
pagi menjelang allena terbangun dari tidurnya keadaannya sudah membaik
ia melihat di sekeliling ruangan ternyata ia tidak sendirian ada geo yang tertidur di sofa
sepertinya geo sangat lelah karena ia belum bangun dari tidurnya
Allena tidak ingin mengganggu Geo yang sedang tidur
ketika allena hendak turun dari ranjang pasien tidak sengaja ia menyenggol gelas yang berada di atas meja
gelas pun terjatuh
sontak saja membuat geo kaget dan terbangun
ia langsung mendekati allena
allena mencoba memungut serpihan gelas yang pecah tapi geo melarang nya
" biar aku yang bersihkan kamu duduk saja" ucap geo sambil memegang tangan Allena
allena kembali duduk di ranjang pasiennya
"kamu mau kemana all apa kamu butuh sesuatu" tanya geo
" aku cuma mau ke kamar mandi " jawab Allena
selesai membersihkan pecahan gelas geo membantu allena turun dari ranjang dan membantunya berjalan menuju kamar mandi
cukup lama allena di dalam kamar mandi sehingga geo yang menunggu nya di luar merasa khawatir
geo mengetuk pintu kamar mandi untuk memastikan keadaan allena di dalam
"all kamu baik baik saja kan"
" ia sebentar " jawab Allena
kemudian allena keluar dari kamar mandi dan kembali ke ranjang pasiennya
__ADS_1
geo mengambil kotak nasi yang di berikan oleh suster waktu allena di kamar mandi
kemudian geo mengajak allena untuk sarapan
allena hanya menganggukkan kepalanya pertanda setuju
ketika selesai sarapan geo juga langsung memberikan obat kepada allena untuk di minum
terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar
geo berjalan menuju pintu untuk membuka nya
dan tampak lah sosok pasangan paru baya yaitu papa dan mama geo
geo mengajak keduanya untuk masuk
sementara allena yang mengetahui kedatangan mereka merasa gugup
mama geo langsung menghampiri allena dan menanyakan keadaannya
" saya sudah baikan kok nyonya" jawab Allena gugup
"tapi muka kamu masih pucat loh" balas mama geo
allena hanya tersenyum dan berkata
" maaf sudah merepotkan pak Agum dan nyonya gefany"
"allena kamu tidak usah sungkan begitu kamu juga sudah saya anggap bagian dari keluarga kami" jawab mama geo
allena kaget mendengar perkataan mama geo
ia tidak menyangka nyonya gefany akan berkata seperti itu
nyonya gefany juga meminta maaf kepada allena atas tindakan velly yang hampir mencelakai nya
"saya tidak menyangka kalau velly akan melakukan hal bodoh yang akan merugikan dirinya sendiri"
__ADS_1
"awalnya memang saya ingin menjodohkan geo dengan velly tapi saya benar-benar kecewa dengan nya " ucap mama geo
"kenapa sih mama selalu menyepelekan geo dalam urusan wanita...geo kan sering bilang ke mama kalau geo sudah mempunyai pilihan geo sendiri" ucap geo memotong pembicaraan mama nya dengan allena
geo berjalan menghampiri mama nya dan allena
kemudian ia duduk di sebelah ranjang allena dan menanggalkan tangan nya di pundak allena dan berkata
" allena adalah wanita pilihan geo ma pa"
allena syok mendengar pernyataan geo
jantung nya berdegup kencang seperti lompat kelua
ia menatap geo seperti seorang singa yang siap memangsa lawannya
mama dan papa geo juga demikian mereka kaget dengan pernyataan anak nya
seketika suasana pun menjadi hening
mama geo mencoba memecahkan keheningan
"sayang apa ini semua karena kegagalan mu dengan velly dan kamu mencoba menghibur diri mu....jangan seperti itu sayang kasihan allena hanya menjadi pelampiasan kamu ...mama janji nggak akan paksa paksa kamu lagi untuk menikah..."
geo kemudian menurunkan tangannya dari pundak allena dan memegang tangan mama nya
"ma geo beneran ma ....mana mungkin geo mainin perasaan nya allena...dari awal geo kan sudah bilang kalau geo mempunyai pilihan sendiri...tapi mama selalu gak percaya"
mama nya hanya terdiam tidak menjawab sepatah katapun
papa geo kemudian mencair kan kegugupan saat itu
"kapan kalian akan kembali ke Indonesia" tanya papa geo
"besok kami berangkat pa.. hari ini allena juga sudah boleh pulang kata dokternya"
"baiklah kalau begitu papa dan mama pamit pulang dulu ya .....allena kamu jaga geo ya jangan sampai dia melirik wanita lain" ucap papa geo yang tertawa seraya berpamitan pulang
__ADS_1