
papa geo berpamitan dengan senyuman yang sumringah berbeda dengan mama geo yang ekspresi wajahnya tidak bahagia
seperti nya mama geo masih belum bisa menerima pernyataan anak semata wayangnya
geo mengantarkan kedua orang tuanya sampai ke parkiran
kini tinggal allena sendiri yang berada di dalam kamar
ia merasa sangat malu atas pengakuan geo apalagi ketika melihat raut wajah mama nya yang seperti nya tidak menyukai hubungan mereka
ketika geo kembali masuk allena sengaja mengalihkan pandangannya
geo berjalan mendekati allena ia tahu kalau saat ini allena marah padanya
geo memeluk allena dari belakang kemudian berkata
"kamu kenapa kok cemberut gitu" ia mencoba menggoda allena
"rasa nya sangat lega akhirnya mama dan papa sudah mengetahui nya ...mereka tidak lagi sibuk mencari kan jodoh untukku " ucap nya lagi
allena langsung menjawab
"mama kamu tidak menyukai ku...sepertinya yang di bilang mama kamu benar aku hanya pelarian mu saja"
"pelarian bagaimana maksud mu all...aku bahkan tidak pernah merespon wanita manapun....kamu bahkan tau keseharian ku bagaimana dan dengan siapa saja aku bertemu" ucap geo membela dirinya
"aku memang belum pernah mengungkapkan perasaan ku... tapi tindakan ku selama ini apa! belum cukup untuk meyakinkan perasaan ku kepadamu" ucap geo lagi
__ADS_1
sejenak allena berfikir
memang benar selama ini geo sudah cukup banyak berkorban untuk allena bahkan ia rela menaruhkan nyawanya demi melindungi allena
dan itu semua murni karena geo mencintai allena entah kapan rasa itu mulai tumbuh tapi seiring berjalannya waktu semakin hari
geo semakin ingin terus bersama nya dan tidak ingin kehilangannya
perdebatan mereka terhenti ketika ada suara ketukan pintu dari luar
geo kemudian menyuruh nya masuk ternyata salah satu suster menyuruh geo untuk menemui dokter
di ruang dokter
geo di persilahkan untuk duduk dan dokter menjelaskan kondisi allena yang sudah membaik dan di perbolehkan untuo pulang
setelah perbincangan itu selesai geo kemudian menuju ruangan administrasi untuk menyelesaikan pembayaran
tapi ketika geo masuk terlihat allena yang sudah berpakaian rapi duduk menunggu geo
tanpa menunggu lama mereka berdua langsung pergi meninggalkan rumah sakit
mobil mereka berjalan menuju hotel tempat mereka menginap
di dalam mobil keduanya saling diam tidak ada yang memulai pembicaraan
bahkan keduanya terlihat asing saat itu
__ADS_1
geo masih dalam amarahnya karena allena yang tidak peka terhadap perasaannya
sementara perasaan allena yang masih campur aduk kerena pernyataan geo yang membuat mamanya geo tidak menyukainya
setibanya di hotel mereka tidak lagi berjalan beriringan melainkan allena yang berjalan di depan sementara geo yang berada di belakangnya
mereka menuju kamar masing-masing untuk beristirahat karena besok pagi mereka harus kembali ke Jakarta
ketika mereka sama-sama membuka pintu tidak ada sepatah katapun yang mereka ucapkan saat pandangan mereka bertemu
allena langsung masuk ke dalam kamar dan membersihkan tubuhnya
setelah selesai ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang
karena besok keberangkatan nya ke Jakarta ia memilih untuk beristirahat agar besok kondisi nya lebih fit
berbeda dengan geo ia malah tidak bisa memejamkan matanya
entah kenapa saat ini pikirannya sedang berantakan
keesokan harinya allena kembali berperan sebagai assisten nya
ia menyamping kan urusan pribadinya dan berusaha seprofesional mungkin
ia berjalan menuju kamar geo dan mengetuk pintu kamarnya
geo yang baru saja selesai memakai pakaian langsung membuka pintu nya
__ADS_1
allena membantu geo merapikan semua barang bawaannya kemudian di susun ke dalam koper
setelah selesai mereka pergi meninggalkan hotel dan menuju ke bandara