Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Dating


__ADS_3

Laura yang berada di rumah tiba-tiba saja di kagetkan dengan kedatangan Jeff ke rumahnya. Entah apa yang ingin di lakukan laki-laki itu di rumahnya, tapi yang pasti dia mencium aroma-aroma konspirasi di sini.


"Kenapa kau di sini?" tanyalah orang ketika dia melihat Jeff yang berada di rumahnya. Bukan hanya itu saja, makanya terlihat sangat akrab sekali dengan papinya hingga membuatnya kesal. Terkadang Laura berpikir entah kapan laki-laki itu tidak membuatnya kesal karena setiap kali dia bertemu dengan Jeff pasti dia akan marah dan kesal.


"Aku? aku datang ke sini membawakan bolu hasil buatan mom Veni, katanya ini untuk temanku. Aku tidak tahu siapa yang dimaksudnya tapi karena aku berpikir hanya memiliki teman wanita yaitu kamu, jadi aku mengantarkannya ke sini. Jika kamu tanya kenapa aku bisa sampai di sini maka jawabannya sangat mudah, karena aku pernah menguntitmu sampai ke rumah." jawab Jeff dengan begitu santai hingga membuat Laura kaget bukan main dengan jawabannya.


"Apa?" pekik Laura yang benar-benar tidak percaya ini jika Jeff bisa mengatakan hal seperti itu dengan begitu mudahnya.


Melihat kedua anak remaja yang saling berdebat seperti itu membuat Jordan merasa bahwa hidup yang benar-benar sempurna saat ini. Dia bisa melihat bagaimana putrinya yang terlihat kesal dengan anak laki-laki itu dan yang membuat Jordan tidak habis pikir lagi adalah ketika Jeff bersikap seolah dia tidak takut sama sekali dengan Laura.


"Hahahaha...." Jordan tertawa dengan begitu lepas hingga membuat kedua anak remaja itu melihat ke arahnya yang tertawa begitu lepas tanpa beban lagi.


Dia merasa membawa kehidupannya saat ini jauh lebih sempurna dibandingkan hari-hari sebelumnya karena dia bisa melihat putrinya yang mulai dekat dengan seorang laki-laki dan menurutnya laki-laki itu baik sesuai dengan kriterianya. Apalagi Jeff yang memiliki hobi atau motif atau senang menaiki motor sport membuat Jordan merasa bahwa dia memiliki teman saat ini.


"Papi! kenapa papi ketawa? memangnya ada masalah apa sih?" tanya Laura yang semakin kesal dengan papinya dan juga Jeff yang juga terlihat senyum-senyum sendiri seperti itu.


"Sudahlah, ana pergi. Eits, tapi ingat, jam 10 malam itu paling mentok! Jika berani melanggar, maka habiskan kai Jeff!" ancam Jordan pada anak laki-laki yang pemberani itu menurutnya.

__ADS_1


Jeff sendiri langsung membawa Laura keluar dari rumahnya setelah mendapatkan izin dari papinya.


"Hey, apa yang kamu lakukan?" tanya Laura ketika Jeff menarik tangannya keluar dari rumah dan bahkan kini dia memakai kan helm di kepalanya sebelum menaiki motor milik Jeff.


"Ih, ini apa lagi?" Laura kembali bertanya karena tiba-tiba saja laki-laki itu memakaikan helm di kepalanya dan menyuruhnya untuk naik ke atas motor besar milik Jeff.


"Sudah, ayo cepat naik," tanpa di duga Laura langsung di angkat oleh Jeff karena tidak mau naik ke atas motornya hingga membuat gadis itu kembali berteriak ketika di perlakukan seperti itu oleh Jeff.


"Ahhkk..."


Plak!


Sedangkan Jordan dan Dara yang mengintip itu semua hanya bisa tertawa saja. Bukan Dara sih, tapi Jordan saja.


