
Neta baru saja menidurkan Nala dan Nathan, Ayah dan Ibu pun sudah pulang tadi sore, sepulang Neta dari kantor, Neta sudah mencegah Ayah dan Ibu untuk menginap saja, namun Ibu tetap ingin pulang saja, khawatir Bian pulang ke rumah.
Neta melihat kedua anaknya sudah terlelap tidur, ia mengambil beberapa botol susu bekas pakai, ia berniat untuk mencucinya, lalu ia bawa keluar kamar, berjalan menuju dapur.
Saat Neta sedang mencuci botol susu si kembar terdengar deru mesin mobil parkir di garasi rumah.
" Mas Dika baru pulang " gumam Neta sambil mencuci botol susu.
Tidak lama terdengar suara membuka kunci pintu, pintu terbuka, Neta langsung menoleh ke arah sumber suara, Dika memang selalu membawa kunci cadangan rumahnya, agar saat ia pulang malam tidak menganggu orang rumah yang sedang tidur untuk membukakan pintu.
" Mas .. " ucap Neta.
" Astagfirullahalazim.. aku kira gak ada orang, pantesan rumah masih pada nyala " balas Dika yang kaget karena ia tidak tahu jika Neta sedang berada di dapur, biasanya jika ia pulang Neta sedang berada di kamar bersama anak-anak.
" Aku lagi cuci botol susu si kembar Mas " susul Neta.
" Hmm... kirain udah tidur, tapi si kembar udah tidur ? " tanya Dika.
" Udah Mas.. " jawab Neta merapikan botol-botol yang sudah ia cuci untuk dimasukkan kedalam alat sterilisasi botol.
Dika duduk di kursi makan, ia mengambil gelas lalu mengisi nya dengan air, lalu meminumnya. Neta menghampiri suaminya menyodorkan tangan lalu menciumnya.
" Udah makan mas ? mau makan lagi ? " tanya Neta.
" Udah, tadi di kantor, kaya nya gak makan lagi, udah malem juga " jawab Dika.
" Hm.. oke " Neta mengangguk.
" Katanya ada Ayah sama Ibu, nginep gak ? " tanya Dika.
" Nggak Mas, padahal aku udah minta mereka nginep, tapi katanya khawatir Bian pulang ke rumah, beberapa hari ini lagi banyak kegiatan ya Mas ? " Neta balik bertanya.
" Iya, lagi banyak kunjungan-kunjungan dan Bian memang lagi sibuk, beberapa hari ini dia gak pulang kan ? dia tidur di kantor terus " jawab Dika.
" Hmm ya.. pantesan.. " balas Neta.
" Pantesan kenapa ? " tanya Dika heran.
" Hmm.. itu loh Mas.. tadi pagi aku ketemu Binar di depan rumah, dia pulang katanya seminggu ini kuliahnya libur, biasanya kan Bian paling cepet tuh kalo Binar ada di rumah " Neta tertawa kecil.
" Hmm.. " Dika hanya manggut-manggut ikut tertawa kecil.
" Oya Mas.. apa iya Bian emang naksir sama Binar ? " tanya Neta.
__ADS_1
" Yaa... mungkin aja Yang.. " jawab Dika menyenderkan tubuhnya ke senderan kursi.
Neta hanya manggut-manggut. Neta melihat Dika dengan wajah lelah nya, ia merasa kasian, ia beranjak dari duduknya berjalan menghampiri Dika.
" Mas kamu capek ya " sambil memijat-mijat bahu suaminya.
" Hmm.. " Dika hanya mengangguk.
" Ya udah istirahat yuk.. " Neta mengajak Dika.
" Ayok.. " Dika pun beranjak dari duduknya, mereka berdua berjalan menaiki anak tangga.
Sebelum masuk kedalam kamar mereka melihat dulu si kembar di kamarnya.
Dika menghampiri si kembar yang sedang terlelap tidur. Ia menciumi kedua anaknya. Lalu ia beranjak keluar kamar si kembar menuju kamarnya.
Neta menyusul Dika yang sudah berada di kamar.
Dika membuka jaket yang ia pakai ia simpan di keranjang baju kotor lalu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Neta pun merapikan barang-barang Dika yang disimpan sembarang.
" Kebiasaan.. ke kamar mandi dia bawa handuk gak ya, nanti teriak-teriak lagi " gumam Neta sambil merapikan barang-barang Dika.
" Yang.. Yang... " ucap Dika.
Neta menoleh ke arah sumber suara.
" Ada apa ? " tanya Neta.
" Maaf Yang.. handuk .. " ucap Dika tertawa kecil.
" Hmm.. ya sebentar " Neta berjalan mengambil handuk yang ia simpan ditempatnya lalu diserahkan ke Dika.
" Terima kasih sayang... " ucap Dika.
" Hmm.. " Neta tersenyum.
Dika langsung menutup kembali pintu kamar mandi, namun tidak lama pintu kamar mandi kembali terbuka.
" Yang.. " ucap Dika.
Neta membalikkan badannya.
__ADS_1
" Apa lagi Mas ? " tanya Neta.
" Sini dulu sebentar " jawab Dika.
" Apa ? gak mau ah kamu suka modus " ucap Neta.
" Sebentar deh ada yang mau aku tanyain " balas Dika.
" Apaan sih ? " Neta pun menjadi penasaran lalu menghampiri Dika.
" Gini Yang... aku kok gini ya ... " ucap Dika.
Saat Neta sudah berada tepat di depan Dika, Dika langsung meraih tangan istrinya, menarik Neta masuk ke kamar mandi.
" Mas.. Mas... basah ih... aku mau tidur, katanya kamu capek " ucap Neta.
" Aku capek obatnya cuma kamu Yang... "
" Aaaa...... tidakkkkkk "
" Bdkk#-$-$+(#-$--#(#(# "
" #(@&&*'-#+#&+#;2&& "
Sat..
sut....
sat...
set....
🌹🌹🌹
PENGUMUMAN NOVEL BARU !!!!
Deva Rayendra seorang Dokter yang sedang mengikuti pendidikan dokter spesialis, sedang ditugaskan di salah satu rumah sakit, tepatnya di ruang bersalin sesuai dengan pendidikan spesialis yang ia ambil yaitu spesialis kebidanan dan kandungan.
Pada masa dinasnya ia dipertemukan dengan seorang wanita yang bernama Agni Kinandari seorang bidan muda yang baru satu bulan bekerja di rumah sakit itu. Diawal berdinasnya ia ditempatkan di ruang perawatan pasca bersalin namun setelah satu bulan bekerja ia dipindahkan ke ruangan bersalin, satu ruangan dengan Deva.
Bagaimana pertemuan Deva dan Agni ? Ikuti Kisahnya di "Love In Hospital" Ekslusif hanya di Noveltoon / Mangatoon..
__ADS_1
Don't miss it... 😘😘