
"Oma, sebenarnya di mana mami dan papi? kenapa tidak pulang-pulang?" tanya Lucas yang terus saja mencari mami dan papinya karena sudah dua hari merasa tidak pulang.
Begitu juga dengan mami Sofia, dia mencium anak keganjilan di sini tapi apa. Menghubungi anak dan menantunya pun percuma karena itu tidak diangkat. Bahkan yang lebih menyebalkannya lagi dan juga Dara d nonaktifkan.
"Sabar ya sayang, mami dan papi kamu sebentar lagi akan pulang. Jadi sabar ya." ucap mami Sofia yang berusaha untuk menenangkan cucunya agar tidak terus mencari keberadaan Dara dan Jordan.
Akhirnya Lucas mengerti dengan apa yang Omanya katakan bahwa dia harus sabar menunggu mami dan papinya.
Sementara Dara, dia yang tertidur tiba-tiba saja terbangun dan mengigau dengan kejadian kemarin saat Antoni menculiknya.
"Aku mohon mas, lepaskan aku. Aku mohon." ucap Dara dengan mata yang terpejam. Dia mengigau hingga membuat Jordan terbangun.
"Sayang, Dara ayo buka mata kamu sayang." Jordan berusaha untuk membangunkan istrinya.
__ADS_1
"Aku mohon, aku harus pulang karena suamiku pasti menunggu." ucap Dara lagi yang terus memohon seperti itu.
Sungguh, mendengar apa yang istrinya katakan saat mengigau seperti itu membuat hari Jordan benar-benar sakit. Sakit sekali hatinya ketika mendengar istrinya yang memohon seperti itu.
"Dara..." panggil Jordan lagi hingga membuat istrinya langsung terbangun.
Melihat bahwa yang ada di dekatnya itu Jordan membuat Dara langsung memeluk tubuh pria berotot yang selalu bersamanya.
"Sayang..." Dara langsung memeluk suaminya ketika mengetahui bahwa pria itu yang ada di dekatnya.
Mendengar suara tangisan istrinya seperti itu membuat Jordan semakin merasa dendam pasa Antoni. Jordan lama sudah bertekad bahwa dia akan membalaskan dendam istrinya. Apa yang Antoni buat akan Jordan balaskan berkali-kali lipat nantinya.
"Tidak akan ada yang terjadi Dara. Kamu aman disini. Ada aku oke." Dara menganggukkan kepalanya di pelukan sang suami. Dia benar-benar ketakutan sekali ketika mimpi buruk itu kembali menghampirinya.
__ADS_1
Sungguh, bayang-bayang di mana Antoni yang naik ke atas ranjang dan merobek bajunya membuat Dara benar-benar merasa ketakutan.
Dia sangat ketakutan dan beruntung Jordan langsung sigap menyadarkannya.
"Jangan pergi, aku mohon jangan tinggalkan aku Jordan. Aku mohon tetaplah bersamaku di sini. Aku takut jika Antoni akan datang, aku takut jika dia nanti akan datang kemari."
"Aku bersumpah atas nama aku sendiri Dara, aku tidak akan membiarkannya datang mendekat ke arahmu. Bahkan dalam mimpi sekalipun aku tidak akan membiarkannya mendatangimu." jawab Jordan pada istrinya.
Dia benar-benar berjanji bahwa dia tidak akan meninggalkan istrinya. Apapun yang terjadi Jordan akan tetap bersama Dara. Tidak akan pernah meninggalkannya.
"Sekarang tidurlah. Ini sudah malam dan besok aku akan mengajak kamu pergi ke pantai. Kita akan berenang di sana dan aku akan membuatmu melupakan apa yang telah terjadi." ucap Jordan dengan pada istrinya hingga membuat Dara kembali mengajak suaminya untuk tidur.
Jordan pun menurut dengan apa yang istrinya lakukan karena dia tahu bahwa wanita yang berada di dalam pelukannya saat ini sedang merasa ketakutan. Kejadian yang telah dialaminya benar-benar membuat Dara trauma maka dari itu Jordan harus terus bersama istrinya.
__ADS_1
"Jangan takut sayang, aku disini untukmu." ucap Jordan lagi.
Akhirnya mereka tidur bersama karena memang malam ini sudah larut.