Diam Diam Jatuh Cinta

Diam Diam Jatuh Cinta
BAB 143


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Neta dan Dika langsung menuju kamar, sebelumnya ia melihat si Kembar yang tertidur. Selama perjalanan pulang Nathan tidur dipangkuan Neta sedangkan Nala dipangkuan Kiki. Mereka dipindahkan ke kasur di kamarnya.


Neta duduk menyender ke senderan sofa kamar, sambil memijat-mijat sedikit pergelangan tangannya, Dika yang melihat istrinya langsung menghampiri lalu duduk tepat disamping Neta.


" Kenapa sayang ? " tanya Dika sambil menyimpan tas Neta yang tadi ia bawa.


" Ini tanganku agak kesemutan Mas, mungkin tadi selama perjalanan, Nathan tidur dipangkuanku sambil menyusu " jawab Neta.


" Mana sini aku liat " ucap Dika meraih tangan istrinya.


" Eh.. jangan dipegang Mas.. bukan muhrim " susul Neta spontan.


Dika langsung mencubit kecil hidung istrinya.


" Hey.. kita ini suami istri " ucap Dika sedikit kesal.


" Hahahaha " Neta tertawa nyaring.


" Maaf Mas lupa " ucap Neta.


Dika mengernyitkan dahi nya lalu menggeleng-gelengkan kepalanya.


" Bisa-bisanya lupa sama suami sendiri, terus itu si kembar hasil dari siapaaaaaaaa ?? " Dika mencubit kedua pipi istrinya.


" Massssss... !!! Kebiasaan " Neta melepaskan paksa tangan suaminya.


" Lagian sih " ucap Dika datar sambil melihat Neta sekilas.


Neta beranjak dari duduk nya berniat untuk mandi dan berganti pakaian.


" Mau kemana ? " tanya Dika.

__ADS_1


" Mandi Mas, gerah " jawab Neta berjalan menuju lemari pakaiannya.


Ulah jahil Dika muncul, ia langsung mengekori Neta kemana pun Neta melangkah. Neta sedikit tidak menghiraukan nya, ia masih fokus memilih daster yang akan ia pakai. Entah mengapa Dika pun merasa senang jika istrinya memakai daster jika di rumah.


Neta mengambil satu buah daster, lalu membalikkan badannya untuk berjalan ke kamar mandi, namun Dika masih berdiri tepat di belakang Neta.


" Ya ampuun... Mas ngapain sih diem di belakang aku gitu " ucap Neta.


Dika hanya tersenyum, sedikitpun ia tidak berpindah posisi.


" Mas.. permisi aku mau mandi " susul Neta.


Dika masih tetap mengahalangi langkah istrinya.


" Masss !! " Neta sudah mulai kesal.


" Permisi dong.. kamu maunya apa sih ? " tanya Neta.


" Hmm.. aku.. mau kamu " jawab Dika tersenyum nakal membuat Neta bergidik ngeri.


Neta memberikan kode kepada Dika untuk mengangkat teleponnya terlebih dahulu.


" Gak usah biarin aja " ucap Dika.


Namun ponsel terus saja berdering membuat Dika akhirnya menyerah, ia berjalan menuju nakas mengambil ponsel lalu mengangkat telepon dari kantornya.


Neta mengusap dada nya, pertanda lega akhirnya ia menang. Neta tertawa kecil ke arah suaminya, ia lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, namun Dika yang melihat istrinya akan masuk kamar mandi, mencegahnya hanya dengan menggerakkan kedua bibirnya tanpa suara, karen ia sedang menerima telepon.


" Mau kemana ? Diem disitu " ucap Dika tanpa suara.


" Mau mandi lah.. gerah " balas Neta hanya dengan menggerakan kedua bibirnya, sambil mengibas-ngibaskan baju ia kenakan.

__ADS_1


" Sayang... " Dika sedikit melotot.


Neta hanya tertawa lalu buru-buru masuk kamar mandi. Dika pasrah ia masih berbicara melalui sambungan telepon.


" Siap.. Siap Dan.. "


" Siap.. secepatnya perkara ini akan saya selesaikan "


Komandan Dika mengakhiri obrolan nya di telepon, Dika lalu menyimpan kembali ponselnya diatas nakas. Dika menghela nafas panjang.


" Malah mandi " gumam Dika mendengar gemericik air dikamar mandi.


Ia berjalan menuju pintu kamar mandi lalu mengetuknya.


" Sayang... " ucap Dika.


Neta mematikan kran air karena mendengar panggilan suaminya.


" Iyaa... "


" Sayang.. buka dulu sebentar aku kebelet ini sakit perut " ucap Dika.


" Tunggu sebentar 5 menit.. " balas Neta.


" Gak bisa aku udah gak tahan Yang.. " susul Dika.


" Dikamar mandi bawah aja Mas.. atau di kamar mandi si kembar " ucap Neta lagi.


" Gak bisa, udah gak bisa kemana-mana, kejauhan Yang.. " Dika kembali menggedor-gedor pintu kamar mandi.


" Ckk ada-ada aja ganggu orang mandi " gumam Neta.

__ADS_1


Akhirnya Neta pasrah, walaupun masih dipenuhi sabun ia langsung membuka pintu kamar mandi. Dika tertawa menang, ia langsung masuk ke kamar mandi, menutup pintu lalu mengkunci nya.


" bxjdkdk#_$*@(#+$+$ "


__ADS_2