
Setelah bicara dengan Dara tadi malam hingga akhirnya wanita itu mau menimpanya sebagai calon suaminya.
Jordan langsung mempersiapkan acara pernikahan untuk mereka berdua.
Di saat Jordan lagi sibukkan dengan segala macam pekerjaannya, tiba-tiba saja seseorang datang ke ruangan kerjanya dan langsung membuatnya Shock untuk itu.
Lia, wanita yang juga telah menyumbang rasa sakit yang besar terhadap Dara datang ke ruangan kerjanya saat ini.
" Pergi!" Jordan langsung mengusir wanita itu saat pertama kali memasuki ruang kerjanya.
Dia tidak memiliki kepentingan apapun dengan wanita itu jadi untuk apa dia menerima kehadirannya di sini.
" Maaf Pak, tapi saya sudah lulus seleksi di ruangan HRD tadi. Mereka mengatakan bahwa saya harus bertemu langsung dengan anda." Ucap Lia dengan segala tingkah laku menjijikan miliknya.
Lihatlah, bahkan saat melamar pekerjaan saja pun dia masih memakai pakaian yang begitu ketat dan seksi.
__ADS_1
" Itu bukan urusan ku! jika merek menerima mu maka aku tidak menerima mu. Bukan hanya diri mu saja, bahkan aku juga tidak akan pernah menerima anak cucu mu dan seluruh garis keturunanmu di perusahaan ini. Jadi sebelum aku menyeret mu keluar dari tempat ini, maka pergi sekarang juga!" Usir Jordan lagi.
Dia benar-benar tidak ingin berurusan apapun dengan mereka yang pernah menyakiti hati Dara.
Entah itu Lia, Antoni, dan keluarganya. Intinya Jordan ingin melihat mereka apalagi berurusan dengan mereka semua karena menurutnya itu tidak berguna sama sekali.
" Tapi pak, berikan saya alasan yang jelas kenapa Anda menolak saya." Dengan begitu percaya dirinya Lia mengatakan dan mempertanyakan hal itu pada Jordan.
Sementara pria itu hany tersenyum miria ketika melihat Lia dengan begitu saya dirinya mempertanyakan hal kenapa dan apa alasan penolakan atas dirinya.
" Aku bosnya di sini dan aku juga yang memiliki perusahaan ini. Jadi kau tidak berhak mempertanyakan apapun yang tidak ingin. Jadi pergi sekarang!" Usir Jordan untuk yang kesekian kalinya.
Brak!
Lia sengaja membanting pintu ruangan kerja Jordan agar pria itu tahu bahwa dia tidak terima dengan semua penghinaannya. Tapi bukan Jordan namanya jika dia takut dengan ancaman seperti itu.
__ADS_1
Lagi pula apa urusannya dengan semua itu?
Jordan masih cukup sehat untuk mengerti dan memilih siapa yang akan bekerja dengan siapa yang akan ditolaknya.
Tapi memikirkan Lia yang sampai di perusahaannya membuat Jordan merasa penasaran.
Memangnya ada apa dengan perusahaan milik Antoni? bukankah mereka berdua itu sepasang kekasih yang menjalin hubungan gelap di atas ranjang. Lalu bagaimana bisa Lia berkeliaran di luar seperti ini hingg melamar kerja di perusahaannya?
Karena telah penasaran akhirnya Leon menghubungi William karena dia tahu bahwa asistennya tersebut pasti mengetahui apa yang terjadi di perusahaan milik mantan suaminya Dara.
" Berikan aku informasi tentang perusahaan mantan suami Dara. Aku ingin laporannya secepat mungkin." Titah Jordan pada William hingga membuat pria yang di hubungainya hanya bisa mendesah pasrah saja.
" Aku sibuk dan jangan pernah menganggu ku. Aku rasa kamu juga tidak bodoh hingga tidak tau apa yang terjadi di luar sana tanpa sepengetahuan mu. Jadi, cari sendiri apa yang ingin anda cari Tuan Jordan Brussels."
Tut!
__ADS_1
William sengaja mematikan sambungan teleponnya karena dia sudah terlalu kesal Jordan yang terus saja membuatnya pusing.
Bersambung ❤️