Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Tentang Kita


__ADS_3

Jeff sedang berlari di atas treadmill malam ini dan dia selalu melakukan hal itu setiap kali setelah selesai makan banyak. Tadi saat di rumah Laura dia banyak menghabiskan makanan berlemak dan makanan berat maka dari itu saat di rumah dia akan membakar seluruh kalori itu agar tidak mengendap di tubuhnya.


Mom Veni masuk ke ruangan gym bersama suaminya untuk melihat putra mereka yang sedang berlatih di atas alat olahraga tersebut. Jeff sendiri mengetahui bahwa kedua orang tuanya datang ke ruangan ini untuk bertanya sesuatu dan sesuatu itu sudah pasti sangat penting. Jika tidak mana mungkin mereka mendatanginya ke ruangan GYM sampai seperti ini.


"Sayang," panggil mom Veni saat mereka masuk ke dalam ruangan latihan Jeff.


"Ya mom?" jawabnya yang masih sambil berlari di atas treadmill.


"Ayo turun dulu, mommy dan daddy ingin bicara dengan kamu. Ada hal yang ingin kamu bicarakan. Ini tentang Laura."


Tit!


Jeff langsung mematikan laju treadmill ketika mendengar mom Veni mengatakan tentang Laura. Apa yang ingin kedua orang tuanya bicarakan saat ini. Apalagi ini tentang Laura dan itu artinya tentang dirinya juga bukan.

__ADS_1


"Apa itu?" tanya Jeff yang mulai penasaran dengan pembicaraan mereka kali ini. Sudah pasti ini penting karena apapun yang berhubungan dengan Laura itu sangat penting bagi Jeff. Apa pun akan ditinggalkannya jika itu yang berhubungan langsung dengan Laura.


"Cih, dia bisa langsung turun dari treadmill hanya dengan mendengar nama gadis yang di sukainya. Bahkan wajahnya langsung berubah seketika," sindir Daddy-nya hingga membuat Jeff langsung menatap kesal pada laki-laki yang telah membesarkannya selama ini. Laki-laki yang begitu banyak bermain dengan wanita di luar sana dan yang tidak habis pikir oleh Jeff, bagaimana bisa mom Veni masih bertahan dengan laki-laki seperti itu. Sungguh luar biasa sekali hati dan pikiran mom Veni bisa bertahan dengan daddy-nya.


"Setidaknya aku tidak bermain dengan banyak wanita. Aku harap hanya bisa mencintai satu wanita saja dan tidak banyak menyakiti hati wanita di luar sana terutama hati seorang wanita yang telah lama bersamaku," jawab Jeff tanpa rasa takut sedikit pun. Dia memang ingin mengatakan hal seperti ini karena dia ingin membuat laki-laki tua itu sadar bahwa umurnya juga sudah banyak jadi dia harap Daddy-nya bisa bertaubat dan menyesali segala kesalahan-kesalahan yang pernah dibuatnya di masa lalu dan bahkan mungkin masih dibuatnya juga saat ini.


"Jeff, tidak boleh seperti itu pada daddy kamu nak, mom tidak pernah mengajari kamu seperti itu."


"Memang! Mom memang tidak pernah mengajarkan hal buruk pada Jeff, tapi Jeff selalu melihat hal buruk dari Daddy. Jadi bisa dikatakan Daddy yang mengajarkan hal buruk itu pada Jeff." dia terus menjawab dan mendebat mom Veni karena dia ingin membuat daddy-nya sadar jika apa yang dilakukannya selama ini itu salah besar. Besar sekali.


"Jeff memang benar Veni, aku terlalu banyak menyakiti hatimu! Tapi apa yang ku dapatkan saat ini karena kamu masih selalu bersamaku dan menemaniku. Aku telah gagal menjadi suami yang baik untukmu dan aku juga telah gagal menjadi ayah yang baik untuk anak-anakku. Aku hanya ingin mengatakan terima kasih karena telah bertahan dengan pria buruk ini. Aku tidak tau harus mengatakan apa lagi, setidaknya aku menyayangi kalian semua," ucap daddy-nya tapi itu tidak berpengaruh apa pun bagi Jeff karena dia merasa bahwa daddy-nya ini terlalu mudah untuk di dekati para wanita di luar sana.


