
"Aahhkkk..., kenapa di saat aku terburu-buru seperti ini tidak ada satu orang pun yang sudah bangun? aku harus berangkat pagi-pagi sekali sebelum anak-anak datang ke sekolah lalu bagaimana bisa mereka belum bangun? Oh my God, apa yang harus aku lakukan saat ini?" tanya Laura dengan frustasi. Dia tidak tahu harus melakukan apalagi saat ini karena yang ada di pikirannya hanya bagaimana caranya dia bisa sampai di sekolah secepat mungkin.
"Tidak, ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan aku harus pergi. Ya, aku harus pergi naik taksi atau ojek saja." di saat Laura sudah memutuskan bahwa dia akan pergi ke sekolah dengan naik taksi tiba-tiba saja dia melihat ada sebuah mobil yang datang masuk ke halaman rumahnya. Awalnya dia biasa saja, Namun, ketika melihat siapa yang berada di dalam mobil itu Laura langsung berdecak kesal untuk itu.
"Ck, aku pikir go*car, ternyata memang benar," sindir Laura ketika mengetahui bahwa yang ada di dalam mobil itu adalah Jeff.
"Oh ya? Jika tidak ingin masuk tidak masalah, aku bisa pergi lagi," ucapnya dengan sengaja karena dia tahu jikalau orang tidak memiliki pilihan lain selain ikut dengannya karena memang mereka harus datang sebelum anak-anak datang. Mereka harus mempersiapkan banyak hal sebelum mereka manggung dan mempersembahkan musik yang akan mereka sampaikan nanti.
"Oke fine, I'm coming with you!"
__ADS_1
Brak!
Laura sengaja membanting pintu mobil milik Jeff hingga membuat sang pemilik benda bergerak tersebut hanya tersenyum saja. Dia mulai terbiasa dengan sikap juteknya Laura jadi dia tidak lagi mempermasalahkan semua itu. Intinya dia dan Laura akan menjalani semuanya dengan baik dan diawali dengan pertemanan.
"Sarapan? Aku membawa dua pasang sandwich buatan mom Veni, kau bisa mengambilnya satu dan sisakan yang satunya untuk aku. Kau boleh mengambil susu kotaknya juga."
"Maybe," jawab Jeff seadanya karena dia tau jika Laura sengaja mengatakan hal seperti itu untuk membuat mentalnya down. Tidak semudah itu membuat Jeff down karena dia sudah terbiasa merasakan hal-hal seperti ini kita tidak ada lagi masalah baginya.
Mereka berdua sudah sampai di sekolah dan ketika melihat mobil mewah itu masuk ke sekolah, beberapa siswa cukup terkejut ketika mengetahui yang di dalam mobil itu adalah Jeff dan juga Laura.
__ADS_1
"Aku udah nggak tidak habis pikir jika aku menjadi pusat perhatian banyak orang saat ini. Lagi pulang di mana letak kesalahannya? kenapa mereka menatapku seolah-olah aku merebut benda berharga milik mereka?"
"Karena aku tampan!" jawab Jeff yang membuat Laura langsung meradang saay itu juga. Yang benar saja, Jeff bisa mengatakan hal seperti itu dengan begitu mudahnya tanpa memikirkan lagi bagaimana kedepannya akibat dari apa yang dikatakannya. Walau memang benar wajahnya itu tampan tapi tidak membuat Laura tertarik untuk menjalin hubungan apapun dengannya.
"Jangan banyak bicara lagi, sekarang ayo jalan!" Jeff mengajak Laura masuk ke dalam sekolah dan mereka langsung mengajak apa saja yang belum mereka selesaikan.
"Kau siap untuk tampil?" tanya Laura pada Jeff ketika mereka berada di ruangan ganti karena sebentar lagi pentas seni akan si mulai dan anak-anak perwakilan dari sekolah yang mereka undang juga sudah mulai datang, jadi mereka harus menampilkan persembahan yang terbaik.
"Aku sangat siap untuk menagih janji dan sumpah keramatmu itu jika aku mau menjadi vokalis di sini, jadi aku hanya ingin mengingatkan saja padamu jika kau harus menepati janjimu itu karena aku sudah merekamnya saat kau mengatakannya beberapa hari yang lalu!"
__ADS_1