
Neta masih menunggu suaminya selesai mandi. Ia duduk di kasur menyender pada senderan kasur. Tidak lama terdengar pintu kamar mandi terbuka, Dika keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk nya.
Dika menoleh sekilas ke arah istrinya, ia lalu berjalan menuju lemari pakaian lalu melangkah kan kakinya ke ruang ganti pakaian.
Neta masih pada posisi nya, saat Dika kembali menghampiri nya, Neta menatap suaminya dengan tatapan yang tidak biasanya, Dika naik ke atas kasur lalu duduk tepat di samping istrinya.
Dika tersenyum, namun Neta masih tetap menatapnya.
" Kenapa Yang ? jangan liat aku kaya gitu, nanti aku jadi GeeR " ucap Dika sambil menutup wajah dengan kedua tangannya.
" Mas aku lagi gak becanda ya " balas Neta sedikit ketus.
" Iya.. iya kenapa ? masalah yang turun dari mobil tadi ? " tanya Dika.
Neta masih terdiam di posisi nya memperhatikan Dika. Dika membetulkan posisi duduknya menghadap Neta.
" Yang.. tadi itu kan ada perempuan yang lapor kalo dia kena jambret, kamu tahu kan seudah itu hujan deres banget, dia nunggu sampai hujan reda di kantor, setelah aku terima laporan dia, aku gak tahu lagi sih dia gimana-gimana nya, dari situ aku balik ke ruangan ku kan, ternyata sudah hampir satu jam hujan belum reda malah tambah deres, aku liat perempuan tadi masih duduk di ruang tunggu " Dika menjelaskan.
Neta menyimak apa yang dijelaskan oleh suaminya.
" Lanjutin gak nih ? " tanya Dika.
__ADS_1
" Lanjutin lah Mas.. " jawab Neta dengan wajah yang agak cemberut.
" Aku lanjutin ya.. tadi aku liat tuh, ya udah aku panggil Bian sama Aldo, aku bilang ke mereka coba tanya perempuan itu pulang nya kemana, buat anterin aja gitu, tadinya emang gak akan pake mobil aku Yang, mau pake mobil kantor, cuma karena emang mobil nya pada dipake patroli pada keluar lah mobilnya, terus yang paling deket keluar parkir cuma mobil aku, biar gak ribet jadi ya pake mobil aku Yang.. yang bawanya juga Bian kok, tanya Bian deh kalo kamu masih gak percaya " ucap Dika kembali menjelaskan.
Neta masih terdiam.
" Gitu sayang ceritanya, kenapa gak langsung tanya aku pas kamu lihat kejadian tadi " ucap Dika lagi.
" Aku langsung hubungin kamu, tapi gak diangkat, aku terus kirim pesan tapi kan di bales juga sama kamu " Neta masih tetap pada kekesalannya.
" Oya maaf banget, seudah Bian pergi mengantarkan pelapor tadi, aku langsung rapat sama atasan, dan aku baru tahu kalo ponsel ku mati setelah rapat selesai sekitar menjelang Maghrib " ucap Dika.
" Emang kamu gak bawa casan, biasanya juga bawa " Neta kembali ketus.
" Hmmm.. " Neta masih cemberut.
" Udah clear ya.. aku udah jelasin, kamu gak usah kesel lagi " ucap Dika tersenyum menarik selimut lalu memposisikan tubuhnya.
Neta masih pada posisinya, Dika lalu kembali bangun mendekati Neta.
" Sayang, tidur yuk " ajak Dika mengecup pipi istrinya sekilas.
__ADS_1
" Mas.. maafin aku ya " ucap Neta terbata.
" Hmm.. " Dika mendongkakan wajahnya lalu ia tersenyum.
" Gak apa-apa wajar kok kalo kamu kesel, aku juga minta maaf ya.. " Dika memeluk istrinya, Neta pun membalas pelukan suaminya.
" Kalo ada apa-apa ada hal yang kamu rasa atau kamu liat yang gak sesuai sama keinginan kamu, kamu langsung cerita ya, kamu omongin ke aku, maaf kalo aku belum bisa jadi suami yang sempurna buat kamu " ucap Dika.
" Nggak Mas.. justru aku.. aku yang banyak salah sama kamu " balas Neta menenggelamkan wajah ke dada suaminya.
Dika hanya tersenyum.
" Udah ya apapun itu, kamu harus cerita omongin ke aku, biar aku tahu salah nya dimana, biar kita bisa perbaiki sama-sama, kadang kamu itu ya.. dikit-dikit marah, dikit-dikit kesel, dikit-dikit manja.. gak apa-apa tapi aku suka " Dika kembali mengecup kening istrinya.
Neta langsung mencubit perut suaminya.
" Awww... Yang... awas ya kamu, aku sayang-sayang kamu malah cubit aku, kebiasaan !! aku balas ya .. " Dika menarik selimut menutup semua tubuhnya dan tubuh Neta sampai kepala.
" Mas... stop !!! "
" #($$_@'#:::#:#;#:# "
__ADS_1
Akhirnya mereka menyelesaikan kegiatan malam nya, author skip aja ya.. biar readers gak pada ngintip 😂😂😂