"Sudahlah, kita datang ke sini untuk membicarakan masa depan Jeff dan juga Laura. Bukan dalam membicarakan masalah yang tidak penting seperti ini."

__ADS_1


"Come on Mom, jangan terus-terusan membohongi hati mok dan mengatakan bahwa mom baik-baik saja. Mom memang tidak pernah mengatakan pada siapa pun jika hati mom sakit. Tapi Jeff tau jika selama ini mom menyembunyikan semua rasa sakit itu. Rasa sakit yang tidak bisa di ungkapkan dengan perkataan. Bahkan jika Daddy meminta maaf dan bersujud di bawah kaki mom pun itu tidak akan bisa menghaluskan segala dosanya. Apa perlu Jeff ingatkan lagi jika kedua anak yang mom besarkan dengan penuh kasih sayang itu bukan anak mom sendiri?"


"Jeff!" sentak mom Veni karena dia tidak ingin putranya bersikap kurang ajar pada daddy-nya sendiri. Walau bagaimana pun pria yang di sebut Jeff dengan penuh penekanan dan kemarahan itu adalah suaminya dan dia mencintainya.


"Veni sudah, ini memang salahku. Apa yang Jeff katakan itu memang benar. Aku pernah banyak melukai hatimu dan aku minta maaf untuk itu. Aku benar-benar minta maaf atas kesalahan yang telah aku buat terhadapmu. Banyak hal yang tidak kau ceritakan padaku tentang rasa sakit yang kau rasakan selama ini. Jeff benar, kamu tidak pernah menceritakan apa pun pada siapa pun karena kau memendamnya dengan sendirian. Tapi percayalah jika aku hanya meyakini jika kau adalah wanita yang paling hebat di dunia ini. Kau satu-satunya wanita yang mencintaiku dengan begitu tulus. Hanya saja memang aku yang terlalu bodoh dan tidak mengerti dirimu." air mata mom Veni jatuh begitu saja ketika mendengar apa yang suaminya katakan. Dia tidak percaya jika suaminya yang selama ini bersamanya mengatakan maaf untuk pertama kalinya di hadapan putra mereka.


Jeff benar-benar putra yang sangat hebat dan mom Veni bangga bisa menjadi ibu untuk putra kebanggaannya itu. Hanya dengan Jeff saja dia yang cukup dekat walau tidak sedekat itu. Setidaknya dia memang jauh lebih dekat dengan Jeff satu pada dengan Johny, kakaknya Jeff.


"Maafkan aku Veni, aku sudah terlalu sering menyakiti hati kamu. Maafkan aku Veni, aku benar-benar minta maaf padamu." ucapnya lagi yang berusaha untuk meyakinkan istrinya bahwa hanya wanita itu saja yang bertahan hidup dengannya dengan begitu terus mencintainya dan juga membesarkan anak-anaknya yang tidak dilahirkannya.


Sungguh luas sekali hatinya mom Veni, dan Jeff bangga bisa di besarkan oleh wanita sehebat mom Veni. Andai saja dia bisa mengatakan bahwa dia menyayangi mom Veni, maka dia akan melakukannya. Hanya saja memang lidahnya terlalu kelu untuk mengatakan hal itu.


"Sudahlah, kenapa jadi seperti ini. Kita akan membicarakan tentang putra kita. Bagaimana kelanjutan hubungan Jeff dan juga Laura. Bukan malah seperti ini," ujar mom Veni karena dia tidak ingin merasa sedih dengan hal seperti ini.

__ADS_1


"Soal Laura biarkan Jeff yang menjalaninya mom. Jeff akan bicara dengan Laura tentang hubungan kami nanti. Jeff sudah mengatakan padanya jika Jeff akan pergi untuk melanjutkan pendidikan dan akaan kembali untuknya. Begitu juga dengan Laura. Dia ingin melanjutkan pendidikannya dan menjadi dokter yang hebat dan itu sudah sangat jelas untuk kami berdua."


__ADS_2