Diam Diam Jatuh Cinta

Diam Diam Jatuh Cinta
BAB 53


__ADS_3

Neta sudah menjadi milik Dika seutuhnya, walaupun ia sudah berusaha untuk mempersiapkan fisik dan psikologis nya namun tetap saja, ia masih merasa ada sesuatu yang aneh pada tubuhnya.


Hari ini dijadwalkan Neta dan Dika akan bertolak ke Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Dika dan Neta akan menghabiskan waktu bulan madunya disini.


Masih banyak keindahan alam nan istimewa yang sayang sekali jika dilewatkan oleh Dika dan Neta.


Setelah sarapan pagi, Neta dan Dika sudah ditunggu oleh mobil jemputan yang akan mengantarkannya ke bandara untuk penerbangan ke Raja Ampat.


Neta menjadi sedikit canggung jika dekat dengan Dika, ia menjadi sedikit banyak diam, padahal ia sangat bahagia karena akan pergi ke Raja Ampat destinasi wisata yang ia ingin kunjungi selain Labuan Bajo.


" Sudah semua ? jangan sampai ada yang tertinggal " ucap Dika membuyarkan lamunan Neta.


" Euh.. eh.. i..iya Mas " Neta tersenyum canggung.


Dika merasa ada yang aneh pada sikap Neta. Dika menghampiri Neta lalu duduk disampingnya.


" Kenapa ? ada apa ? " tanya Dika.


" E..eng..ngaak kok Mas.. a..aku.. nggak apa-apa " jawab Neta, berusaha untuk menetralkan suasana.


" Kok ngelamun ? "


" Nggak ah.. yo berangkat " Neta tersenyum sedikit dipaksakan.


" Gak dulu, ada apa sama kamu ? apa gara-gara... " Dika mencekal tangan Neta lalu tersenyum nakal.


" Apaan sih Mas Dika... !! " Neta menjadi salah tingkah mencubit tangan suaminya.


" Aw.... KDRT terus deh.. " Dika mengusap-usap tangan yang Neta cubit.


" Siapa yang KDRT, kamu kali.. ! " Neta memajukan sedikit bibirnya.


" Semalam ? Hahahahha " Dika tertawa.


" Gak lucu ! " Neta mengambil kopernya lalu berjalan menuju pintu kamar.


Dika langsung menarik kopernya juga menyusul Neta.


" Nanti lagi ya.. " Dika terus menggoda Neta.


" Nggak... ! " jawab Neta singkat.


" Nggak sekali maksudnya ? Iya dong pastinya " Dika kembali menggoda Neta.


" Iihh... Dikaaaa... nyebelin ! " Neta akan menarik handle pintu, namun Dika langsung berdiri tepat di depan pintu mengahalangi.


" Apa kamu bilang ? " tanya Dika gemas.


" Eh.. " Neta tertawa kecil.


" Mas Dika .." Neta dengan nada merayu.


Dika membalikkan badan nya membuka handle pintu kamar, lalu keluar, disaat yang bersamaan supir yang sudah ditugaskan untuk mengantarkan Neta dan Dika sudah datang menjemput.

__ADS_1


" Selamat pagi, Pak Bu "


" Pagi "


" Pagi "


" Bapak dan Ibu yang akan ke bandara kan ? " tanya supir itu.


" Iya betul "


" Oya baik, mari saya yang akan mengantarkan sampai bandara, tadi saya sudah menunggu di lobby, namun ternyata Bapak dan Ibu belum juga turun, maka dari itu saya menyusul kesini " ucap supir.


" Mohon maaf ya jadi menunggu " balas Dika.


" Tidak apa-apa Pak, setelah ini Bapak dan Ibu akan bertolak ke Raja Ampat ? betul ? " tanya supir lagi.


" Iya betul "


" Selamat jalan Pak Bu sampai bertemu lagi, selamat menikmati liburan di Raja Ampat "


" Terima kasih banyak, doakan selamat sampai tujuan " balas Dika.


" aamiin "


Sesampainya di lobby hotel, Dika dan Neta sudah disambut oleh beberapa karyawan hotel.


" Terima kasih atas kunjungan nya Pak Bu "


" Terima kasih banyak, selamat menikmati liburan di destinasi berikutnya"


" Sama-sama, terima kasih banyak juga, sampai jumpa " Neta dan Dika berpamit.


Seluruh karyawan mengantarkan Dika dan Neta sampai masuk kedalam mobil. Mobil melaju meninggalkan hotel menuju bandara.


