Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Hidup Baru Lucas


__ADS_3

Kini, kehidupan Lucas benar-benar berubah drastis. Jika biasanya saat bangun tidur dia langsung menyiapkan sendiri perlengkapannya untuk bekerja maka tidak dengan saat ini karena ada istri yang sudah menyiapkan keperluannya. Bagian, saat lu cas baru bangun dari tidurnya udah pada melihat pakaian yang terletak di atas meja rias milik Dahlia. Tadi, setelah melakukan salat subuh berjamaah Lucas kembali tertidur karena dia merasa sangat lelah. Beberapa hari sebelum pernikahannya dia tidak bisa tidur dengan tenang karena merasa gugup, maka dari itu dia tertidur dengan begitu pulasnya setelah melakukan salat subuh bersama Dahlia tadi pagi.


"Aku benar-benar tidak percaya jika aku sudah menikah dan mendapatkan istri yang sehebat Dahlia. Dia adalah wanita yang sangat luar biasa. Tidak hanya cantik wajahnya saja, tapi hatinya pun begitu cantik dengan segala kelembutan dan tutur katanya. Astaghfirullah, pikiranku tidak bisa terlepas darinya ya Allah," ucap Lucas dengan segala kekagumannya pada sang istri. Karena tidak ingin berlama-lama di dalam kamarnya dia memilih untuk pergi membersihkan dirinya lagi dan memakai pakaian yang sudah disiapkan Dahlia. Saat dia selesai bersiap, Lucas keluar dari kamarnya dan melihat bahwa istrinya sedang membersihkan rumah keluarganya.


Melihat istrinya yang sudah membersihkan ruangan keluarga seperti itu membuat Lucas langsung menghampirinya dan berinisiatif untuk membantunya. Namun, Dahlia langsung menolaknya karena dia belum sarapan.


"Kamu sarapan aja lebih dulu, mau sarapan apa biar aku siapkan?" tanya Dahlia karena dia tahu bahwa suaminya belum makan siang kemarin. Begitu juga dengan keluarganya, ketika melihat Lucas yang baru saja keluar dari kamarnya membuat mereka langsung mengarahkan dirinya untuk membawa suaminya makan. Lucas sendiri merasa tidak enak dengan semua ini apalagi dia yang baru bangun tidur lalu untuk sarapan sementara keluarga besar istrinya sedang membersihkan rumah mereka saat ini.


"Tidak masalah, aku bisa makan nanti. Sekarang aku ingin membantu membersihkan rumah dulu." tolak Lucas karena dia ingin membantu keluarga istrinya untuk membereskan kekacauan karena pesta pernikahan mereka kemarin.


"Kamu memang harus membantu kami tapi setelah sarapan. Kami, sudah sarapan lebih dulu maka kami harus bekerja setelahnya. Jadi, kalau kamu ingin membantu maka sarapan lebih dulu karena masih banyak lagi yang harus kita bereskan setelah ini." ucap Farid, kakaknya Dahlia.

__ADS_1


Mendengar apa yang dikatakan kakak iparnya membuat Lucas langsung menurut dan ikut sarapan bersama istrinya. Sungguh, ini adalah sarapan pertamanya sebagai seorang suami dan dilayani oleh istrinya. Dahlia benar-benar sangat luar biasa dalam melayaninya pagi ini, sangat lembut dan begitu banyak memperhatikannya walau hanya dengan sarapan nasi goreng saja tapi rasanya ini sangat enak karena dimasak langsung oleh istrinya.


"Maaf, pagi ini hanya ada nasi goreng saja, nanti jika kita sudah pindah ke rumah kita sendiri maka aku akan setiap hari memasak untuk kamu." Lucas hanya tersenyum saja mendengar apa yang istrinya katakan. Dia tidak mempermasalahkan semaksi tentang makanan karena dia bisa makan apapun yang dia inginkan tanpa harus dimasak oleh Dahlia.


"Tidak perlu repot-repot karena aku bisa makan apapun yang aku inginkan. Kita bisa makan di luar atau ada pembantu yang untuk memasak kita tanpa harus kamu yang melakukannya. Aku merasa lelah dalam mengurus rumah tangga." jelas Lucas pada istrinya. Dia tidak akan memberatkan Dahlia dengan segala urusan tentang makan dirinya karena dia bisa makan apapun yang dia inginkan seperti biasanya. Lagi pula nggak perlu capek-capeknya dia mau masak untuknya karena mereka bisa menyuruh pembantu untuk memasak.


"Bisa aku mengatakan sesuatu?" tanya Dahlia pada suaminya.


"Ya, katakan saja apa yang kamu inginkan maka aku akan menurutinya." jawab Lucas. Dahlia menganggukkan kepalanya sebelum dia mengatakan apa yang ingin dikatakannya pada Lucas saat ini.


"Baik, kamu hanya diperbolehkan untuk masak saja dan urusan rumah tangga lainnya seperti membersihkan rumah dan beres-beres itu urusan pembantu. Mereka akan datang dari rumah mami dan papi dan setelahnya mereka akan kembali seperti yang kamu inginkan. Satu hal lagi, bisa mulai berhenti mengajar dan fokus pada keluarga kita saja?" Dahlia menganggukkan kepalanya dengan mantap karena memang dia sudah memutuskan bahwa dia akan berhenti mengajar di sekolah untuk fokus pada keluarganya.

__ADS_1


Melihat jawaban dari istrinya membuat Lucas merasa bahagia karena Dahlia mau menurun tanpa harus ada perdebatan di antara mereka. Lagi pula dia bisa bertanggung jawab penuh atas kehidupan Dahlia karena mulai saat ini dia akan menanggung segala keperluan istrinya.


"Baik, jika seperti itu. Kita sudah sepakat untuk semua ini bukan? Aku tidak tau berapa uang bulanan yang kamu butuhkan, tapi aku sudah menyiapkan semua ini jauh sebelum kita menikah. Kamu bisa menggunakannya suka hati kamu. Aku akan mengisinya lagi setiap bulannya, bahkan jika belum sebulan sudah habis aku akan mengisinya lagi." Dahlia tersenyum ketika mendengar apa yang suaminya katakan.


"Memangnya berapa banyak uang yang harus dihabiskan untuk mengurus rumah tangga kita? bahkan kami yang ada lima orang di rumah saja hanya menghabiskan uang belanja 5 juta selama sebulan. Lalu bagaimana dengan kita berdua? apa kamu ingin makan steak setiap hari?" Leo menggelengkan kepalanya karena dia tidak bermaksud seperti itu.


"Aku tidak bermaksud untuk merendahkan kamu dan keluarga kamu, hanya saya aku memang tidak ingin membatasi apapun yang kamu inginkan kecuali bekerja di luar. Jika itu soal makan aku tidak memilih apapun jenis makanan karena aku bisa memakan segalanya kecuali ikan lele dan juga belut. Sungguh, aku geli dan tidak bisa memakannya. Jadi masaklah makanan selain dua itu maka aku akan memakannya."


"Baik jika begitu, aku akan menyimpan kartu ini dan setiap Jum'at aku akan memasak makanan untuk sedekah Jum'at untuk masjid dan orang kurang mampu. Apa kamu keberatan?" tanya Dahlia yang meminta izin pada suaminya.


"Tidak sama sekali. Aku akan membebaskan kamu dengan semua itu sayang."

__ADS_1


Deg!


Jantung Dahlia berdegup kencang ketika mendengar kata sayang keluar dari bibir Lucas hingga membuatnya tersipu malu.


__ADS_2