
Komplek Perumahan Dika
" Sayang kalian bosen ya di rumah terus, kita main ke taman luar yuk.. " ucap Oma kepada si kembar.
" Main.. Oma main.. " Nala terlihat sangat senang begitupun Nathan.
" Oke, tapi pakai topi dulu ya, pakai sendal nya, sebentar Oma ambil dulu sendal dan topi untuk Nala dan Nathan cucu Oma " Oma berjalan mengambil topi dan sendal untuk Nala dan Nathan.
Setelah memakaikan topi dan sendal kepada si kembar, Oma mencari Mbok Sum, jika ia akan berjalan-jalan ke taman depan.
" Mbok.. Mbok.. " panggil Oma.
" Iya Bu " Mbok Sum menghampiri majikannya dengan tergopoh-gopoh.
" Mbok sedang apa ? " tanya Oma.
" Saya sedang di dapur Bu, merapikan beberapa perabotan " jawab Mbok Sum.
" Oh ya.. saya ke taman depan rumah ya mau ajak kembar jalan-jalan kasian di rumah terus pasti bosen " ucap Oma.
" Baik Bu "
" Oke.. saya keluar dulu, ayo sayang cucu-cucu Oma sudah siap, kita main ke taman " ucap Oma mengajak cucu-cucu nya.
" Asikkk.. main.. "
" Main... aku mau main bola Oma " ucap Nathan.
" Boleh.. " balas Oma.
Mereka berjalan ke luar rumah, memang tepat di depan rumah Dika terdapat taman dan juga Playground untuk anak-anak komplek bermain ayunan, perosotan atau hanya sekedar bermain-main di taman.
Nala dan Nathan sangat senang, selama ini mereka hanya bermain di dalam rumah, karena Neta pun tidak mengijinkan Kiki maupun Sasa untuk membawa si kembar keluar rumah.
" Nah.. sudah di taman kita, Nala mau main apa ? ayunan ? sama Nathan ya main ayunan ya " ucap Oma.
" Mau.. ayunan.. "
" Mau perosotan Oma " Nathan menarik-narik tangan Oma nya.
" Aduhh.. ini mau ayunan ini mau main perosotan gimana ? " gumam Oma.
" Sayang, satu-satu ya.. kita naik ayunan dulu, seudah itu baru kita main perosotan, gimana ? " tanya Oma memberikan pilihan.
" Aku dulu Oma.. aku mau naik ayunan "
__ADS_1
" Aku dulu naik perosotan "
Nala menarik-narik tangan Oma nya sedangkan Nathan menarik baju Oma nya.
" Oke..oke.. sebentar ya.. Oma jadi bingung kalo Nala dan Nathan gak mau gantian " ucap Oma.
Saat si kembar saling merengek karena ingin lebih dulu bermain, di lain tempat Binar berjalan menuju rumahnya, ia biasa jalan santai pagi-pagi mengelilingi komplek jika ia sedang berada di rumah.
Dari kejauhan ia melihat Si Kembar yang sedang bermain di taman.
" Itu sepertinya si kembar, tapi.. sama siapa ya ? tumben tapi itu bukan Mbak Neta.. tapi mirip.. itu ibu Mbak Neta kayanya, Ibu Mas Bian juga dong ? " batin Binar.
Saat Binar sudah semakin mendekat Nala melihat ke arah Binar, si kembar sudah mengenal Binar walaupun mereka baru beberapa kali bertemu.
" Tanteee.... " teriak Nala.
Oma langsung menoleh ke arah Nala memanggil dengan sebutan Tante.
" Halo.. Nala.. apa kabar ? lagi main ya ? " ucap Binar mendekati Nala.
" Iya Tante.. " balas Nala.
Binar langsung melihat ke arah Oma si kembar.
" Oh ya.. siapa ya ? " Oma sedikit mengingat.
" Saya Binar Bu, saya tetangga sebelah rumah, Pak Dika " ucap Binar.
" Oh ya.. ya.. " Oma merasa familiar dengan nama Binar karena Neta dan Bian pernah membicarakan Binar.
" Tantee main yuk.. " ucap Nala menarik tangan Binar.
" Sayang.. gak boleh gitu ke tante nya " ucap Oma.
