Diam Diam Jatuh Cinta

Diam Diam Jatuh Cinta
BAB 205


__ADS_3

Komplek Perumahan Dika


" Jadi gimana Sa ? saya juga gak enak mempekerjakan kamu disini, setelah tahu apa yang sebenarnya" ucap Neta membuyarkan lamunan Sasa.


" Bu, jujur saya masih ingin disini " balas Sasa.


" Saya tidak masalah, justru saya malah senang, tapi bagaimana dengan orangtua kamu, dengan calon suami kamu ? kamu juga harus menyelesaikan kuliah kan ? " susul Neta.


" Hmm.. iya Bu.. tapi... saya.. " Sasa melihat ke arah si kembar yang sedang bermain.


" Lagi pula si kembar sudah mulai besar, mungkin saya akan memasukkan nya ke day care atau pre school agar ia ada kegiatan tidak hanya di rumah saja " ucap Neta lagi.


" Kamu selesaikan kuliahmu dulu ya.. pintu rumah ini selalu terbuka kalau kamu nanti ingin berkunjung kesini " susul Neta .


Setelah berpikir ada benarnya apa yang dikatakan oleh Neta.


" Bu,maafkan saya ya Bu.. karena permasalahan saya, keluarga Ibu jadi terlibat di dalamnya, pada saat itu saya bingung Bu, karena di pikiran saya, saya tidak mau dijodohkan, akhirnya saya kabur dan bisa bertemu Ibu sekarang " ucap Sasa bercerita.


" Hmm... sudah Sa.. semua pasti ada hikmah nya ya, hikmah pertama, sebaiknya apa pun yang diminta oleh orang tua kamu, pasti untuk kebaikan tidak ada orangtua yang ingin menjerumuskan anak nya Sa, ada baiknya kamu saat itu mencari tahu dulu dan kalaupun kamu memang tidak mau bisa kamu obrolin kan, hikmah kedua saya bisa kenal sama kamu anak-anak bisa deket banget sama kamu, saya juga terima kasih setelah beberapa bulan ini kami sudah bantu saya mengasuh si kembar " balas Neta.


" Iya Bu, banyak hal yang saya dapat disini, ibu baik pak Dika juga baik, saya doakan kebaikan untuk keluarga ibu ya.. " Sasa sedikit berkaca-kaca.


Neta langsung menarik tangan Sasa, memeluknya.


" Terima kasih ya Bu " ucap Sasa.


" Sama-sama Sa saya juga terima kasih " balas Neta.


Rencana nya hari ini Sasa akan dijemput oleh Pak Gabor dan Yoga, setelah tempo hari dari rumah Sakit, Sasa banyak dinasehati oleh Dika dan Neta sampai akhirnya Sasa menyetujui untuk kembali pulang, Yoga diminta Pak Gabor untuk menyelesaikan administrasi Sasa ke kantor penyalur pengasuh.


Neta sudah meminta Dika untuk pulang dulu siang hari, saat Pak Gabor dan Yoga membawa pulang Sasa.

__ADS_1


...****************...


Jam sudah menunjukkan pukul 1 siang, Neta baru selesai shalat dhuhur, karena Nala masih sedikit rewel mungkin masih masa pemulihan pasca sakit kemarin.


Tiba-tiba pintu kamarnya diketuk, Neta langsung berjalan membuka pintu kamarnya, terlihat Mbok Sum sedang berdiri di balik pintu.


" Kenapa Mbok ? " tanya Neta.


" Bu dibawah ada tamu, yang tempo hari kemari " jawab Mbok Sum.


" Oh ya, terima kasih Mbok " balas Neta.


Neta bergegas membuka mukena nya, menggunakan jilbab lalu berjalan kembali keluar kamar menuju ruang tamu.


" Assalamu'alaikum, selamat siang Pak Gabor, Pak Yoga " ucap Neta memberikan salam.


" Wa'alaikumusalam Bu "


" Ya terima kasih Bu Neta, Oya Pak Dika sedang bertugas Bu ? " tanya Pak Gabor.


" Iya Pak, tapi sepertinya akan pulang dulu mungkin sebentar lagi, oya saya panggilkan Sasa dulu ya Pak " jawab Neta.


" Oya Bu silakan " balas Pak Gabor sedangkan Yoga hanya mengangguk saja.


Neta berjalan meninggalkan Pak Gabor dan Yoga menuju kamar Sasa. Saat Neta sudah di depan kamar Sasa, Sasa sudah membuka pintu kamarnya.


" Eh Bu Neta " ucap Sasa.


" Sa, orangtuamu sudah ada di depan ayo bersiap " ucap Neta.


" Hmm.. iya Bu " balas Sasa.

__ADS_1


Ia kembali masuk kedalam kamar untuk mengambil kopernya.


Sasa dan Neta berjalan menuju ruang tamu, sesampainya di ruang tamu, ternyata Dika sudah sampai rumah.


" Loh.. Mas sudah pulang ? " tanya Neta.


" Iya baru saja " jawab Dika.


" Hmm.. Begitu Pak Dika, Bu Neta, sebelumnya saya memohon maaf anak saya sudah merepotkan dan memalsukan identitas nya selama bekerja disini, dan saya juga berterima kasih sudah menerima anak saya disini " ucap Pak Gabor.


" Ya Pak kami juga memohon maaf, sebelumnya kami tidak tahu siapa Sasa sebenarnya " balas Dika.


" Tidak masalah Pak, ini kesalahan anak saya " ucap Pak Gabor.


Dika hanya mengangguk sedikit tersenyum.


" Kalau begitu kami permisi ya Pak Bu, sekali lagi terima kasih banyak, mungkin kedepannya kita masih akan bertemu untuk progres kerja sama perusahaan kita, kita tutup permasalahan Sasa, kita mulai dengan kerja sama perusahaan Pak, mungkin nanti saya akan meminta Yoga untuk kembali kesini sesuai jadwal bisnis kita " ucap Pak Gabor.


" Siap Pak.. kami tunggu progres dari GGC untuk MGM Grup " balas Dika.


" Ya baik.. sampai bertemu lagi Pak " ucap Pak Gabor.


" Bu terima kasih banyak ya " ucap Sasa.


" Iya Sa.. sehat-sehat ya nanti kalo liburan jangan lupa main-main kesini " balas Neta.


" Siap Bu "


" Oya.. jangan lupa undangan nya ya " ucap Neta membuat Yoga dan Sasa kembali salah tingkah.


" Oh.. hahaha.. ya Bu.. untuk Pak Dika dan Bu Neta pasti kami utamakan " balas Pak Gabor.

__ADS_1


__ADS_2