"Hahaha, sayang lihat putri kita. Dia sudah remaja saat ini dan dia mendapatkan teman yang baik seperti Jeff," ucap Jordan yang sangat antusias untuk mengatakan pada istrinya tentang apa yang.


"Dari mana kamu bisa yakin jika laki-laki itu memang laki-laki baik. Memangnya kamu sudah mengenalnya dan kamu yakin bahwa laki-laki itu memang anak baik-baik dan tidak akan memperlakukan princess kesayangan kita dengan buruk? kamu sendiri tahu bukan bagaimana keadaan di luar sana? aku takut jikalau orang kenapa kenapa nanti ada mendapatkan hal buruk di luar sana ketika kamu membiarkannya pergi berdua dengan laki-laki." Jordan datang memeluk istrinya dan berusaha untuk memenangkan wanita itu. Dia paham maksud Dara, seorang ibu hanya ingin yang terbaik untuk putrinya dan kekhawatiran yang Dara rasakan saat ini itu menurut Jordan sangat wajar karena pada sejatinya ibu-ibu di luar sana pasti akan merasakan hal yang sama. Rasa khawatir ketika mengetahui putrinya pergi bersama seorang laki-laki.

__ADS_1


"Sayang, Dara, aku tahu kamu khawatir dengan Putri kita tapi tolong bersikaplah sewajarnya. Aku memang belum mengenal Jeff cukup lama, tapi aku yakin jika anak laki-laki itu tidak akan berbuat kasar pada Putri kita. Jeff tidak akan pernah melakukan hal yang tidak pada Laura." Jordan kembali menjelaskan apa yang ada di pikirannya saat ini karena menurutnya ketakutan yang Dara rasakan itu akan menghantui dirinya jika dia terus-terusan memikirkannya.


" Hah, semoga saja apa yang kamu katakan itu benar. Aku berharap bahwa putriku akan baik-baik saja dan pulang dengan selamat. Jika sampai dia berani menyakiti putriku maka aku akan membalasnya bahkan sampai ke liang kubur sekalipun." Dara langsung meninggalkan Jordan begitu saja karena dia tidak ingin membicarakan hal ini lagi dengan suaminya.


Di saat mami dan papinya di rumah sedang membicarakan tentang mereka berdua, kini Jeff menancapkan laju motornya untuk berkeliling ke pusat kota. Dia ingin mengajak Laura jalan-jalan karena dia merasa bosan di rumah.


"Hey, are you happy?" tanya Jeff ketika mengetahui bahwa Laura tidak bereaksi apapun di atas motornya bahkan setelah mereka keluar dari rumahnya tadi.


"Aku sudah mengatakan kepadamu tadi apa maksudmu mengajakku pergi seperti ini? aku tidak bermaksud menolakmu dan aku juga ingat dengan janji yang pernah ku ucapkan bahwa aku akan menuruti apapun keinginanmu dalam satu hari tapi asal masih berada dalam garis wajar."


"Lalu, apa menurut kamu ini tidak wajar? berjalan-jalan menggunakan motor ini tidak wajar? apa kamu tidak menyukai motor dan lebih menyukai naik mobil?"


Plak!


Laura kembali memukul bahu Jeff karena dia sangat kesal saat ini. Dia tidak bisa melakukan apapun dan tiba-tiba ada yang diajak pergi seperti ini. Bahkan saat ini dia sedang menggunakan setelan piyama Minion miliknya.


"Aku malu sumpah demi Tuhan rasanya malu sekali. Aku di ajak jalan-jalan naik motor dan aku hanya memakai piyama tidur? Astaga, aku benar-benar tidak bisa membayangkan ini semua dan orang harus di salahkan di sini itu kamu." Laura terlihat sangat kesal dengan semua yang Jeff lakukan padanya.

__ADS_1


"Tidak masalah, bagi ku kau itu tetap cantik! kamu itu cantik Laura," puji Jeff lagi hingga membuat garis itu terdiam dan mengumpat di dalam hatinya saja.


__ADS_2