Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Makan Malam Keluarga


__ADS_3

Laura tidak tahu apa yang akan terjadi di rumahnya malam ini. Entah siapa yang akan datang ke rumahnya tapi yang pasti mami dan papinya memintanya untuk berdandan. Itu benar-benar membuatnya curiga. aura takut jika dirinya akan dijodohkan dengan seseorang karena memang di dalam keluarga besar dirinya dengan ruang lingkup yang sama dengannya, sudah sangat biasa terjadi.


"Mami, sebenarnya siapa yang akan datang ke rumah kita, lalu untuk apa Laura berdandan?" tanya Laura pada maminya karena dia merasa penasaran siapa tamu yang akan datang berkunjung ke rumah mereka. Bukan hanya itu saja, bapak sudah sejak siang tadi pun keluarga besarnya sudah sibuk mempersiapkan semua itu.


"Sudah, jangan bertanya apapun lagi sekarang bersiap dan dandan yang cantik sayang," ucap Dara yang putrinya begitu saja karena dia harus melihat persiapan di bawah sana apakah makan malam yang sudah siap atau belum.


Sedangkan Laura sendiri hanya bisa menatap kesal pada maminya yang pergi meninggalkannya tanpa mengatakan apapun nanti. Di saat Laura sedang sibuk berdandan, di rumahnya Jeff juga sedang uring-uringan karena dia menolak ajakan kedua orang tuanya untuk pergi makan malam di rumah relasi bisnis mereka.


Dia sudah mengatakan bahwa dia tidak menyukai acara-acara seperti itu apalagi dia tidak menyukai bisnis. Belum lagi dengan hal-hal yang tidak diinginkannya termasuk perjodohan atau pembicaraan tentang prestasi anak-anak mereka itu benar-benar membuat Jeff merasa tidak nyaman.


"Ayolah mom, ikut ke acara bisnis Daddy. Jika ingin pergi ya sudah, tapi jangan ikut serta karena aku di dalamnya karena aku sangat membenci hal-hal seperti itu." tolak Jeff. Dia sudah seringkali mengatakan pada kedua orang tuanya untuk tidak melibatkannya dalam acara-acara seperti ini. Apalagi beberapa hari yang lalu dia mendengar pembicaraan kedua orang tuanya tentang perjodohan yang akan mereka lakukan untuknya.


"Tapi sayang, Daddy harus ikut karena ini acara yang sangat penting dengan rekan kerjanya. Kita hanya datang untuk makan malam saja dan berkunjung ke rumah mereka. Tidak ada hal lainnya, karena hanya makan malam saja." Jeff menatap pada mom Veni karena penasaran apakah ini memang hanya acara makan malam saja atau ada hal yang lainnya. Intinya dia harus memastikannya bahwa ini benar-benar acara makan malam biasa. Bukan seperti apa yang dipikirkan.

__ADS_1


"Apa ucapan Mom bisa dipercaya? bagaimana jika Daddy merencanakan perjodohan antara Jeff dengan anak rekan bisnisnya? Jangan bohong Mom, aku tau jika Daddy udah merencanakan sebuah perjodohan. Mom juga harus tahu jika aku menolak segala jenis perjodohan dengan siapapun kecuali dengan Laura. Jika mommy dan daddy bisa merencanakan perjodohanku dengan Laura, maka aku akan menerimanya dengan senang hati." ujar Jeff yang sengaja menantang mom Veni untuk menjodohkannya dengan Laura.


Mom Veni terlihat panik sedangkan Jeff sendiri hanya tersenyum sinis menanggapinya. Dia tau jika keluarganya memang sudah benar-benar menjodohkan dirinya, tapi tidak tau dengan siapa dan itu yang membuat Jeff merasa di permainkan.


"Sudahlah, Jeff akan ikut. Tapi, jika memang benar acara ini sebagai perjodohan Jeff dengan orang lain maka Jeff akan langsung pulang dan menolaknya. Jeff juga akan lebih memilih untuk tinggal di New York lagi dari pada di sini." ancam Jeff.


Akhirnya mereka pergi ke rumah rekan bisnis daddy-nya dan dia juga tidak sadar dan memperhatikan jalanan yang mereka lewati. Namun, saat mobil mereka memasuki sebuah gerbang megah di depannya, di saat itu juga Jeff sadar jika mereka datang ke rumah Laura.


"Kenapa kaget?" tanya Daddy-nya ketika melihat reaksi Jeff yang seperti itu. Begitu juga dengan mom Veni yang tidak tau rumah siapa ini.


"Rumah Laura. Apa mom juga tidak tau jika kita akan pergi ke sini?" mom Veni langsung menggelengkan kepalanya karena memang dia tidak tau jika mereka akan pergi ke rumah Laura.


"Ini rumah Laura, mom." jawab Jeff pada mom Veni. Karena mereka sudah terlambat, akhirnya mereka semua turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah gadis yang di sukai olehnya.

__ADS_1


Jeff dan keluarganya sudah di sambut dengan baik oleh keluarga Laura, tapi gadis itu tidak terlihat sama sekali dan membuat Jeff mencari keberadaannya.


"Hey bro, siapa yang kau cari? Apa gadis bermata sipit seperti ibunya?" tanya Jordan yang sengaja menggoda Jeff. Anak muda itu terlihat sangat gelisah dan mencari keberadaan seseorang di rumahnya.


Jeff merasa malu dengan apa yang papinya Laura katakan. Dia memang mencari gadis itu, tapi tidak harus sampai di bicarakan seperti ini juga. Apalagi ketika melihat ajah menyebalkan Marcel.


"Sudahlah, ayo masuk." ajak Dara karena mereka terus saja berbincang di depan pintu seperti ini. Saat mereka berada di meja makan, tiba-tiba saja ada seorang gadis yang baru saja turun dari kamarnya setelah mendapatkan kabar dari pelayan rumah mereka jika tamu papinya sudah datang maka dia juga harus turun untuk bertemu dengan mereka.


Betapa kagetnya Laura ketika mengetahui siapa yang datang berkunjung ke rumahnya saat ini. Itu adalah keluarganya Jeff dan bahkan ada pria menyebalkan itu juga di rumahnya saat ini. Saat keduanya saling bertatapan, keluarga mereka langsung tersenyum karena berpikir jika kedua anak mereka itu sama-sama mau dan menerima perjodohan ini. Setidaknya mereka tidak harus bersusah payah untuk melakukannya.


"Sedang apa kamu di sini?" tanya Laura ketika melihat Jeff di rumahnya. Sedangkan Jeff hanya menanggapinya dengan santai.


"Aku ingin numpang makan malam karena pelayan di rumah kami libur masak. Uang daddy-ku habis dan restoran tutup jadi kamu tidak punya uang untuk makan malam!" jawab Jeff sekenanya dan jawaban itu membuat Laura tidak percaya dengan jawabannya.

__ADS_1


"Hahahaha..." Jordan dan Daddy-nya Jeff tertawa ketika mendengar jawaban anak muda itu apalagi ketika melihat wajah Laura yang terlihat kesal begitu, ini menjadi awalan yang baik untuk hubungan mereka ke depannya.


"Nanti kita lanjutkan lagi pembicaraan ini dan sekarang ayo kita makan. Jeff sudah kelaparan karena pelayan di rumah mereka tidak masak sayang, jadi ayo duduk." ujar Jordan yang membuat putrinya semakin terlihat kesal dengannya.


__ADS_2