu pula yang menemani dirinya selama ini. Bahkan mom Veni pula yang mendorong dirinya untuk mencari wanita di luar sana.


Jantung mom Veni seperti di hantam baru besar ketika mendengar apa yang Melisa katakan. Ibunya Johny itu memang selalu ingin menjadi istrinya dad Erlan. Namun, karena perjanjian dad Erlan dan mom Veni maka tidak akan ada istri yang lainnya lagi selain mom Veni saja. Dad Erlan di perbolehkan bermain wanita di luar sana tapi tidak dengan menikahinya dan itu persyaratan dari mom Veni.


"Jeff, daddy suaminya dan Daddy berhak mengetahui keadaan mom kamu!"


"Untuk apa? untuk memastikan bahwa mom baik-baik saja dan dad bisa melakukan apa pun sesuka hati Daddy iya?" tanya Jeff yang tidak habis pikir dengan jalan pikiran daddy-nya. Sungguh, dia tidak habis pikir dengan semua ini.


"Aku bilang jangan menyentuh ibuku!" teriak Jeff di depan mereka semua hingga membuat air mata mom Veni jatuh dengan sendirinya. Dia tidak percaya dengan semua ini. Jeff mengakui dirinya sebagai ibunya di depan ibu kandungnya sendiri?

__ADS_1


"Menyingkir dari ibuku! Aku bilang menyingkir!"


Pyar...


Meja kaca itu di hancurkan oleh Jeff. Dia benar-benar tidak bisa mengendalikan dirinya lagi. Setelah rapat di perusahaan tadi dia baru saja selesai bicara dengan mom Veni jika Jeff akan tinggal di apartemen saja karena dia tidak ingin bertemu dengan daddy-nya dan mom Veni menolaknya. Lalu apa ini? Dia di kejutkan dengan kenyataan bahwa daddy-nya sudah menikahi Lucy wanita yang katanya telah melahirkan dirinya ke dunia.


"Jeff tangan kamu berdarah sayang," mom Veni terlihat panik ketika melihat putra kesayangannya terluka.


"Kau!" tunjuknya pada Lucy


"Jeff kaga sopan santun kamu nak," bujuk mom Veni karena dia tidak ingin Jeff terlihat buruk di mata keluarganya.


"Biarkan mom! Biarkan Jeff mengatakan hal ini padanya jika Jeff sangat membenci dirinya. Bukan hanya dirinya saja, tapi Jeff juga membenci mereka semua yang berada di sini terutama Daddy!" teriaknya lagi. Jeff sudah seperti kesetanan saat ini. Dia sudah tidak bisa tinggal diam lagi sekarang dan sudah saatnya dia mengatakan hal ini pada Mom Veni.


"Siapa pun kalian yang ingin menyakiti ibuku, mom Veni maka aku akan menghancurkan kalian semua termasuk dirimu! untuk apa kau kembali ke sini hah? Untuk apa?!" teriak Jeff tepat di depan wajah wanita bernama Lucy. Dia ingin wanita itu mengetahui bahwa dia benar-benar sangat membencinya. Rasanya Jeff ingin sekali mengumpat dan memaki wanita itu dengan kasar. Tapi kembali teringat dengan apa yang mom Veni tidak boleh menyakiti hati seorang wanita karena dia lahir dari rahim wanita juga, maka dia harus menghormatinya.


"Mom Veni selalu mengatakan padaku bahwa aku harus selalu hormat pada wanita karena aku lahir dari rahim seorang wanita. Tapi satu hal yang harus kalian semua ketahui bahwa aku menyesal telah lahir dari rahim wanita sepertimu!" tunjuknya pada wajah Lucy. "Aku sangat membencimu dan bahkan jika aku bisa aku akan menukar seluruh darahku ini agar tidak ada lagi darah kalian berdua yang mengalir dalam tubuhku. Aku membenci kalian berdua dan aku benar-benar sangat membenci kalian. Aku membenci kalian!" ucap Jeff dengan geram. Dia pergi meninggalkan rumah ini dengan keadaan hati yang kacau. Kacau sekali dirinya saat ini dan dia tidak tau kemana dia akan pergi.

__ADS_1


"Puas menyakiti hati putraku Erlan? Kau bukan hanya mengingkari janjimu terhadapku saja, bahkan kau juga telah mengingkari janjimu terhadap ibumu. Aku hanya ingin mengucapkan selamat atas pernikahanmu dengan Lucy, tapi maaf jika aku tidak bisa lagi bertahan di sisimu karena aku sudah lelah Erlan. Aku lelah!"


__ADS_2