Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Di Temukan


__ADS_3

Sepanjang jalan menuju tempat dimana Dara berada, Jordan merasa aneh ketika memasuki pemukiman ini karena banyak sekali orang yang melihat mereka. Apalagi ketika mereka mulai memasuki perkampungan dan itu semakin membuat banyak orang menatap pada mereka.


Lihat, bahkan saat ini banyak orang yang mulai keluar dari rumah merek ketika melihat Jordan dan anak buah Elang lewat.


"Aku tidak mengerti kenapa mereka melihatku seperti itu." hujan Jordan yang merasa tidak enak ditatap banyak orang seperti itu.


"Abaikan saja tuan, karena sebentar lagi kita akan sampai ke rumah. Rumah itu berada di ujung kampung ini dan di dekat sungai. Kita harus sampai di sana sebelum terlambat." akhir hajar dan pun bisa memaklumi semua itu karena memang ini perkampungan dan jarang dimasuki oleh orang-orang sepertinya.


Semakin dekat dengan tempat di mana istrinya berada, jantung Jordan semakin berdetak kencang dan dia takut jika terjadi sesuatu pada Dara nantinya. Entahlah, rasa takut itu semakin menguasai dirinya karena dia takut jika yang menculik istrinya melakukan sesuatu hingga meninggalkan luka batin di dalam diri Dara.


Ya, kecurigaan Jordan benar-benar terjadi karena saat ini Dara terus berusaha untuk melawan Antoni.


"Mas, aku mohon lepaskan aku dan jangan lakukan hal ini. Aku mohon mas." pinta Dara dengan sangat pada Antoni.


Sementara Antoni sendiri, dia sudah lagi tidak memperdulikan apa yang wanita itu katakan karena saat ini dia sudah dibutakan oleh hasratnya. Antoni sudah dibutakan dengan keinginannya untuk menyentuh Dara. Apalagi dia melihat bahwa wanita itu semakin terlihat cantik dan seksi. Wajahnya bersinar dan penampilannya jauh lebih baik daripada saat bersamanya dulu.


"Mas, aku mohon..." Dara terus meminta dan mengiba pada mantan suaminya untuk melepaskan dirinya. Tapi pria itu sudah membutakan mata dan hatinya. Bahkan dia tidak lagi memperdulikan wanita itu yang mulai menangis saat ini karena yang dipikirkannya saat ini bagaimana caranya dia melepaskan hasratnya terhadap Dara. Mungkin istilah yang mengatakan rumput tetangga jauh lebih indah dari rumput di rumah sendiri itu memang lebih benar karena antonim melihat bahwa Dara semakin terlihat cantik dan luar biasa ketika tidak bersamanya.


"Ayolah Dara, apa kau lupa bagaimana cara melayani ku dulu? jika memang kau lupa aku bisa mengingatkanmu kembali tentang apa yang pernah kita lakukan. Aku akan memulainya." Dara langsung menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin Antoni melakukan hal itu padanya.


"Tidak! jangan lakukan itu mas. Mas Antoni, aku mohon jangan lakukan itu. Aku mohon Mas." Dara menangis karena dia tidak sanggup membayangkan bagaimana jika tubuhnya kembali dijamah oleh pria yang sudah menceraikannya.


Pria yang sangat dicintainya dulu, pria yang bisa-bisanya mengkhianati dirinya dengan wanita yang sangat dikenalinya.


"Mas Antoni..."


Srek...


Antoni merobek pakaian Dara hingga membuat bagian Dada wanita itu sudah terlihat. Dara langsung menutupinya dengan kedua tangannya.

__ADS_1


Sungguh, di saat seperti ini Dara sangat bantuan suami. Apakah Jordan sudah mengetahui ada di culik oleh Antoni?


"Jordan ku mohon datanglah sayang..." ucap Dara dengan suara lirihnya.


Mendengar apa yang Dara katakan membuat Antoni tertawa keras hingga membuat Dara merasa heran dengan semua itu.


"Hahahaha...kasihan sekali kau Dara." Antoni terus tertawa hingga membuat Dara semakin menatap tidak percaya dengan Antoni.


