
Hari ini dijadwalkan pengasuh si kembar akan datang ke rumah, Neta sudah kembali menata hatinya, berkat dukungan suaminya akhirnya suasana hati Neta kembali seperti semula, ia mulai menikmati perannya menjadi seorang Ibu. Ia selalu mengingat ucapan Dika, selalu berpikir positif.
Neta dan Dika menyadari terdapat tugas yang berat di pundak seorang Ibu usai melahirkan buah hatinya. Dika selalu membantu Neta untuk melakukan relaksasi baik tubuh maupun pikirannya. Sehingga psikologis Neta berangsur-angsur pulih.
Nathan dan Nala sudah selesai menyusu mereka berdua terlelap tidur. Terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar.
" Ya sebentar " Neta berjalan membuka pintu terlihat Mbok Sum sudah berdiri di depannya.
" Kenapa Mbok ? " tanya Neta.
" Ada tamu Mbak, katanya pengasuh yang diminta oleh Mas Dika, tempo hari " jawab Mbok Sum.
" Oh ya.. Mbok tolong disini dulu ya jaga si kembar, saya mau menemui pengasuh nya dulu " ucap Neta.
" Iya Mbak "
Neta keluar kamar menuruni anak tangga menuju ruang tamu. Ia melihat seorang wanita yang tidak terlalu muda sedang duduk di sofa tamu.
" Siang " ucap Neta.
" Selamat siang, dengan Bu Neta " ucap wanita itu.
" Ya saya Neta "
" Perkenalkan Bu nama saya Kiki, saya diutus oleh agen untuk kesini, sebagai pengasuh "
" Oh ya Ki, salam kenal ya, hmm.. sebelumnya kamu sudah bekerja berapa lama ? " tanya Neta.
" Saya pernah bekerja menjadi pengasuh selama 2 tahun Bu, karena majikan saya yang dulu pindah ke luar negeri jadi semenjak itu saya tidak bekerja lagi di majikan saya yang dulu " jawab Kiki.
" Oke.. biasa merawat bayi ? " tanya Neta.
" Biasa Bu karena saya di agen sempat mengikuti beberapa pelatihan merawat bayi " jawab kiki lagi.
" Oke kalo gitu, kamu udah tahu kan sebelumnya, kalo disini saya punya anak kembar usianya baru sekitar 2 bulan kurang, saya harap kamu betah ya bekerja disini " ucap Neta.
" Iya Bu, pihak agen sudah memberitahu saya sebelumnya "
__ADS_1
" Oke, bisa mulai bekerja hari ini ? " tanya Neta.
" Insyaallah bisa Bu "
" Kalau gitu, kamu ikut saya " Neta beranjak dari duduk nya masuk kedalam rumah diikuti oleh Kiki.
" Ki, ini kamar kamu, sebelah kamar kamu ini kamar Mbok Sum ya, Mbok Sum disini sebagai asisten rumah tangga, dia biasa membantu saya melakukan semua pekerjaan rumah, tugas kamu disini hanya membantu saya mengasuh anak-anak saya, tapi kalau memang kamu ingin membantu Mbok Sum, silakan, tapi tidak juga tidak masalah karena tugas kamu disini hanya mengasuh anak-anak saya, apapun itu kamu bisa tanyakan langsung ke saya atau ke Mbok Sum, oya.. suami saya tidak tiap hari di rumah, ia biasanya berangkat pagi pulang malam " ucap Neta.
" Iya baik Bu, terima kasih sebelumnya " balas Kiki.
" Sekarang simpan dulu barang-barang kamu, saya ajak kamu ke kamar anak saya " ucap Neta.
" Baik Bu " Kiki mengikuti perintah majikannya sekarang.
Neta berjalan yang diikuti oleh Kiki menuju kamar anaknya, disana sudah ada Mbok Sum yang sedang menunggu si kembar tidur.
" Nah ini kamar anak saya dan ini Mbok Sum " ucap Neta.