...****************...


Beberapa jam berada di dalam pesawat Neta dan Dika sampai di bandara Kota Sorong Papua, untuk sampai ke Raja Ampat mereka masih harus menaiki pesawat chesna atau kapal laut. Namun Neta dan Dika lebih memilih untuk menaiki pesawat chesna untuk sampai di Raja Ampat.


Sesampainya di Raja Ampat Neta dan Dika bermalam di hotel yang sudah di pesan sebelumnya. Perjalanan yang lumayan cukup melelahkan yang di tempuh oleh Dika dan Neta, namun semua terbayar oleh keindahan alam yang tak kalah indah dan istimewa.


Dihotel Neta kembali merebahkan tubuhnya ke atas kasur. Dika yang memperhatikan Neta langsung menghampiri istrinya.


" Kamu lelah ? " tanya Dika.


" Hmm sedikit " Neta mengangguk.


" Ya sudah, istirahat dulu, untuk makan agar diantar kesini saja "


" Iya.. terserah kamu saja Mas " Neta sedikit memejamkan matanya.


" Mau aku pijit ? " Dika menawarkan.


" Gak usah Mas, nggak apa-apa kok, aku cuma lelah karena kegerahan aja tadi di perjalanan" ucap Neta.

__ADS_1


" Hmm.. oke.. kalo kamu minta sesuatu panggil ya.. Aku duduk di sofa " balas Dika.


" Iya.. makasih " Neta kembali memejamkan matanya.


Dika berjalan menuju sofa, menyenderkan tubuhnya ke senderan sofa lalu mengeluarkan ponselnya, ia mengaktifkan jaringan di ponselnya, karena selama pergi bulan madu dengan Neta, Dika hanya sesekali mengaktifkan jaringan di ponsel nya, hanya untuk melihat beberapa pesan masuk dari kantornya, walaupun ia sedang cuti namun untuk informasi mengenai tugasnya harus tetap ia pantau.


Begitupun Neta, ia pun tidak berbeda dengan Dika, ia hanya sesekali mengaktifkan jaringan di ponsel nya.


Dika baru sadar ia sempat memposting foto nya bersama Neta di Labuan Bajo kemarin, setelah itu ia kembali mematikan jaringan di ponselnya. Pada saat ini ia mengaktifkan kembali jaringannya, sudah banyak pesan yang mengomentari foto Dika.


Uhuyyyu.. Labuan Bajo nih


Mantap.. lanjutkan Dan


Pak Dika .. Happy Honeymoon


Pulang bawa dedek bayi yaa..


Happy Honeymoon Pak Dika dan Bu Neta


Happy Honeymoon Netaaaa dan Suami


Beberapa komentar terus Dika baca, ia menjadi senyum sendiri membaca komentar dari keluarga dan rekan-rekan nya. Setelah puas membaca komentar-komentar di postingan sosial medianya, Dika menyimpan kembali ponselnya.


Ia berniat membangunkan Neta untuk makan terlebih dahulu. Dika menghampiri Neta yang sedang tertidur.


" Nyenyak sekali tidurnya " gumam Dika, ia menjadi tidak tega untuk membangunkan istrinya.


Ia lalu menghubungi bagian restoran hotel, meminta makanan untuk makan Neta dan dirinya di antarkan ke kamar.


Sekitar 25 menit menunggu terdengar bel pintu kamar berbunyi. Dika langsung berjalan untuk membuka pintu, terlihat pelayan restoran mengantarkan makanan dengan troli.


" Simpan di meja saja ya.. " pinta Dika.


" Baik Pak "


Dika membantu pelayang menata makanan di atas meja, setelah semua disimpan di atas meja, pelayan resto pamit, Dika kembali menutup pintu lalu menguncinya. Ia berjalan menghampiri Neta yang masih terlelap.


" Sayang.. bangun " Dika membangunkan Neta.


" Hmm... " Neta terbangun.


" Makan dulu yu.. " ajak Dika.


" Hmm.. " Neta mengangguk.


" Tapi aku cuci muka dulu ya.. " susul Neta.


" Ya, aku tunggu di meja makan "


" Oke " Neta bangun dari tidurnya berjalan menuju wastafel kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


Setelah mencuci wajah, Neta menghampiri Dika yang sudah menunggu nya di meja makan, mereka makan bersama-sama sebelum mereka kembali memulai perjalanan bulan madunya ke destinasi wisata yang berada di Raja Ampat.

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2