Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Hadiah Lucas


__ADS_3

"Assalamu'alaikum," siapa Lucas ketika dia masuk ke dalam rumahnya. Seperti biasa, ketika dia sampai di rumah Dahlia langsung menyambutnya dengan senyuman hangat yang sangat indah, seakan senyuman istrinya itu mampu menghilangkan semua rasa lelah yang Lucas hadapi seharian ini di kantornya.


"Waalaikumsalam mas," jawab Dahlia sambil mengambil tangan suami dan mencium pemberitahuan imam di dalam rumah mereka. Sungguh, pemandangan yang sangat indah sekali. Siapa pun yang melihatnya pasti akan terpukau dengan kehidupan rumah tangga mereka berdua karena mereka menjalaninya dengan penuh kebahagiaan.


Lucas memberikan begitu banyak kecupan di wajah sang istri hingga membuat Dahlia tertawa. Dia selalu saja diperlakukan Mbak ratu oleh suaminya dan itu pula yang membuatnya merasa menjadi wanita yang paling bahagia di dunia ini. Bahkan Dia pernah mengatakan pada ibunya jika saingan ibunya saat ini adalah dia sendiri karena kehidupan rumah tangganya juga terasa sangat membahagiakan.

__ADS_1


"Mas, sudah jangan terus dicium seperti itu. Kamu itu belum mandi dan dari luar, bukan maksud aku menolak ciuman kamu tapi lebih baik mandi dulu baru setelahnya boleh menciumku lagi. Tau bukan bagaimana mengerikannya dunia luar?" Lucas mengerti dan memahami apa maksud istrinya karena ia tahu bagaimana cara dia menjaga kesehatan. Dahlia adalah orang yang paling peduli dengan kesehatan dan bahkan makanan yang dimasaknya langsung tidak menggunakan penyedap rasa sama sekali. Dahlia mau masak dengan kaldu yang dibuat olehnya sendiri dan tanpa penyedap rasa buatan itu masakan wanita yang sangat dicintainya jauh lebih enak dari makanan di luar sana.


"Baik jika begitu, biar mas pergi mandi dulu dan setelahnya kita menunggu magrib." Dahlia menganggukkan kepala dan membiarkan Lucas pergi meninggalkannya sendirian dan saat suaminya pergi, saat itu juga dari yang beraksi dia bukan kejutan diberikannya untuk pria itu. Setalah menunggu hampir 20 menit akhirnya Lucas keluar dengan keadaan yang sudah jauh lebih segar. Suara adzan berkumandang dan itu artinya waktu mereka menyambut salat magrib sudah tiba. Mereka langsung mengambil posisi mereka masing-masing untuk melakukan ibadah tiga rakaat di waktu senja. Sungguh menjalani kehidupan rumah tangga bersama Dahlia adalah impian Lucas selama ini dan dia tidak salah memilih wanita itu untuk menjadi pendamping hidupnya.


"Mas, sini tangan kamu." Dahlia menarik tangan suaminya dan langsung membuka telapak tangan pria itu. Lalu dia meletakan sebuah benda kecil berwarna biru dan putih yang sudah di ikatnya dengan pita kecil hingga terlihat jauh lebih cantik dari pada sebelumnya.

__ADS_1


"Apa ini sayang?" tanya Lucas ketika dia melihat benda tersebut di telapak tangannya. Dahlia sendiri tetap diam sampai Lucas sadar jika saat ini dia sedang mengandung.


"Alhamdulillah sayang, terima kasih karena telah mewujudkan satu persatu impianku. Terima kasih karena telah memberikan begitu banyak kebahagiaan untukku. Terima kasih Dahlia," ucapnya dengan penuh kebahagiaan. Dahlia sendiri juga merasakan kebahagiaan yang luar biasa ketika mengetahui bahwa suaminya terlihat begitu bahagia dengan hadiah yang diberikannya.


"Sekarang kita akan menjadi calon orang tua, maka aku harap kita sama-sama belajar untuk semua ini agar tidak ada yang merasa terbebani nantinya. Percayalah mas, apa pun yang kita dapatkan saat ini, semua sudah di atur sama yang maha kuasa, jadi sebagai umatnya, kita harus selalu bersyukur dengan apa yang kita dapatkan saat ini." jelas Dahlia pada suaminya.

__ADS_1


__ADS_2