Kiki hanya menganggukan kepala begitupun Mbok Sum saat melihat Kiki.
" Mbok ini namanya Kiki nanti dia yang akan bantu aku mengasuh Si kembar "
" Oke Ki, karena Si kembar sedang tidur, kamu boleh beres-beres dulu perlengkapan kamu di kamar dan Mbok boleh kembali lagi ke belakang ya Mbok " ucap Neta.
" Iya Mbak Neta Mbok permisi "
" Baik Bu saya permisi "
Kiki dan Mbok Sum berlalu meninggalkan Neta, Kiki mengekori Mbok Sum menuju kamarnya.
...****************...
" Kamu yang betah ya kerja disini, Mbak Neta baik kok, suaminya juga sama " ucap Mbok Sum kepada Kiki.
" Insyaallah Mbok, Mbok sudah lama kerja disini ? " tanya Kiki.
" Si Mbok dulu kerja sama Ibunya Mbak Neta, Mbok juga dulu pengasuh Mbak Neta, tapi sekarang setelah Mbak Neta dewasa sudah punya anak, saya yang bekerja disini membantu Mbak Neta " jawab Mbok Sum.
__ADS_1
" Oh iya Mbok, hmm Mbok.. suaminya Bu Neta polisi ? " tanya Kiki.
" Iya " jawab Mbok Sum singkat.
" Hmm.. " Kiki menganggukkan kepalanya.
Kiki mulai dengan pekerjaan nya, ia tadi sudah memandikan si kembar, Neta yang memperhatikan pekerjaan pengasuh barunya merasa puas ternyata Kiki bisa telaten merawat Nala dan Nathan, namun Neta belum bisa membiarkan Kiki begitu saja, ia pasti akan terus memantau Kiki beberapa bulan kedepan dalam merawat anak kembar nya.
Sedikit meringankan beban Neta dengan adanya Kiki di rumah, ia jadi bisa kembali merawat tubuhnya pasca melahirkan kemarin. Neta sedang berada di kamarnya, terdengar suara tangisan dari si kembar Neta langsung setengah berlari ke kamar anak nya.
" Kenapa Ki ? " tanya Neta.
" Sepertinya haus Bu " jawab Kiki.
" Ya sudah saya ambil Nathan untuk diberi asi , kamu tolong hangatkan Asi perah untuk Nala " Neta kepada Kiki, ia biasa melakukan seperti itu nanti giliran setelah Nathan yaitu Nala bergantian.
" Baik Bu " ucap Kiki, keluar kamar, karena alat penghangat Asi belum kembali dibawa ke kamar, setelah tadi dibersihkan masih tersimpan di dapur.
Kiki berjalan menuruni anak tangga menuju dapur, ia mengambil penghangat susu untuk Nala, saat ia akan membalikkan badan terlihat seorang laki-laki sedang berjalan akan menaiki anak tangga, membuat Kiki sedikit kaget.
" Astagfirullah.. " ucap Kiki, terdengar oleh Dika.
Dika menoleh seraya berkata " Siapa kamu ?! "
" Ya Tuhan ganteng banget " batin Kiki sedikit bengong.
Dika masih diam di tempatnya, Kiki langsung tersadar.
" Astagfirullah.. " batin Kiki lagi.
" Ma..maaf Pak.. saya Kiki.. pengasuh si kembar " ucap Kiki menunduk.
" Oh.. " Dika hanya mengangguk sekilas lalu berjalan menaiki anak tangga.
Kiki masih diam di tempatnya.
" Ya Allah.. itu pasti Pak Dika suami Bu Neta, ternyata lebih tampan dari fotonya.. tapi.. kok aku takut ya.. ketus banget.. " batin Kiki.
__ADS_1
Kiki masih memikirkan majikannya.
" Jangan sampe salah-salah nih kalo kerja, bisa abis nanti sama Pak Dika.. kesan pertama menyeramkan " batin Kiki lagi.