
Hallo.. pembaca semua... apa kabar.. ?? semoga sehat-sehat semua ya.. author kembali..🤭🤭 mohon maaf author hampir 2 minggu ini pergi tanpa pamit hehe.. bukan disengaja karena ada satu dan lain hal dan juga kesibukan author di dunia nyata.. Insyaallah author akan kembali melanjutkan novel " Diam Diam Jatuh Cinta " ini..
Terima kasih Author kepada pembaca semua yang sudah setia menunggu.. dan bagi yang baru membaca cerita author ini.. author ucapkan selamat bergabung dan selamat membaca karya-karya author yang lainnya ya...
Jangan lupa tetap dukung, like, vote dan komen di setiap karya author yang kamu bacaa... okayy 😉😉😉
Semoga gak lupa ya sama alur ceritanya.. kalo misalkan lupa bisa baca ulang satu atau dua bab sebelumnya.. 😀😉
Happy weekend...
Daan.... selamat membaca...
Salam sayang,
Author 😘
💐💐💐
" Lisa.. Nathan mana ? bukannya tadi saya minta kamu menjaganya ? " tanya Neta.
" O..oh Bu Neta " Lisa sedikit kaget.
Ia bangun dari duduk nya menghampiri Neta.
" Maaf Bu, tidak lama Ibu rapat, Pak Dika dan Pak Bian datang, jadi Nathan sama Bapak Bu di dalam " ucap Lisa.
" Oh.. kirain.. ya sudah terima kasih ya " balas Neta berjalan menuju ruangannya.
Neta membuka pintu ruangannya sambil menggendong Nala.
" Assalamu'alaikum " ucap Neta masuk kedalam ruangan.
__ADS_1
Terlihat Dika dan Bian sedang mengajak main Nathan.
" Wa'alaikumusalam" ucap Dika dan Bian menoleh ke arah Neta.
" Tumben banget loh, udah ada disini aja Mas " tanya Neta.
" Tadi kerjaan udah selesai, makanya aku langsung kesini " jawab Dika.
" Hmm terus ini ? " Neta menunjuk Bian.
" Yah, Mbak kaya yang gak seneng di tengokin adek nya " ucap Bian.
Neta hanya tersenyum, menyerahkan Nala ke pangkuan suaminya.
" Tadi aku liat Mas Dika diparkiran mobil, yaudah aku ikut aja " ucap Bian menghampiri Kakak nya.
" Hmm.. ya " Neta duduk di kursi kebesaran nya lalu merapikan beberapa perlengkapan dirinya dan perlengkapan anak kembarnya.
Setelah beres-beres, Neta mengajak suami dan adiknya untuk pulang.
Sesampainya di depan pintu rumah, Bian dengan sigap bersiap untuk turun dari mobil, Neta yang merasa heran langsung mencegahnya.
" Mau kemana kamu ? " tanya Neta.
" Bu..bukain pintu kan Mbak ? " jawab Bian.
" Udah bisa kok, pintunya udah bisa otomatis terbuka sendiri " balas Neta.
Bian yang mendengar jawaban dari kakaknya mengurungkan Niat nya. Ia kembali duduk menyenderkan punggungnya ke senderan kursi penumpang mobil.
Dika yang sepertinya tahu akal bulus adik iparnya hanya tertawa kecil, Neta yang mengetahui suaminya tertawa sendiri semakin heran.
__ADS_1
" Kenapa Mas ? " tanya Neta.
" Hmm.. " Dika sedikit menolehkan wajahnya keada Neta.
" Kamu ketawa-ketawa sendiri emang nya ada yang aneh ? " tanya Neta lagi.
" Nggak kok, aku gak ketawa, kamu mah salah liat kali.. udah.. udah sampai ayo turun.. Nathan Nala ayo turun sayang.. " Dika berusaha mengalihkan pembicaraan karena Neta akan terus bertanya jika jawaban yang dilontarkan Dika kurang masuk akal.
Mereka turun dari dalam mobil berjalan menuju pintu samping rumah yang biasa selalu terbuka dan tidak dikunci.
Bian yang masih celingak-celinguk melihat ke arah rumah sebelah kakaknya, Dika yang melihat langsung menarik Bian.
" Masuk dulu Ian.. " ucap Dika.
" Oh.. iya siap Mas " balas Bian mengikuti Dika masuk kedalam rumah.
Sesampainya di rumah Neta langsung menyimpan barang-barang nya, membawa Nala dan Nathan ke kamarnya, Neta berniat untuk langsung memandikan kedua anak kembarnya karena terlihat mereka berdua sudah tidak nyaman karena keringat yang menempel di tubuh.
Dika pun sama ia langsung masuk ke kamar untuk mandi dan berganti pakaian sedangkan Bian seperti biasa ia selalu bersantai di ruang tengah sambil memainkan ponselnya.
...****************...
Selang 20 menit, Neta sudah selesai memandikan kedua anaknya. Ia lalu meminta Mbok Sum untuk menjaga Si Kembar disaat ia akan membersihkan tubuhnya. Neta berjalan masuk ke dalam kamar, disaat yang bersamaan Dika keluar dari kamar mandi, setelah menyelesaikan aktifitas nya.
Dika mengibaskan sedikit rambutnya yang masih agak basah sehingga air terciprat ke wajah Neta.
" Maasssss !!! Basah... " Neta mengusap wajahnya sambil menggerutu, itu membuat Dika semakin jahil terhadap istrinya.
" Ayo mandi udah sore " ucap Dika.
" Mau.. " jawab Neta singkat.
__ADS_1
Dika hanya tersenyum kecil, melihat istrinya menyambar handuk yang tergantung lalu masuk kedalam kamar mandi.
Dika sudah selesai menggunakan pakaian rumahan, tadinya ia akan menunggu istrinya untuk turun kebawah menemui Bian, namun karena sepertinya Neta masih betah di kamar mandi, Dika memutuskan untuk turun duluan menemui adik iparnya.