" Euh gak apa-apa Bu, saya ajak main dulu Nala ya Bu .. " balas Binar.
" Iya.. aduh saya jadi ngerepotin.. " susul Oma.
" Gak apa-apa Bu, lagi pula saya tidak ada kegiatan " balas Binar.
" Terima kasih ya.. oya Nathan ayo sama Oma, tadi kamu mau main perosotan kan.. " Oma mengajak Nathan ke tempat perosotan sedangkan Nala diajak oleh Binar bermain ayunan.
Setelah puas bermain, Nathan diajak untuk duduk dulu di kursi taman, karena melihat Nathan sedang duduk di kursi taman Nala pun berlari menuju Nathan dan Oma nya, Binar dengan sigap langsung mengejar Nala.
" Nala jangan lari sayang.. " ucap Binar.
__ADS_1
Nala semakin kencang berlari, Omanya yang melihat Nala berlari langsung menghampiri.
" Nala, jangan lari-lari sayang.. kasian tuh tante nya ngejar " ucap Oma.
Nala hanya tersenyum menggemaskan.
" Sini.. sini duduk dulu.. istirahat dulu disini " ucap Oma.
Binar pun ikut duduk tepat di sebelah Oma si kembar.
" Mama Neta nya kerja ya " tanya Binar ke si kembar memecah keheningan.
" Iya.. Mama kerja.. " jawab Nala.
" Papa Dika juga kerja .. " jawab Nathan.
" Hmm.. jadi Nala dan Nathan main sama Oma ya.. " tanya Binar lagi.
" Iya.. "
" Sekarang susah pengasuh Nak Binar, pengasuh yang terakhir aja sudah tidak bekerja lagi, sebetulnya pengasuh-pengasuh kembar memang baik tapi ya.. tidak bertahan lama ada aja ceritanya " ucap Oma si kembar.
" Iya Bu memang tidak mudah ya apalagi urusan anak, Mbak Neta juga pasti menginginkan yang terbaik untuk pengasuh nya " balas Binar.
" Ya.. jadi gak apa-apa Ibu aja yang disini menjaga si kembar sampai Mama nya nanti pulang dari perusahaan " susul Oma.
" Iyaa Bu, jadi anak Oma dong ya " Binar tertawa disusul oleh Oma.
" Oya Nak Binar ada kesibukan apa sekarang ? " tanya Oma.
" Saya sibuk kuliah aja Bu, tapi seminggu ini saya libur, jadi saya pulang dulu " jawab Binar.
" Ya.. selagi ada waktu, sempatkanlah diri untuk pulang dan bertemu orangtua, sebelum nanti kita sibuk dengan pekerjaan mungkin jika nanti kita bekerja, atau mungkin juga sibuk dengan keluarga kita jika kita sudah berumahtangga " balas Oma.
" Iya Bu " Binar mengangguk.
" Ya, seperti anak-anak Ibu, Neta sudah menikah dibawa oleh suaminya, untung tidak jauh jadi Ibu masih bisa menengok mereka kesini, adiknya Neta pun Bian, ia juga sedang sibuk kerja bahkan sampai tidak pulang berhari-hari, tapi ya mau gimana, mereka sudah mempunyai kehidupan masing-masing kan ? Ibu sebagai orangtua hanya bisa mendoakan saja kebahagiaan untuk anak-anak Ibu " Oma kembar bercerita.
Deg... Binar baru sadar jika dihadapan nya sekarang adalah orangtua dari Bian. Mungkin akan menjadi mertuanya nanti jika memang ia berjodoh dengan Bian. Namun apakah Ibu tahu jika Binar adalah tambatan hati putra laki-laki nya ??
" Ibu Mas Bian dan Mbak Neta baik ya, dia juga bersedia untuk menjaga anak-anak Mbak Neta " batin Binar.
" Hmm.. Ibu jadi curhat.. hehehe maaf ya.. pokonya intinya selagi kita ada waktu jangan lupa untuk mengunjungi orangtua hehe.. tapi kalo orang tua yang bijak, tidak ada salahnya jika ia yang datang untuk mengunjungi anak-anak nya.. gitu Nak Binar " ucap Oma kembar.
" Iya Bu.. terima kasih atas wejangan nya hehehe " Binar sedikit tertawa disusul oleh calon mertuanya.
__ADS_1