
Tok.. tok.. tok..
Pintu ruangan Neta diketuk, namun tidak ada jawaban.
" Lis.. Lisa.. " Tio memanggil Lisa.
" Yap.. kenapa Pak Tio " Lisa menghampiri Tio.
" Bu Neta ada di dalem kan ? " tanya Tio.
" Ada kok " jawab Lisa.
" Kok sepi, aku ketuk juga gak ada sahutan, kamu masuk deh " ucap Tio.
" Kok saya, Pak Tio aja deh " ucap Lisa.
" Hmm.. Kamu aja deh, gak enak saya kalo masuk " balas Tio.
" Ya udah.. " Lisa membuka handle pintu lalu memasukkan kepalanya sebagian melihat kesekitar.
" Bu.. Bu Neta.. " ucap Lisa sambil masih melihat ke sekitar, mata Lisa terhenti saat ia melihat Neta duduk di sofa sambil menggendong Nathan.
Lisa masuk perlahan, menghampiri Neta. Saat ia mendekatkan tubuhnya terlihat mata Neta terpejam.
" Bu Neta tidur rupanya.. " batin Lisa lalu ia membalikkan badan nya berjalan perlahan kembali keluar ruangan.
Setelah Lisa menutup pintu ruangan, Tio yang menunggu langsung beranjak dari duduknya.
" Gimana ? " tanya Tio.
" Pak Tio, Bu Neta tidur " ucap Lisa.
" Haah tidur ? duh... " Tio kembali duduk.
" Kenapa ? " tanya Lisa.
" Kamu lihat deh, jadwal Bu Neta sekarang apa ? " ucap Tio.
" Hmm .. oke sebentar.. " Lisa berjalan menuju meja nya lalu melihat ke file jadwal Neta.
Lisa memperhatikan jadwal bos nya hari ini.
__ADS_1
" Pak Tio, hari ini laporan dari anak perusahaan " ucap Lisa.
" Nah kan, itu.. " Tio menunjuk ke arah ruang meeting sudah ada dua orang yang menunggu Neta disana.
Lisa melihat ke arah ruang meeting.
" Gimana Pak Tio, saya tidak berani membangunkan Bu Neta " ucap Lisa.
" Apalagi saya.. " balas Tio.
" Gimana dong ? " ucap Lisa.
" Hmm.. saya samperin dulu deh ke ruang meeting " balas Tio.
" Oke " Lisa kembali ke meja kerjanya.
Tio menghampiri utusan dari anak perusahaan MGM Grup, untuk menggantikan Neta terlebih dahulu, Tio berharap Neta akan segera bangun dari tidur nya.
...****************...
Dug...
Neta terperanjat bangun dari tidurnya, ia melihat Nathan yang sudah bangun menendang-nendang tubuh Neta.
" Ya ampun sayang, Mama lupa sekarang harus menemui utusan anak perusahaan" gumam Neta.
Ia bangun dari duduknya, mendudukkan Nathan di stoller, lalu ia merapikan pakaian dan jilbab yang ia kenakan.
Saat ia akan berjalan membuka pintu ruangan tiba-tiba terdengar suara tangisan Nala, Neta kembali berjalan menghampiri Nala.
" Anak-anak bangun lagi " gumam Neta.
" Sini sayang Mama gendong " Neta berjalan membuka pintu ruangan sambil menggendong Nala.
Lisa yang mendengar suara pintu ruangan bosnya terbuka segera berdiri dari kursi kerjanya.
" Bu Neta.. " ucap Lisa.
" Lis, utusan dari anak perusahaan sudah ada ? " tanya Neta.
" Sudah ada di ruang meeting, sedang bersama Pak Tio " jawab Lisa.
__ADS_1
" Syukurlah kalau begitu, hmm.. saya minta tolong kamu jaga dulu Nathan ya, dia aman kok lagi main di stroller nya, Nala saya bawa aja, biasa dia suka agak rewel kalo bangun tidur " ucap Neta.
" Baik Bu " ucap Lisa.
Neta berjalan menuju rung meeting sedangkan Lisa ia masuk ke ruangan Neta, untuk menjaga Nathan.
" Selamat siang, mohon maaf saya baru datang " ucap Neta.
" Siang Bu Neta "
" Siang Bu
" Oh ya, karena Bu Neta sudah ada, saya permisi, Bu Neta silakan " ucap Tio.
" Oh ya Pak Tio terima kasih banyak " Neta lalu duduk di kursinya sambil menggendong Nala.
" Hmm.. maaf ya Pak Bu, saya sambil momong anak " ucap Neta.
" Oh tidak masalah Bu " ucap utusan dari anak perusahaan.
Neta langsung menerima laporan dari anak perusahaan MGM Grup, mereka banyak berdiskusi, Nala terlihat nyaman menemani Mama nya bekerja saat ini, biasanya ia akan sedikit rewel jika diajak duduk berlama-lama.
45 menit mereka fokus mendiskusikan kemajuan anak perusahaan, hingga akhirnya terdengar suara adzan ashar dari mushola perusahaan.
" Hmm.. Alhamdulillah ya semua sudah oke, saya akhiri diskusi kita kali ini dan saya terima laporannya ya " ucap Neta.
" Baik Bu Neta, terima kasih banyak atas masukannya, semoga apa yang kita diskusikan dapat terealisasi dengan baik "
" Aamiin.. "
" Kalau begitu kami permisi " ucap salah satu utusan anak perusahaan.
" Ya silakan.. "
" Mari Bu Neta, mari adik bayi.. "
Neta hanya mengangguk tersenyum, mengantarkan sampai luar ruangan meeting.
Neta kembali berjalan, kembali menuju ruangannya, namun saat akan masuk ruangan ia melihat Lisa dan Tio berada di meja nya masing-masing.
" Lisa.. Nala mana ? bukannya tadi saya minta kamu menjaganya ? " tanya Neta.
__ADS_1
" O..oh Bu Neta " Lisa sedikit kaget.