Diam Diam Jatuh Cinta

Diam Diam Jatuh Cinta
BAB 50


__ADS_3

Keesokan harinya


Neta dan Dika sudah berada di dalam pesawat, jarak menuju Labuan Bajo sekitar 3 jam kurang, sekitar pukul 11 siang Neta dan Dika sudah sampai di Bandara Komodo Labuan Bajo.


Mereka sudah ditunggu oleh driver yang akan mengantarkan nya menuju hotel. Neta dan Dika akan menghabiskan beberapa hari di Labuan Bajo karena akan banyak destinasi wisata yang akan mereka kunjungi di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini.


" Alhamdulillah sampe ke NTT " gumam Neta.


Dika menoleh sekilas lalu tersenyum.


" Kamu seneng ? " tanya Dika.


" Seneng banget lah.. "


Dika mengandeng tangan Neta menuju mobil yang sudah disiapkan.


" Selamat siang dengan Pak Dika ? " tanya Driver


" Siang.. iya betul "


" Oya silakan Pak Bu "


Neta dan Dika masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan menuju hotel. Sesampainya di hotel Neta dan Dika beristirahat terlebih dahulu, sekitar beberapa jam lagi mereka akan di jemput untuk mulai berwisata menikmati keindahan alam Labuan Bajo.


Neta dan Dika akan mengunjungi beberapa destinasi wisata menggunakan kapal phinisi.


" Akhirnya bisa ngelurusin punggung " Neta langsung merebahkan tubuhnya ke atas kasur.


Dika yang melihat tingkah Neta hanya tersenyum, lalu ia pun ikut merebahkan tubuhnya di samping Neta. Neta menoleh ke arah Dika lalu ia bangun dari tidurnya.


" Mau kemana ? " tanya Dika.


" Aku.. mau beresin perlengkapan yang dibawa nanti " jawab Neta sekenanya.


Dika hanya menggelengkan kepalanya.


Setelah beristirahat terdengar Bel kamar berbunyi, Neta berjalan untuk membuka pintu kamar namun Dika cegah.


" Aku aja yang buka pintu " ucap Dika.


" Oke.. " Neta kembali dengan aktifitas nya.

__ADS_1


" Selamat siang Pak, hari ini jadwal untuk mengunjungi beberapa tempat wisata, Bapak dan Ibu sudah siap ? "


" Oh ya, sudah.. saya panggil istri saya dulu "


" Baik Pak silakan, kami tunggu "


Dika kembali masuk kedalam kamar hotel, ia menghampiri istrinya yang masih sibuk dengan kopernya.


" Sudah siap ? " tanya Dika.


" Sudah "


" Ayo berangkat kita sudah dijemput "


" Oke "


" Oya.. perhatikan jangan sampai ada yang ketinggalan "


" Sudah aman " balas Neta.


Neta dan Dika keluar kamar hotel bersama dengan jemputan yang akan mengajak Neta dan Dika untuk berwisata di Labuan Bajo.


Selama diperjalanan, Tour Guide menjelaskan perjalanan yang akan dijalani oleh Dika dan Neta.


Dika dan Neta manggut-manggut mendengar penjelasan dari Tour Guide.


" Beberapa destinasi wisata yang akan dikunjungi adalah Pulau Kelor, Pulau Rinca, Pulau Kalong, Pulau Padar, Pink Beach di Pulau Komodo , Manta Point, Taka Makassar, Gili Lawa atau Gili Laba, Pulau Siaba/Sebayur, dan Pulau Kanawa, jadi Ibu dan Bapak bisa menikmati keindahan pulau-pulau di Labuan Bajo ini " sambung Tour Guide.


" Oke terima kasih penjelasan nya "


" Sama-sama Pak, selamat menikmati perjalanan, selamat berbulan madu "


Dika dan Neta tersenyum.


Tidak lama mereka berdua telah sampai, untuk menaiki kapal Pinisi, Neta terlihat sangat tidak sabar, karena ini adalah Honeymoon Dream yang ia inginkan. Melakukan perjalanan wisata menggunakan kapal Pinisi, seperti di film-film yang pernah Neta tonton.


" Ka.. ayo " Neta sambil mendorong kopernya.


" Pelan-pelan jalannya.. sabar.. gak akan ketinggalan kapal juga, orang kapal ini yang bakal nungguin kita " Dika santai.


Neta masih terus mempercepat jalannya.

__ADS_1


Dika dan Neta menaiki kapal Pinisi. Neta dan Dika sudah disambut oleh crew kapal.


" Selamat siang.. selamat menikmati perjalanan "


" Terima kasih "


" Terima kasih "


" Silakan Pak Bu " Neta dan Dika diantarkan menuju kamar mereka selama di kapal Pinisi.


" Ka... kamar nya mewah banget.. udah kaya di film-film sih ini ceritanya " Neta ke Dika.


" Ini kan yang kamu inginkan ? " tanya Dika.


" Kok kamu bisa tahu sih Ka.. kan aku gak pernah cerita ke kamu kalo aku pengen banget naik kapal Pinisi "


" Jangan tanya Dika, kalo dia gak tahu semua tentang kucing manisnya " Dika tersenyum.


" Kamu.... nyamain aku sama kucing " Neta memukuli tangan Dika.


" Aw..aw..aw... ampunnnn .. iya iya enggak deh enggak "


Dika balas mencubit pipi Neta.


" Dikaaaaa..... !!!!! sakit tau !!!!!! "


" Apa kamu bilang ? gak sopan ya kamu masih panggil nama ke suami sendiri "


" Ya terus mau dipanggil apa ? " tanya Neta meringis.


" Panggil aku sayang... "


" Iiyaa.. suamiku sayang.. "


" Nah gitu dong " Dika melepaskan cubitannya.


Neta beringsut memegangi kedua pipinya.


" Gak sakit kan, masa cuma digini aja " Dika mengangkat kembali tangannya mengarahkan ke pipi Neta.


" Stop ! " Neta mengahalau tangan Dika.

__ADS_1


" Kau mencuri hatiku... hatiku... " balas Dika yang disusul oleh tawa dari keduanya.


__ADS_2