Diam Diam Jatuh Cinta

Diam Diam Jatuh Cinta
BAB 78


__ADS_3

Perusahaan MGM Grup


Neta sudah sampai di ruangan kerjanya. Ia duduk menyenderkan tubuhnya sedikit ke senderan kursi, ia melihat ke arah map yang tertumpuk rapih.


" Ck.. banyak banget.. kenapa hari ini aku males ngapa-ngapain ya.. aku cuma pengen ketemu Mas Dika sekarang" gumam Neta.


Ia mengambil ponselnya, lalu ia memencet tombol memanggil melalui panggilan video kepada suaminya. Tidak lama Dika sudah terlihat dilayar ponsel Neta.


" Mas.. "


" Iya sayang.. kamu udah sampe kantor ? " tanya Dika.


" Kok kamu pake masker ? tumben banget "


" Lagi banyak orang sayang disini, jadi aku oke masker " ucap Dika padahal ia menyembunyikan sembab di pipinya agar Neta tidak khawatir, ia berniat akan bicara jika sudah di rumah kepada istrinya.


" Oh gitu, kamu udah makan ? kerjaan kamu gimana, udah selesai ? " tanya Neta.


" Aku lagi rehat dulu ini sebentar, masih ada satu orang lagi yang harus aku bikin BAP nya, aku udah makan kok tadi sarapan bareng-bareng sama Tim " jawab Dika.

__ADS_1


" Oh iyaa.. syukur deh kalo kamu udah makan "


Dika tersenyum terlihat dari raut matanya.


" Mas aku liat jadwal hari ini dikantor aku gak terlalu sibuk, mungkin nanti siang sesudah Dzuhur ku mau ke supermarket ya.. stok makanan di rumah habis kan ? " ucap Neta.


" Iya, kamu hati-hati ya, maaf aku belum bisa nganter kamu, aku masih dikantor nih tapi aku usahain sore ini aku pulang ya.. "


" Iya Mas.. "


" Yaudah aku tutup dulu ya, aku mau lanjut kerja " ucap Dika.


" Oke "


Neta merasa tenang setelah melihat suaminya baik-baik saja, ia kembali dengan beberapa file yang harus ia periksa. Waktu berlalu tidak terasa waktu menunjukkan jam makan siang, Neta sudah selesai memeriksa beberapa laporan lalu diserahkan kembali kepada Tio.


Ia berniat untuk keluar kantor sesuai izin nya tadi kepada Dika. Neta pun berpesan kepada Tio ia akan pergi kemungkinan tidak akan kembali ke kantor jika ada apa-apa ia bisa menghubunginya atau mengirim kan laporan via email.


Neta mengendarai mobilnya sendiri, baru saja mobil Neta keluar dari perusahaan tanpa Neta sadari ada satu mobil yang mengikutinya.

__ADS_1


Neta masih fokus dengan kemudinya, tidak lama ia sampai di supermarket yang ia tuju. Neta langsung menuju tempat parkir mobil. Supermarket yang Neta tuju antara tempat parkir dan gedung supermarket bersebrangan sehingga setelah mobil terparkir Neta masih harus menyebrangi jalan untuk sampai di gedung supermarket nya.


Dari kejauhan seseorang terus mengintai Neta, memperhatikan kemana arah Neta berjalan, sesampainya di pinggir jalan untuk menyebrang, Neta mulai melihat kanan kiri dan rambu lalu lintas, dirasa aman Neta langsung melangkahkan kakinya untuk menyebrang namun dari arah kanan, mobil seseorang yang sedari tadi mengikuti Neta, mulai menancapkan gas nya sehingga Neta terserempet mobil itu, Neta terseret lalu terjatuh.


Mobil itu langsung melaju dengan cepat, untung banyak pengunjung mall yang melihat sehingga Neta langsung di tolong.


Namun karena syok Neta langsung pingsan ditempat, sebagian orang menelepon ambulan, lalu sebagian lagi menghubungi kantor polisi, tidak lama polisi datang lebih cepat, mereka langsung menghampiri Neta yang sudah dikerumuni banyak orang, polisi bertanya tidak ada satupun yang mengenali Neta sehingga polisi harus memeriksa identitasnya dari tas yang Neta bawa.


Saat polisi memeriksa dompet Neta untuk dilihat identitasnya, ia sedikit terperanjat karena di dompet Neta ada foto mantan komandannya. Polisi itu langsung mengambil ponselnya lalu menghubungi Dika.


Polisi : " Selamat siang Dan "


Dika : " Iya.. ada apa ? "


Polisi : " Mohon ijin Dan istri anda kecelakaan "


Dika : " Apa ?!!!!


Disaat yang bersamaan ambulan tiba, Neta segera dibawa ke rumah sakit, oleh ambulan lalu diikuti oleh polisi tadi.

__ADS_1


💐💐💐


Triple up yaaa hari ini.. jangan lupa meninggalkan jejak.. ini cerita on going yaa.. diusahakan aku bakalan tiap hari update.. jadi tetap tunggu kelanjutannya 🥰🥰🥰


__ADS_2