
Setelah mengantarkan Dara sampai ke depan pintu kamarnya, Jordan langsung berteriak setelah wanita itu masuk ke dalam kamarnya.
" Aahhh...Mami...!" Teriaknya dengan penuh semangat.
Entah mengapa tujuannya saat ini adalah kamar sang Mami. Jordan ingin mengatakan pada maminya bahwa dia sudah tidak akan menjadi duda lagi karena sebentar lagi dia akan menikah dengan Dara.
" Akan tunjukkan pada mami bahwa pesona yang aku miliki belum luntur. Aku masih tetap tampan di usiaku yang hampir 40 tahun ini. Hah, lagi pula siapa yang bisa menolak pesonaku? aku tampan, kaya raya dan penuh dengan pesona, jadi tidak akan mungkin ada wanita yang bisa menolak pesona dari seorang Jordan." Ucapnya dengan penuh kesombongan.
Dia bahkan menyisir rambutnya ke belakang dengan jarinya seolah menunjukkan bahwa dia saat ini tengah menyombongkan dirinya.
" Mami, aku harus datang menemui mami sekarang juga. Akan katakan pada mami bahwa aku tidak akan kalah dengan pesona anak zaman sekarang." Jordan pergi melenggang menuju kamar maminya.
Ceklek...
" Mami....." Teriaknya saat sudah sampai di kamar sang ibu.
Melihat jurnal yang masuk dan berteriak di dalam kamar yang membuat manusia langsung marah. Wanita paruh baya itu langsung mengeluarkan taringnya untuk mencabik-cabik sang putra.
" Tidaklah kau tahu bahwa ini sudah malam Jordan? lagi pula ini rumah bukan hutan tempat di mana bisa kau berteriak sesukamu. Jika pun kau tinggal di hutan dan berteriak sembarangan mungkin saja singa itu atau beruang madu bisa mencabik-cabik mu saat itu juga karena kau telah mengganggu mereka." Jawab mami Sofia yang mengeluarkan kekesalannya terhadap sang putra.
__ADS_1
Entah bagaimana lagi dia mengatakan tentang putranya ini.
" Berhenti bicara tentang singa karena sudah ada singa. Lagi pulang mami lebih menyeramkan daripada singa." Ucap Jordan.
Mendengar apa yang putranya katakan membuat mami Sofia langsung mengeluarkan taringnya dengan sempurna.
Dia sudah benar-benar siap untuk menguliti Jordan hidup-hidup.
" Kau ini, mami akan mencincang mu sampai habis karena telah berani mengatakan bahwa mami seperti singa." Mami Sofia sudah bersiap untuk mengajar putra ya namun Jordan kembali mengatakan sesuatu yang membuatnya tidak jadi menghajar pria itu.
" Jordan sudah melamar Dara dan sebentar lagi kami akan menikah. Mami akan kembali memiliki menantu dan Jordan akan memiliki teman tidur lagi. Jordan akan menikah sebentar lagi mi, jadi ayo beri selamat untuk Jordan." Ujarnya dengan penuh semangat.
Mami Sofia masih diam karena dia belum percaya dengan apa yang putranya katakan. Terkadang Jordan ini sering berbohong hingga membuatnya susah untuk mempercayainya.
Kenapa sulit sekali meyakinkan wanita berambut putih ini untuk percaya dengannya.
" Hais, Jordan benar-benar sudah melamar Dara Mi. Ini buktinya. Jordan sudah melamarnya di pinggir pantai dan Dara menerimanya kok. Ayo lihat itu." Jordan memberikan ponselnya pada sang Mami dan mami Sofia melihat itu.
Awalnya dia biasa saja, namun entah mengapa tiba-tiba saja matanya terasa panas dan mengeluarkan cairan bening.
__ADS_1
Melihat Maminya menangis seperti itu membuat Jordan merasa heran.
" Mami, are you oke? kenapa mami menangis?" Tanya Jordan ketika melihat Maminya menangis.
Jujur, dia lebih suka di maki oleh maminya atau di hajar habis-habisan dari pada melihatnya menangis seperti ini.
" Mami..."
" Huh! Mami baik-baik saja. Mami kelilipan. Mami hanya--"
Grep...
Jordan menarik tubuh sang mami ke dalam pelukannya. Dia tau bahwa saat ini Mamu Sofia tengah bersedih karena akhirnya dia bisa menikah lagi dan Jordan paham dengan perasaan Maminya.
" Hiks...hiks...mami bahagia karena kamu sudah mendapatkan pendamping kamu Jordan. Kamu sudah mendapatkan wanita yang kamu cintai. Mami bahagia untuk itu." Pelukan sang mami terasa sangat erat.
Wanita itu menangisi keadaannya yang begitu mengharukan. Selama ini dia berdoa pada Tuhan untuk kembali memberikan kebahagiaan untuk putranya dan kini doanya tela di kabulkan karena Jordan sudah kembali mendapatkan pasangannya.
" Mami harap, tidak ada lagi yang namanya perpisahan. Mami harap kalian berdua bisa saling memahami dan mencintainya dalam mahligai rumah tangga."
__ADS_1
" Aamiin..." Jawab Jordan.
Bersambung ❤️