
di perjalanan allena masih saja terbayang saat dia menerima ciuman dari boss nya itu...
ya benar saja ini pertama kalinya bibir nya di kecup oleh seorang pria yang tidak dia cintai bahkan tidak pernah terlintas dipikiran nya seorang allgeoroland Kellen darrellio melakukan hal seperti itu kepada nya...dan ketika ia mengingat saat vellycia mencium boss nya
air mata allena pun menetes...ia merasa sedang di permainan kan oleh boss nya
tak terasa Allena sudah tiba di apartemennya
Ketika ia hendak membuka pintunya,.. tiba tiba handphone miliknya berdering...ia pun langsung menggeser tombol hijau yang ada di layar ponselnya....
"kamu di mana" suara nya terdengar sangat lembut dari seberang telepon
"maaf pak nyonya gefany menyuruh saya pulang karena nyonya yang akan menemani bapak malam ini" jawab allena
" 15 menit lagi supirku sampai di apartemen mu
segera rapikan pakaian mu" sahut geo tanpa basa-basi dan langsung mematikan sambungan telepon nya
Allena segera masuk ke apartemennya dan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu meskipun ia hanya mempunyai waktu 15 menit tapi ia memang tipe wanita yang pembersih
supir pribadi boss nya sudah tiba di apartemen dan allena segera menemui nya
ketika sedang di perjalanan allena bertanya kepada pak supir
" pak bukan nya kita mau ke rumah sakit"
kenapa kita malah menuju rumah pak geo"
"maaf non allena tuan muda sudah di izinkan dokter untuk kembali ke rumah" jawab pak Amir supir pribadi boss nya itu
setibanya mereka di rumah boss nya
__ADS_1
allena langsung memencet bel..dan iya kaget ketika boss nya sendiri yang membukakan pintunya
mereka saling menatap dan pandangan mereka bertemu seperti ada kata kata yang sulit di ungkapkan
hingga akhirnya allena menghilangkan rasa kecanggungan antara mereka
"maaf pak saya terlambat 10 menit karena jalanan macet"
"baik lah silahkan masuk" jawab bossnya
"apa ada tugas yang saya harus kerja kan pak" tanya allena
Geo pun menjawab
" perban saya harus di ganti"
"baik lah pak saya akan menghubungi dokter pribadi bapak" allena sambil mengambil ponsel di dalam tasnya
"kamu mau tubuh saya di sentuh wanita lain" jawab bossnya dengan santainya
Allena hanya mematung mendengar perkataan boss nya ...
otak nya tak bisa mencerna kalimat yang di ucapkan boss nya itu
allena melepaskan tangannya dari genggaman tangan bossnya
" baiklah pak saya akan mengganti perban nya" jawab Allena yang tidak ingin terbawa suasana
ketika allena sedang membersihkan luka nya tiba tiba bossnya berteriak kesakitan
"aww"
__ADS_1
allena yang masih fokus membersihkan luka pun kaget
" maaf pak "
padahal bossnya itu sengaja berpura pura kesakitan hanya untuk mencari perhatian dari allena
mereka pun selesai mengganti perban dan allena memberikan obat yang harus diminum dalam masa pemulihan
setelah meminum obat tiba tiba boss nya memegang tangan Allena
"maaf perilaku vellycia di rumah sakit tadi
saya tidak tahu kalau dia akan melakukan itu"
suara boss nya terdengar sangat lembut untuk meyakinkan Allena.
" maaf pak saya tidak merasa terganggu dengan hal tersebut lagi pula saya juga tidak berhak atas kehidupan bapak" jawab allena sambil tersenyum menutupi kekecewaan nya
"nggak all kamu berhak atas hidup saya"
"saya kan hanya sebatas asisten bapak jadi bapak tidak perlu merasa sungkan"
"enggak all sejak lama saya memendam semua ini .....saya juga tidak tau apa yang saya rasakan tapi setiap kali berada di dekat kamu saya merasa nyaman dan tidak ingin jauh dari kamu"
Allena hanya tertunduk dan terdiam perlahan ia melepaskan genggaman tangan geo
"sepertinya tugas saya sudah selesai pak.... saya harus pulang karena sudah larut malam"
kali ini Allena tidak menunjukkan senyuman nya
pernah bisa menolak setiap perintah dari boss nya itu
__ADS_1