Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Tahan Lama


__ADS_3

Bukannya langsung menjalankan aksinya, Jordan malah bergetar. Dia semakin bingung melakukan apa pada Dara. Dirinya sedang dalam pengaruh minuman yang diberi maminya tadi.


Entah minuman apa itu tapi yang pasti Jordan yakin bahwa itu adalah merawat perangsang atau semacamnya yang terbuat dari bahan-bahan alami.


"Jordan..." panggil Dara saat melihat bahwa suami sejak tadi diam saja.


Dara sudah melihat tubuh telanjang bagian atas sang suami yang sangat mengerikan menurutnya. Dari jarak satu dekat ini Dara benar-benar terpanah melihat ke tubuh kekar Jordan yang sangat berbanding terbalik sekali dengan tubuh mantan suaminya.


"A-aku bingung Dara. Aku tidak tau harus memulainya dari mana. Dari mana aku harus memulainya?" tanya Jordan dengan suaranya yang gugup.


"Biar aku yang memulainya." ucap Dara.


Dia menarik tangan pria itu hingga membuat Jordan duduk di atas tempat tidur bersamanya. Dara mengalungkan kedua tangannya dan perlahan mencium tebal suaminya.


Mendapatkan serangan seperti itu dari Dara membuat jiwa Jordan semakin bergejolak ingin menyentuh dan memiliki Dara seutuhnya.

__ADS_1


Awalnya memang Dara yang memulai semua itu namun akhirnya Jordan yang menguasai sang istri.


Keahliannya yang selama ini terpendam tidak bisa di lampiaskan terdapat Dara.


Dara sendiri merasa kewalahan ketika menghadapi ciuman Jordan yang begitu brutal hingga membuatnya memukul dada bidang pria itu agar melepaskan ciuman mereka.


Jordan melepaskan ciuman mereka lalu kembali menyerang bibir Dara lagi. Jika tadi hanya bibirnya saja yang bergerak maka tidak dengan kaki ini karena tangan Jordan juga sudah mulai bermain dan berkelana.


"Ssshhh...." Dara mulai mendesah saat tangan Jordan meremas dadanya dan bibir pria itu mulai menjalari batang lehernya.


Jordan menuruti apa yang Dara inginkan hingga kedua tangannya langsung menarik tali handuk kimono yang di pakai istrinya saat ini.


Melihat apa yang ada di depannya saat ini membuat Jordan semakin panas dingin dan merebahkan tubuh Dara di atas tempat tidur mereka.


Tanpa menunggu waktu lama lagi, Jordan langsung mengeluarkan senjata perang yang sudah siap tempur sejak tadi.

__ADS_1


Kedua bola mata Dara seakan ingin keluar dari tempatnya ketika melihat betapa besarnya benda pusaka milik Jordan.


Panjang, berwarna coklat, besar dan berurat. Sungguh, ini pertama kalinya Dara milik Jordan dan menurutnya itu sangat luar biasa.


"Jangan di tutup Dara. Lihat aku dan buka mata mu. Aku ingin kau melihat siapa yang ada di atas mu dan aku juga ingin menghapuskan semua yang pernah terjadi pada mu di masa lalu. Biarkan aku yang memulainya saat ini." ucap Jordan pada istrinya hingga membuat Dara terlentang dengan pasrah.


Dia akan membiarkan pria itu bermain dengan dirinya sampai puas.


"Lakukanlah. Aku siap." ucap Dara lagi.


Mendapatkan izin dari Dara untuk menyentuhnya membuat Jordan langsung melucuti seluruh pakaian mereka hingga tak bersisa lagi lalu di bukanya kedua kaki Dara dan dibasahi-nya daerah tersebut sebelum dia memulainya.


"Ahhh... Jordan..." desah Dara ketika dia merasakan bahwa benda besar dan panjang tadi mulai menggesek di daerah sekitarnya hingga membuat seluruh tubuhnya seperti sedang di aliri listrik yang membuat Dara merasakan rasa nikmat tersebut.


"Aku masuk Dara." ucap Jordan sebelum dia masuk dan bermain dengan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2