Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Kakak Adik


__ADS_3

Kali ini, Lucas yang menunggu adiknya lebih dulu karena dia sudah berada di ruangan kerjanya sejak tadi sementara sang adik belum juga datang menghampirinya. Ketika dia ingin datang menjemput Laura, ternyata adiknya sudah sampai dengan segala perlengkapan yang dibawanya ke ruangan ini. Di sini, Lucas bisa melihat seberapa tertekannya sang adik dengan semua ini. Tapi dia melakukan semua itu demi Laura, dia tidak ingin Laura dicap sebagai anak yang bodoh seperti yang dikatakan teman-temannya hingga membuat gadis cantik kesayangan mereka semua harus berkelahi dan berurusan dengan pihak sekolah.


"Duduk!" Dita sang kakak ketika melihat adiknya sudah datang ke ruangan kerja ini dengan begitu banyak buku pelajaran yang di bawanya.


Laura duduk di kursi tepat di hadapan kakaknya saat ini. "Keluarkan buku pelajaran yang akan kita pelajari malam ini. Tapi sebelum itu boleh kakak bertanya sesuatu?" tanya Lucas.


Laura sedikit berpikir apa yang akan ditanyakan oleh kakaknya oleh karena jika Lucas bertanya tentang hal yang aneh-aneh maka Laura akan takut jika dia menjawab dengan jawaban yang tidak. Tapi jika dia menolak pun percuma saja karena yang dihadapi yang saat ini adalah Lucas. Pria yang tidak bisa dibantah dan tidak ada yang berani membantahnya. Dari apa yang pernah didengarnya Lucas adalah kesayangan banyak orang terutama Oma Sofia yang sudah pergi meninggalkan mereka semua.


"Apa kak?"


"Katakan apa kamu terpaksa belajar bersama kakak? memberikan seorang guru untuk kamu. Dia seroang wanita yang pintar, dia baik hati dan juga tidak. Tutur katanya begitu lembut dan bersahaja. Wajahnya cantik dan juga-" Lucas tidak lanjutkan perkataannya ketika melihat raut wajah Laura yang sedang menatap aneh terhadapnya. Lucas sendiri merasa benar-benar bodoh karena telah mengatakan hal seperti itu. Entah mengapa setiap kali memikirkan nama Dahlia, langsung terlintas keindahan di dalam. Hanya saja memang cobaan mereka tidak mudah karena perbedaan agama di antara keduanya yang membuat Lucas harus berjuang lebih keras lagi.


Di satu sisi dia mencintai Dahlia dan berharap bahwa wanita itu bisa menerima segala kekurangan dan kelebihannya. Namun, di sisi lain yang tidak memiliki keluarga besar dan dia takut jika keluarga besar yang akan menolak keinginannya untuk mempelajari keyakinan yang Dahlia yakini. Lucas sudah merasakan ketakutan bahkan sebelum dia berjuang.

__ADS_1


"Apa kakak menyukai wanita yang kakak jelaskan itu? ayo katakan siapa orangnya. Jika dia memang baik dan seperti yang kakak katakan maka Laura mau belajar dengannya dari pada harus belajar dengan kakak. Bagaimana?" tanya Laura. Dia berusaha untuk melakukan negosiasi bersama Lucas, berharap dia bisa lepas dari cengkraman kakaknya dan belajar dengan wanita lain. Laura pada dirinya sendiri bahwa dia akan berubah. Dia akan berubah menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi, karena tidak ingin diucapkan dikatakan sebagai gadis bodoh lagi. Banyak dari teman-teman yang selalu mengejeknya dengan tong kosong nyaring. Wajahnya emang cantik hanya saja atapnya yang terlalu bodoh. Seperti itulah yang sering Naura dengar dari teman-teman sekolahnya yang selalu mengatakan dia bodoh padahal dari mereka juga tidak terlalu pintar. Tidak ada dan belum ada yang bisa mengalahkan Marcel hingga saat ini. Lalu bagaimana bisa mereka mengatakan Laura itu bodoh jika mereka saja menghadapi Marcel tidak bisa.


