
Laura merasa lelah setelah seharian pergi bersama Jeff dan juga teman-temannya namun, pagi ini dia juga harus kembali bangun untuk berangkat ke sekolah karena memang ini hari sekolah.
Saat Laura keluar dari rumahnya, dia sudah melihat Jeff di sana dengan scooter matic miliknya. Dia menatap tidak percaya dengan semua ini. Benarkah di akan di perbolehkan untuk membawa benda pink tersebut ke sekolahnya?
"Apa ini? apa kamu benar-benar aku jika aku beloh naik ini?" tanya Laura ketika melihat Jeff sudah memanaskan motor yang akan dibawanya ke sekolah.
"Jangan banyak bertanya lagi. Sudah ayo cepat ambil tasmu dan kita akan sarapan di luar. Aku ingin mengajakmu sarapan di warung bubur terkenal murah dan enak. Kamu harus mencobanya." Laura berlari ke dalam rumahnya mengambil tas serta perlengkapan sekolahnya yang lain. Sebelum berangkat ke sekolah, Laura tak lupa berpamitan pada keluarganya karena pagi ini dia akan pergi bersama Jeff.
__ADS_1
"Ayo," ajak Laura yang terlihat sangat bersemangat dengan harinya. Pagi ini dia benar-benar merasa bersemangat karena dia akan pergi sekolah dengan skuter matic yang sudah sangat lama di impikannya.
"Pakai helm, karena katanya ada razia nanti. Bagaimana SIM dan surat-surat milikmu?" tanya Jeff karena dia tidak ingin membahayakan mereka berdua yang mengendarai sepeda motor tapi tidak memiliki SIM.
"Sudah, aku sudah menyiapkan dari dompetku. Jadi ayo berangkat sekarang." lor terlihat sangat bersemangat sekali untuk pergi ke sekolah dengan motor impiannya. Di perjalanan menuju sekolah, mereka memang melewati beberapa ruas jalan yang melakukan razia dan beruntungnya mereka bisa melewati itu semua tanpa ada drama sama sekali. Tepat saat mereka sampai di warung bubur yang Jeff katakan tadi, Laura langsung turun dari motornya karena memang dia sudah lapar. Bubur ayam di sini memang sangat terkenal sekali, apalagi dengan soto ayamnya yang langsung dimasak di sana. Sungguh membuat Laura semakin bersemangat. Saat mereka masuk ke tenda bubur tersebut, sia mihat kakaknya yang sedang mengantri bubur ini juga dan Laura langsung mendapatkan tatapan tajam dari Lucas.
"Kami sengaja memang mau sarapan bubur di sini kak. Laura juga sudah berpamitan pada orang tuanya untuk sarapan di luar bersamaku dan mereka menyetujuinya. Maaf jika terdengar sangat kurang ajar di telinga kakak, tapi memang seperti ini kenyatannya." Lucas terus saja menatap pada laki-laki muda yang begitu berani menjawabnya. Tidak ada rasa takut sedikit pun di wajahnya seperti kebanyakan orang di luar sana.
__ADS_1
"Jika begitu jangan bolos. Kalian harus sekolah dan pesan saja buburnya untuk bawa ke sekolah. Lagi pula sekolah kian tidak jauh lagi dari sini bukan?" keduanya langsung menganggukkan kepala mereka karena memang seperti itu yang mereka inginkan.
Jeff memesan sarapan untuk mereka berdua dan akan di bawa ke sekolah nantinya. Setelah Lucas berpamitan pada Laura, keduanya juga langsung bergegas ke sekolah lagi setelah selesai mendapatkan pesanan mereka untuk kembali ke sekolah.
...****************...
Maaf belum bisa nulis banyak, soalnya badan lagi gak fit 😔
__ADS_1
mohon doanya ya semua 🙏🏽