
Hari ini, Laura di antar sekolah oleh papinya yang sangat luar biasa itu. Dia sengaja meminta di antar papinya karena dia ingin menunjukan pada Jeff, jika papinya sekeren itu. Jadi jika hanya motor sport itu saja tidak ada apa-apanya di bandingkan motor papinya.
"Oke sayang, sudah sampai." ucap Jordan ketika dia selesai mengantarkan putrinya sampai di sekolah. Pagi ini, Laura tiba-tiba saja meminta dirinya untuk mengantarkan sang tuan Putri ke sekolah dan tidak mungkin menolaknya karena dia paling menyukai hal-hal seperti ini. Dia bisa terlihat tetap keren di depan banyak orang apalagi dengan gaya hidup sehatnya hingga membuat dirinya terlihat awet muda.
"Sudah, Laura sudah sampai di sekolah jadi papi bisa pulang sekarang." usirnya pada sang papi karena dia mulai kesel karena teman-teman sekolahnya terus saja menatap ke arah pria keren itu. Ya, Laura mengakui jika papinya ini memang sangat keren bahkan disaat usianya yang sudah menginjak usia dewasa dan hampir tua, papinya masih terlihat tampan dan keren. Jika ditanya apa Laura bangga dengan papinya makanya jawabannya dia sangat bangga. Laura sangat bangga karena papinya sekeren itu.
"Hahaha, apa kamu takut jika papi menjadi pusat perhatian teman-teman kamu? tenang saja my Kitty, papi tidak akan tertarik dengan teman-teman kamu yang cabe-cabean itu karena papi lebih menyukai memahami kamu. Dara is my love," ucap Jordan dengan begitu lebaynya hingga membuat Laura hanya bisa memutar kedua bola matanya dengan malas. Dia benar-benar tidak percaya jika papinya selebay itu.
"Terserah papi saja, Laura sekolah dulu Pi." pamitnya pada sang papi. Laura sendiri sudah berpamitan pada papinya karena dia ingin masuk ke ruangan kelasnya. Namun, ketika Jordan ingin pergi meninggalkan sekolahan Laura tiba-tiba saja dia melihat ke arah seorang anak laki-laki yang sedang menatap ke arahnya. Melihat itu membuat Jordan langsung turun dari motornya dan menghampiri anak remaja tersebut.
Jeff dan teman-temannya mulai panik ketika melihat papinya Laura datang menghampiri ke arah mereka saat ini, tapi tidak dengan Jeff. Dia tidak panik sama sekali karena dia tidak takut dengan pria itu. Sebaliknya, dua malah semakin dalam kehidupan gadis cantik yang menjadi idaman hatinya.
__ADS_1
Apalagi ketika pria keren itu menghampirinya dan bertanya apa yang membuat Jeff menatap ke arahnya sejak tadi.
"Katakan ada apa ini bung? kenapa kau menatapku sejak tadi? aku yakin kau sudah memperhatikan aku bersama putriku sejak tadi," ucap Jordan yang menatap ke arah anak muda di depannya saat ini. Dia ingin mengetahui apa maksud dari anak remaja itu.
"Tidak ada, aku hanya menatap motor anda. Harley-Davidson street bob custume, sangat cocok untuk anda." yang tersenyum bangga ketika dia mengetahui bahwa anak remaja ini mengenal tipe motor miliknya. Itu artinya anak laki-laki ini juga anak motor karena dia mengetahui beberapa jenis motor. Sepertinya Jordan menemukan teman baru untuk bercerita tentang motor saat ini karena tidak ada satupun dari keluarganya yang menyukai motor.
"Waw, ternyata kau anak motor juga. Hahaha, namaku Jordan Brussels, I'm Laura's father, nice to meet you." Jordan ulurkan tangan yang lebih dulu dan Jeff langsung menyambutnya dengan hangat.
"I am Jeff Smith, your daughter's enemy." mendengar apa yang Jeff katakan membuat Jordan semakin tertawa renyah. Dia tidak menyangka jika putrinya memiliki musuh di sekolah. Jika biasanya dia mendapatkan laporan dari Marcell tentang anak laki-laki yang terus mengejar-ngejar Laura maka kali ini dia mendapatkan seorang anak laki-laki yang membenci putrinya. Bukankah itu terlihat sangat luar biasa? Laura memiliki musuh dan itu seorang laki-laki.
"Hahaha, perlu kuingatkan padamu jangan terlalu membenci putriku karena dia adalah Putri kesayanganku. Aku juga ingin mengatakan padamu jika aku tidak akan bertanggung jawab kalau suatu saat kau jatuh cinta pada. Aku yakin yang kau lihat saat ini hanya wajah ketusnya saja tapi ketika kau melihat senyuman indahnya maka kau akan luluh lantah di bawah kakinya. Jadi, hati-hati dengan hatimu dan jangan sampai jatuh hati pada putriku." Jordan menepuk punggung Jeff sebelum dia pergi meninggalkan sekolah Laura karena banyak hal yang akan dilakukannya lagi setelah ini. Begitu juga dengan Jeff yang langsung pergi meninggalkan halaman sekolah karena jam pelajaran hampir saja di mulai.
__ADS_1
Mereka masuk ke dalam kelas dan melanjutkan mata pelajaran mereka namun dia tidak mendapati Laura yang berada di ruangan kelas mereka. Dia mulai mencari-cari keberadaan gadis itu. Namun, ada temannya yang mengatakan jika Laura sedang bersiap karena dia akan kembali bertanding.
Jeff kembali permisi keluar dari kelasnya karena dia ingin menganggu Laura dan membuatnya kesal. Entah mengapa rasanya Jeff suka sekali melihat wajah kesal Laura karena menurutnya itu sangat menggemaskan sekali.
"Waw, Kita bertemu di sini Princess Jordan Brussels," sapa Jeff ketika bertemu dengan Laura di tangga sekolah. Dia mendengar bahwa Jeff mengenal papinya. Apa mereka berkenalan tadi?
"Minggir, aku tidak ingin bertengkar denganmu." Laura hendak melewati Jeff, tapi dengan cepat Jeff menarik tangan Laura hingga membuat posisi keduanya semakin merapat. Jeff sengaja melakukan hal itu karena dia ingin membuat Laura kesal padanya.
"Aku baru saya mendengarkan sebuah petuah dari pria dewasa yang mengatakan jangan sampai jatuh hati pada princess kesayangannya karena jika sampai aku jatuh hati pada putrinya maka dia tidak akan tanggung jawab untuk itu. Beliau juga mengatakan jika putrinya memiliki senyuman yang sangat indah hingga bisa membuatku luluh lantah di buatnya nanti. Jadi aku penasaran seperti apa kecantikan putrinya yang telah membuatku jatuh hati ini." ucap Jeff hingga membuat Laura mendorong tubuh pria itu begitu saja.
"Pertama, aku tidak mengerti apa yang kau katakan dan yang kedua aku tidak peduli sama sekali dengan kata-katamu itu. Lalu yang ketiga, terserah kau ingin mengatakan apa pun karena itu bukan urusanku! jadi menyingkirkan!" usir Laura pada Jeff dan pergi meninggalkannya begitu saja. Sedangkan Jeff sendiri hanya tersenyum saja melihat Laura yang seperti itu.
"See you Princess Brussels," Jeff melambaikan tangannya setelah kepergian Laura hingga membuat gadis itu benar-benar kesal padanya.
__ADS_1