"Besok kita akan bertemu dengannya. Sekarang ayo kerjakan semua itu."


***


Keesokan harinya, Laura pergi bersama kakaknya setelah dijemput di sekolah. Kali ini mereka akan makan siang di luar dan bertemu dengan wanita yang akan menjadi huruf privatnya yang baru. Dari apa yang di lihatnya, Laura yakin jika kakaknya memiliki perasaan lebih dengan wanita yang disertakan yang tadi malam dan dia menjadi semakin penasaran seperti apa rupa dari wanita yang berhasil meluluhkan hati kakaknya.


Mereka sebuah restoran tempat di mana kakaknya janjian dengan wanita tersebut dan ketika Laura dibawa ke meja yang ada seorang wanita berhijab bahkan memakai penutup di wajahnya saat itu juga Laura merasakan kekagetan yang luar biasa.



"Dahlia," panggil Lucas pada wanita yang duduk di sana. Dahlia sendiri hanya menganggukkan kepalanya saja untuk menjawab panggilan dari Lucas. Sulit sekali untuk berinteraksi dengan Lucas apalagi kini dia membawa adiknya.

__ADS_1


Dahlia sendiri sudah mengetahui bahwa Lucas memintanya untuk menghindari guru les privat adiknya yang sangat sulit untuk belajar maka dari itu dia meminta kepada Dahlia untuk membantu adiknya.


"Dahlia, kenalkan ini adikku. Dia Laura, yang sudah aku ceritakan kemarin." Laura tersenyum kaku ketika di kenalkan dengan wanita yang bernama Dahlia oleh kakaknya.


"Halo Laura, senang berkenalan dengan kamu." suaranya mengalir dengan begitu indah dan Laura sendiri percaya akan keindahannya kakaknya ceritakan kemarin. Walau wanita bernama Dahlia itu memakai hijab besar dan juga cadar di wajahnya tapi Laura yakin jika wanita ini benar-benar cantik. Hanya dari matanya saja sudah terlihat sangat cantik dan indah jadi wajar saja jika kakaknya, kakaknya saja tapi banyak pria di luar sana yang menyukainya. Tapi masalahnya saya ini adalah perbedaan keyakinan di antara keduanya yang membuat Laura belum bisa memikirkan semua ini lagi.


"Hay kak Dahlia, senang berkenalan dengan kakak," jawab Laura dan lihat, senyuman Dahlia sangat indah walau tertutupi dengan kain yang menutup sebagian wajahnya dns hanya memperlihatkan bagian mata indahnya saja.


"Jadi bagaimana? kapan kamu bisa mulai mengajar adikku?" tanya Lucas karena dia sudah merencanakan semua ini bahwa dia akan memulai langkah awalnya dengan memperkenalkan Dahlia pada keluarga besarnya agar tidak terlalu sulit untuk menegakkan mereka nantinya.


"Kapan kaira bisa? tapi aku bisa mengajarnya setelah dzuhur dan akan berakhir sebelum Ashar, bagaimana?" mereka setuju dengan semua itu hingga membuat Laura semakin yakin jika kakaknya memang menyukai Dahlia. Itu terlihat sangat jelas dari bagaimana cara kakaknya menatap wanita cantik itu.


Laura memberikan kode pada kakaknya untuk semua itu namun, Lucas tetap diam dan menyuruh Laura untuk diam dengan mengirimkan pesan ke ponselnya.

__ADS_1


"Jangan macam-macam dan tutup mulut kamu sebelum kakak sendiri yang menjelaskannya pada mami dan papi. jika kamu sampai berani buka mulut, maka kakak tidak akan segan-segan menghukum kamu!" tulis Lucas di slam pesannya.


__ADS_2