Diam Diam Jatuh Cinta

Diam Diam Jatuh Cinta
8.Allena dan kegundahan nya


__ADS_3

di perjalanan allena masih saja terbayang saat dia menerima ciuman dari boss nya itu...


ya benar saja ini pertama kalinya bibir nya di kecup oleh seorang pria yang tidak dia cintai bahkan tidak pernah terlintas dipikiran nya seorang allgeoroland Kellen darrellio melakukan hal seperti itu kepada nya...dan ketika ia mengingat saat vellycia mencium boss nya


air mata allena pun menetes...ia merasa sedang di permainan kan oleh boss nya


tak terasa Allena sudah tiba di apartemennya


Ketika ia hendak membuka pintunya,.. tiba tiba handphone miliknya berdering...ia pun langsung menggeser tombol hijau yang ada di layar ponselnya....


"kamu di mana" suara nya terdengar sangat lembut dari seberang telepon


"maaf pak nyonya gefany menyuruh saya pulang karena nyonya yang akan menemani bapak malam ini" jawab allena


" 15 menit lagi supirku sampai di apartemen mu


segera rapikan pakaian mu" sahut geo tanpa basa-basi dan langsung mematikan sambungan telepon nya


Allena segera masuk ke apartemennya dan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu meskipun ia hanya mempunyai waktu 15 menit tapi ia memang tipe wanita yang pembersih


supir pribadi boss nya sudah tiba di apartemen dan allena segera menemui nya


ketika sedang di perjalanan allena bertanya kepada pak supir


" pak bukan nya kita mau ke rumah sakit"


kenapa kita malah menuju rumah pak geo"


"maaf non allena tuan muda sudah di izinkan dokter untuk kembali ke rumah" jawab pak Amir supir pribadi boss nya itu


setibanya mereka di rumah boss nya

__ADS_1


allena langsung memencet bel..dan iya kaget ketika boss nya sendiri yang membukakan pintunya


mereka saling menatap dan pandangan mereka bertemu seperti ada kata kata yang sulit di ungkapkan


hingga akhirnya allena menghilangkan rasa kecanggungan antara mereka


"maaf pak saya terlambat 10 menit karena jalanan macet"


"baik lah silahkan masuk" jawab bossnya


"apa ada tugas yang saya harus kerja kan pak" tanya allena


Geo pun menjawab


" perban saya harus di ganti"


"baik lah pak saya akan menghubungi dokter pribadi bapak" allena sambil mengambil ponsel di dalam tasnya


"kamu mau tubuh saya di sentuh wanita lain" jawab bossnya dengan santainya


Allena hanya mematung mendengar perkataan boss nya ...


otak nya tak bisa mencerna kalimat yang di ucapkan boss nya itu


allena melepaskan tangannya dari genggaman tangan bossnya


" baiklah pak saya akan mengganti perban nya" jawab Allena yang tidak ingin terbawa suasana


ketika allena sedang membersihkan luka nya tiba tiba bossnya berteriak kesakitan


"aww"

__ADS_1


allena yang masih fokus membersihkan luka pun kaget


" maaf pak "


padahal bossnya itu sengaja berpura pura kesakitan hanya untuk mencari perhatian dari allena


mereka pun selesai mengganti perban dan allena memberikan obat yang harus diminum dalam masa pemulihan


setelah meminum obat tiba tiba boss nya memegang tangan Allena


"maaf perilaku vellycia di rumah sakit tadi


saya tidak tahu kalau dia akan melakukan itu"


suara boss nya terdengar sangat lembut untuk meyakinkan Allena.


" maaf pak saya tidak merasa terganggu dengan hal tersebut lagi pula saya juga tidak berhak atas kehidupan bapak" jawab allena sambil tersenyum menutupi kekecewaan nya


"nggak all kamu berhak atas hidup saya"


"saya kan hanya sebatas asisten bapak jadi bapak tidak perlu merasa sungkan"


"enggak all sejak lama saya memendam semua ini .....saya juga tidak tau apa yang saya rasakan tapi setiap kali berada di dekat kamu saya merasa nyaman dan tidak ingin jauh dari kamu"


Allena hanya tertunduk dan terdiam perlahan ia melepaskan genggaman tangan geo


"sepertinya tugas saya sudah selesai pak.... saya harus pulang karena sudah larut malam"


kali ini Allena tidak menunjukkan senyuman nya


pernah bisa menolak setiap perintah dari boss nya itu

__ADS_1


__ADS_2