Pria itu semakin tidak di kenalinya lagi. Dara benar-benar merasa tidak percaya karena Jordan telah begitu banyak berubah.


"Biar aku katakan padamu Dara, bahwa suami ku itu tidak akan pernah sampai disini karena dia tidak akan pernah menemukan kita, jadi nikmatilah kebersamaan kita ini Dara." Ucap Antoni yang mulai melancarkan aksinya. Dia naik ke atas tempat tidur untuk menggauli Dara.


"Ahhhkkk...Lepaskan aku Mas..." teriak Dara saat dia hendak kabur dari Antoni namun dengan cepat pula pria itu mencegahnya.


Brugh...


"Aku mohon lepaskan aku Mas..." Pintanya dengan air mata pada Antoni.


Brak!


Antoni melihat ke arah pintu yang di dobrak saat dia hendak melaksanakan aksinya.


"BAJINGAN!" teriak Jordan ketika melihat Antoni yang berada di atas tubuh istrinya.


Dia langsung berlari ke arah Antoni dan menghajarnya habis-habisan di sana.


"Aku ku bunuh kau Antoni!" teriak Jordan yang terus saja memukuli pria yang telah melecehkan istrinya.


Bahkan pria itu sudah tidak bisa lagi berkutik ketika dia menguasainya karena Jordan tidak membiarkan pria itu memiliki celah sedikit pun karena saat ini Jordan sudah seperti kerasukan setan.

__ADS_1


"Hiks...sayang, sudah..." pinta Dara pada suaminya. Apalagi ketika dia melihat bahwa saat ini Antoni sudah tidak bisa bergerak lagi.


"Dara..." panggilnya yang langsung memeluk sang istri.


Jordan merasakan ketakutan yang sangat luar biasa. Dari pelukannya saja Jordan sudah bisa merasakannya jika saat ini istrinya sangat ketakutan.


"Jordan...hiks...hiks..." Dara menangis di pelukan suaminya hingga membuat Jordan merasa sangat sakit mendengar suara tangisannya.


"Tenanglah sayang, aku disini." ucap Jordan yang berusaha untuk menenangkan sang istri.


"Jordan..." panggilnya sebelum dia kehilangan kesadaran hingga membuat Jordan kembali panik ketika melihat istrinya pingsan.


"Dara, sayang..." panggil Jordan yang merasa ketakutan.


Di bukanya kemeja yang di pakainya saat itu dan memasangkannya pada tubuh Dara yang sudah terbuka.


"Bantu aku untuk membawanya. Pastikan bahwa dia masih hidup saat aku menemuinya nanti!" ucap Jordan pada anak buahnya Elang.


Dia menaiki mobil milik Antoni yang berada di sana. Sepanjang perjalanan menuju kota, Jordan terus saja berusaha untuk membangunkan istrinya agar Dara lekas sadar.


Jordan tidak ingin membawanya ke rumah sakit karena pasti Dara tidak mau maka jadilah dia membawa Dara ke Vila tempat dimana dia bisa membuat istrinya tenang.


"Akan ku buat kau menyesal karena telah melakukan hal ini pada istri ku Antoni. Akan ku buat kau menangis memohon ampun bahkan di setiap tetes darahmu. Aku akan membuat mu menyesal." ucap Jordan dengan penuh amarah.


Dia akan membuat Antoni menerima akibat dari perbuatannya terhadap Dara. Tidak akan Jordan biarkan pria itu mendapatkan kebebasan lagi. Jika hanya hukuman penjara saja itu sangat biasa menurutnya.


Maka dia akan meminta tolong pada temannya untuk menyimpan Antoni untuk dirinya. Jordan akan menyiksa pria itu setiap harinya agar dia tau apa yang di perbuatanya terhadap Dara akan dibalas kan dua kali lipat lebih menyakitkan oleh Jordan.


"Kau akan menyesal Antoni. Aku akan membuat mu teru memohon hingga kau tidak bisa lagi untuk menangis. Aku akan pastikan itu!"

__ADS_1


__ADS_2