
" Maaf, aku kesiangan." Ucap dan saat dia pertama kali sampai di meja makan.
Tadi malam dia harus lembur bekerja dan menyelesaikan semua pekerjaannya demi bisa menemani Dara dan Lucas pagi ini untuk mendaftarkan sekolah.
Lucas sudah setuju untuk sekolah dengan satu syarat bahwa dia ingin diantar dan ditunggui oleh maminya dan Dara setuju untuk itu.
" Tidak masalah karena kita baru mendaftar sekolah bukan sekolahnya. Setelah kita bertanya-tanya tentang sekolah biarkan aku yang bicara." Ujar Dara.
Jordan sendiri setuju saja dengan apa yang dikatakan wanita itu karena dia tidak paham bagaimana prosedur sekolah yang ada di negara ini.
Setelah sarapan pagi mereka semua langsung menuju sekolah tepat di mana Lucas akan memulai harinya.
Di sekolah ini pula nantinya dara akan memulai rutinitasnya setiap hari bersama Lucas.
" Tidak apa-apa bukan? Lucas suka sekolah ini atau tidak? ini sekolah salah satu tempat di mana teman mami mengajar. Nanti mungkin teman Mami yang akan menjadi guru Lucas." Ucap Dara pada anak calon suaminya dan itu artinya juga akan menjadi anaknya.
Kemarin mereka sudah membicarakan hal ini bahwa tidak ada yang namanya anak Jordan karena jika mereka menikah maka Lucas anak menjadi anak Dara juga dan itulah kesepakatan di antara mereka.
Dara yang meminta untuk tidak mengatakan jika Lucas itu hanya anak Jordan dan Jordan sendiri jug mengatakan hal seperti itu.
Jika mereka menikah maka dan meminta pada wanita itu untuk menganggap Lucas sebagai putranya juga dan mereka setuju.
__ADS_1
" Tidak, biar Lucas ikut dengan mami dan juga papi. Lucas ingin melihat sekolah ini dulu." Mereka setuju untuk membawa Lucas bertemu dengan guru.
Mereka membicarakan apa saja sarana dan prasarana di sekolah ini hingga Dara dan Jordan yang dituju untuk menyekolahkan putra mereka di sini.
Begitu juga dengan Lucas yang menyukai sekolah ini karena dia melihat bahwa teman-teman di sekolahnya itu baik. Tidak seperti teman-teman di sekolahnya dulu saat di Madrid.
" Bermainlah sayang, mereka mengajakmu bermain bola di sana." Ucap Dara.
Awalnya memang takut tapi sampai tiba-tiba ada seorang anak laki-laki yang mengajaknya untuk bermain.
" Ayo bermain bersama kami teman. Ini bolanya." Lucas melihat ke arah kedua orang tuanya hingga mendapatkan angkutan kepala dari mereka barulah dia berani bermain.
Melihat bagaimana Lucas yang bisa bermain di sekolah ini membuat Jordan merasa bahagia. Putranya sudah mau bersekolah dan itu sangat luar biasa sekali baginya.
Keduanya menjadi pusat perhatian beberapa orang tua siswa yang melihat ke arah mereka saat ini.
" Untuk?" Tanya Dara.
Dia mengalihkan pandangannya ke arah pria yang tengah menatap lurus pada putranya dengan bermain bola di lapangan bersama teman-teman barunya.
__ADS_1
" Untuk kehadiranmu dalam hidupku dan juga Lucas. Kamu datang bagaikan peri yang menghiasi kehidupan kami. Kau mungkin tidak percaya jika sudah banyak wanita yang dikenal karena padaku untuk menjadi ibunya Lucas tapi dia menolaknya. Lucas menolak mereka semua dengan berbagai macam alasan. Tapi saat pertama kali melihatmu dia bahkan sudah menyukaimu. Dia jika memanggilmu dengan sebutan tante cantik yang tidak pernah disebutnya untuk siapa pun." Jelas Jordan.
Dia menceritakan segala sesuatu yang pernah lulus ceritakan padanya bahwa dia menyukai Dara dan dia hanya menginginkan Dara saja untuk menjadi ibunya.
" Dan itu menjadi tujuan utama ku untuk melamar mu demi Lucas walau aku juga tidak memungkirinya bahwa aku juga mencintaimu. William sudah menghubungiku bahwa surat-surat pernikahan kita sudah selesai berdasarkan itu artinya beberapa hari kemudian pernikahan kita akan digelar. Pernikahan kita akan digelar di hotel mewah dan aku melakukan itu semua untukmu." Ucap Jordan.
Dara sendiri cukup kaget mendengar apa yang Jordan katakan padanya. Dia tidak menginginkan pernikahan mewah seperti apa yang pria itu katakan padanya. Cukup pernikahan sederhana yang dihadiri oleh keluarga besar saja.
" Tapi untuk apa? lebih baik pernikahan sederhana saja dan hanya dihadiri keluarga karena aku tidak menyukai pesta mewah seperti itu. Aku seorang janda dari--"
" Aku jangan peduli dengan statusmu janda mu dari pria manapun itu. Aku mencintai mu dan itu kenyataannya. Aku menyiapkan ini semua untuk mu dan kita akan melakukan jumpa pers setelahnya agar tidak ada berita buruk di luar sana tentang diri mu Dara."
" Tapi Jordan --"
" Dara, dengarkan aku. Aku melakukan semua ini demi diri mu. Biarkan aku melakukannya dan itu semua hanya untuk mu. Jangan membuat ku merasa rendah di hadapan banyak orang karena tidak bisa memberikan mu kemewahan. Aku sanggu untuk itu bahkan aku akan memberikan pernikahan yang jauh lebih mewah dari yang pernah Antoni berikan pada mu. Maaf, tapi aku tidak akan mengundangnya untuk datang ke acara bahagia kita nanti. Aku tidak ingin dia membuat keributan di sana." Jelas Jordan lagi.
Dia hanya tidak ingin Antoni datang dan membuat keributan di acara bahagia mereka.
" Baiklah." Jawab Dara dengan lesu.
" Dan satu hal lagi, besok kita akan ke butik untuk gaun pengantin mu. Jadi siapkan saja diri mu karena syarat dari ku itu akan ku minta setelah kita menikah nanti."
__ADS_1
Bersambung ❤️