
Ting Tong..
Ting Tong..
Neta yang sedang santai bersama Si Kembar mendengar suara bel rumahnya berbunyi, memang hari ini ia tidak pergi ke perusahaan sesuai permintaan Dika, sebelum ada pengasuh baru untuk Si Kembar, Neta belum diijinkan untuk kembali ke perusahaan.
" Sayang sebentar ya .. Mama liat dulu kedepan kayanya ada tamu " Neta beranjak dari duduk nya setelah berbicara kepada kedua anaknya.
Saat Neta akan berjalan, Mbok Sum tergopoh-gopoh menghampiri Neta.
" Mbak Neta, biar Mbok saja, Mbak disini saja sama Si Kembar " ucap Mbok Sum.
" Oh gitu Mbok ya udah deh " Neta kembali duduk menemani Si Kembar bermain.
Mbok Sum langsung menuju pintu utama rumah, ia membuka pintu, terlihat seorang wanita muda berdiri tepat di depan pintu.
" Maaf ya mau kesiapa ? " tanya Mbok Sum.
" Oh.. Maaf Bu apa benar ini dengan rumah Bapak Mahardika Bimantara ? " ucap wanita muda itu sambil membaca di secarik kertas.
" Iya betul, tapi Bapak Mahardika nya sedang tidak ada di rumah, ada perlu apa nanti saya sampaikan " balas Mbok Sum.
" Hmm.. saya yang diperintahkan oleh lembaga penyalur pengasuh, untuk bekerja disini sebagai pengasuh, perkenalkan nama saya Sasa " wanita muda itu menyodorkan tangannya.
" Oh ya.. saya Mbok Sum.. ayo silakan masuk di dalam kebetulan ada Bu Neta istri Pak Mahardika " ucap Mbok Sum.
" Oh ya terima kasih.. " Sasa masuk ke dalam rumah mengekori Mbok Sum.
" Duduk dulu saja, saya panggilkan Bu Neta ya sebentar " ucap Mbok Sum lagi.
" Hmm " Sasa hanya tersenyum menganggukan kepalanya.
Mbok Sum meninggalkan Sasa di ruang tamu sendirian, ia menghampiri Neta untuk memberitahu jika ada pengasuh untuk Si Kembar.
__ADS_1
" Siapa Mbok ? " tanya Neta saat Mbok Sum menghampiri nya.
" Itu Mbak.. katanya pengasuh dari lembaga penyalur " jawab Mbok Sum.
" Yang bener Mbok ? Alhamdulillah " Neta berbinar.
" Iya Mbak " Mbok sum mengangguk.
" Mbok tolong jaga si kembar ya, saya mau menemui tamunya dulu " ucap Neta seraya berjalan menuju ruang tamu.
Neta berjalan menuju ruang tamu, dari kejauhan ia sudah melihat wanita muda sedang duduk di kursi tamu.
" Ehem.. Assalamu'alaikum " ucap Neta.
" Wa'alaikumusalam.. " balas Sasa langsung berdiri dari duduknya.
" Santai aja, silakan duduk lagi " ucap Neta.
" Oya.. kamu yang dikirim dari lembaga penyalur apa ? " tanya Neta.
" Saya dari lembaga penyalur Kasih Sayang Bu " jawab Sasa.
" Hmm.. berarti bener ini pengasuh dari lembaga penyalur yang sempet mas Dika hubungi " batin Neta.
" Oke.. saya sudah lama loh nunggu, kamu sudah tahu kalo disini kamu mengasuh dua anak sekaligus alias kembar ? " tanya Neta.
" Sudah Bu saya sudah diberitahu oleh Lembaga " jawab Sasa.
" Oke.. sekarang kamu ikut saya, saya tunjukan dimana kamar kamu " ucap Neta.
" Baik Bu " Sasa beranjak dari duduknya mengekori Neta kemana Neta pun melangkah.
" Nah ini anak-anak saya yang akan kamu asuh nanti " ucap Neta kepada Sasa.
__ADS_1
" Haloo.. adik manis.. salam kenal yaa.. nanti kita main yuk " ucap Sasa kepada Nala, Nala hanya sedikit nyengir melihat orang baru dihadapan nya, namun Nathan saat akan di dekati ia malah mendekati Mbok Sum.
" Ayo kita ke kamar kamu dulu " ucap Neta lagi.
" Baik Bu " Sasa mengikuti Neta kembali sambil berusaha untuk pendekatan dengan Si Kembar ia melambaikan tangan sambil dadah dadah kepada Nala dan Nathan, Neta yang melihat tingkah pengasuh baru untuk Si Kembar menjadi tertawa kecil.
Sesampainya di depan pintu kamar, Neta langsung membukanya.
" Nah ini kamar kamu, masukan saja barang-barang kamu kedalam lemari " ucap Neta.
" Baik Bu, terima kasih " ucap Sasa masuk kedalam kamar lalu menyimpan tas baju yang ia bawa.
" Oya kita belum kenalan, nama kamu siapa ? " tanya Neta.
" Oh iya Bu maaf nama saya Salsabila Bu, panggil saja Sasa " jawabnya.
" Sasa.. oke .. kamu istirahat dulu saja ya, tugas kamu disini cuma mengasuh Si Kembar, saya ibu pekerja, pagi-pagi saya sudah harus bekerja dan pulang sekitar jam 4 sore, suami saya atau Papa nya Si Kembar dia pulang tidak tentu, tapi biasanya dia berangkat pagi pulang sore atau malam, jadi di rumah ini siang hari hanya ada Si Kembar dan Mbok Sum, pola makan dan tidur anak saya seperti biasanya " Neta terus memberitahu Sasa tentang tugasnya dalam mengasuh Si Kembar.
" Hmm.. Baik Bu.. " ucap Sasa.
" Pokonya kamu jangan sungkan apapun itu, kalo seandainya kamu mau makan kamu bisa minta Mbok Sum atau mau bikin sendiri juga gak apa-apa, pokonya tugas kamu disini membantu saya mengasuh Si Kembar ya, kalo seandainya kamu mau bantu-bantu Mbok Sum ya itu terserah kamu, kalo ada apa-apa kamu minta Mbok Sum atau bilang ke saya langsung juga gak apa-apa " ucap Neta lagi memperjelas.
" Baik Bu terima kasih banyak saya sudah diterima disini dengan baik oleh Ibu " balas Sasa.
" Hmm.. jangan sungkan ya, semoga kamu betah disini " Susul Neta.
" Iya Bu " Sasa kepada Neta.
" Oke saya keluar dulu ya, kalo perlu apa-apa atau mau tanya apa-apa bisa ke saya atau ke mbok Sum " Neta keluar dari kamar Sasa kembali ke ruang tengah untuk bermain bersama Nala dan Nathan.
Setelah kepergian Neta, Sasa mulai merapikan pakaian yang ia bawa kedalam lemari, beberapa perlengkapan ia rapikan di meja rias yang berada di kamar. Untuk ukuran kamar pengasuh memang cukup luas dan furniture didalam nya juga cukup lengkap juga dilengkapi televisi walaupun tidak terlalu besar tapi lumayan untuk menemani jika malam susah tidur.
" Bu Neta sepertinya memang orang baik, suaminya seorang polisi.. semoga aku aman disini... " batin Sasa.
__ADS_1