Diam Diam Jatuh Cinta

Diam Diam Jatuh Cinta
BAB 61


__ADS_3

Hari Neta kembali bekerja tiba. Ia sudah bangun pagi-pagi sekali karena selain ia harus mempersiapkan keperluan suaminya ia juga harus mempersiapkan keperluan dirinya sendiri.


Sarapan sudah siap di meja makan, Neta kembali masuk ke kamar nya untuk mandi, sesampainya di kamar ia mendengar gemericik air di dalam kamar mandi ternyata suaminya belum selesai mandi.


Karena khawatir kesiangan Neta mengambil handuknya lalu ia mandi di kamar mandi bawah.


Tidak lama Dika keluar dari kamar mandi, dia berpikiran jika Neta masih memasak di dapur untuk sarapan, Dika sudah siap dengan pakaian dinas nya, ia menunggu Neta belum juga kembali, ia memutuskan untuk turun ke ruang makan.


Sesampainya di ruang makan ia pun tidak melihat ada istrinya disana, Dika mencari-cari istrinya lalu terdengar suara air dari dalam kamar mandi bawah.


Tok tok tok


" Sayang .. " Dika mengetuk pintu kamar mandi lalu memanggil istrinya.


" Iya.. aku mandi disini Mas.. " ucap Neta sedikit berteriak dari dalam kamar mandi.


" Oke "


Dika kembali ke ruang makan, ia duduk di kursi meja makan, sambil membuka tudung saji, Neta sudah menyiapkan Nasi putih, cah brokoli dan ayam kecap.


" Hmm.. ternyata Neta pintar masak juga, selama ini masakan Neta memang tidak pernah mengecewakan " batin Dika sambil tersenyum kecil.


Dika menunggu Neta untuk sarapan, tidak lama Neta keluar dari kamar mandi menggunakan kimono handuknya.


" Mas.. makan duluan aja " ucap Neta seraya berjalan ke arah Dika.


" Aku nunggu kamu " balas Dika.


" Ya udah aku siap-siap dulu " susul Neta.


" Hmm " Dika mengangguk.


Neta berjalan menuju kamar menaiki tangga, ia akan bersiap untuk kembali bekerja di perusahaan mertuanya sekarang.


Setelah hampir 20 menit, Neta sudah siap dengan stelan kerjanya, ia turun ke bawah menuju ruang makan, karen Dika sudah daritadi menunggunya untuk sarapan.


" Mas maaf ya.. " Neta terlihat mempercepat kegiatannya.


" Ya udah sarapan dulu " Dika yang sudah menunggu langsung menyiapkan piringnya.


Neta mengambilkan nasi dan lauk untuk suaminya lalu untuk dirinya sendiri. Mereka sarapan berdua. Setelah sarapan Neta kembali membereskan piring dan meja makan, ia tidak langsung mencuci piring nya khawatir akan kesiangan menuju kantor.


" Sudah siap ? " tanya Dika.


" Sudah Mas.. Oya aku pergi ke kantor gimana ? " tanya Neta, ia baru ingat jika mobilnya ia simpan di rumah orangtuanya.


" Aku yang anter kamu ke kantor " ucap Dika.


" Tapi Mas kantor dan tempat kamu dinas kan beda arah " balas Neta.

__ADS_1


" Gak masalah, ayo nanti telat "


Neta dan Dika berangkat bersama, sebelumnya Neta sudah menutup dan mengunci jendela serta pintu-pintu rumah. Dika mengantarkan Neta terlebih dahulu ke perusahaan Ayah nya tempat Neta bekerja, mobil berhenti tepat di depan lobby.


" Mas aku turun ya.. "


" Hmm.. " Dika menganggukkan kepalanya.


Neta menyodorkan tangan lalu meraih tangan suaminya untuk cium tangan, Dika langsung mengecup kening istrinya sekilas.


Satpam dengan sigap menghampiri mobil Dika, karena mereka sudah sangat kenal mobil anak dari bosnya. Satpam membukakan pintu untuk Neta.


" Selamat pagi Pak Dika "


" Selamat pagi Bu Neta.. silakan "


" Terima kasih Pak " Neta turun dari mobil membawa paper bag berisi oleh-oleh untuk ketiga sahabatnya dan Bu Angel atasannya di Divisi HRD.


" Mas.. hati-hati ya " Neta kepada suaminya.


Dika tersenyum, melajukan kembali mobilnya menuju kantornya.


" Bu Neta silakan " satpam mempersilakan.


" Terima kasih Pak, oya Pak tapi tidak perlu seperti ini " ucap Neta ia merasa sedikit risih.


" Ini sudah peraturan Bu Neta " satpam kepada Neta.


" Pagi Bu Neta "


" Pagi Bu "


" Bagi Bu "


Neta hanya tersenyum mengangguk balik. Ia sudah harus terbiasa dengan hal seperti ini.


Sesampainya ia dilantai 5. Ia berjalan menuju meja kerjanya, ketiga sahabat belum datang karena meja mereka masih kosong, Neta berangkat memang agak pagi karena ia diantarkan oleh Dika, khawatir Dika telat apel pagi dikantornya, sehingga Neta berangkat agak pagi.


" Hmm.. kangen juga 2 minggu gak masuk kerja " batin Neta.


Tidak lama Bu Angel tiba di lantai 5.


" Netaaaaa "


Neta menoleh " Bu Angel "


" Apa kabar kamu duh pengantin baru nih " ucap Bu Angel.


" Ih Bu Angel.. aku kangen loh padahal cuma 2 minggu gak kerja tapi berasa lama " ucap Neta.

__ADS_1


" Saya juga kangen loh.. "


Neta dan Bu Angel ngobrol selayaknya sahabat yang lama tidak bertemu, Bu Angel banyak menceritakan kejadian-kejadian di perusahaan selama Neta cuti, disaat yang bersamaan Indri dan Ramon datang disusul oleh Sofia.


" Netaaaa... " Indri langsung memeluk Neta.


" Aduuhhh kak " Neta sedikit tertawa.


" Eh Bu Angel.. maaf bu " ucap Indri salah tingkah.


" Hmm kamu, nggak apa-apa kalau gitu kalian kangen-kangenan dulu deh, saya ke ruangan saya dulu ya.. " ucap Bu Angel.


" Iya Bu "


" Siap Bu "


Indri langsung duduk tepat di samping Neta, disusul oleh Sofia dan Ramon.


" Pengantin baru gimana nih kabar nya ? " tanya Indri.


" Iya nih.. gimana kabarnya, ceritain dong di labuan bajo kemarin, kayanya seru banget deh kalian " susul Sofia.


" Seru banget Mbak.. indah banget pemandangannya " balas Neta.


" Oya.. aku bawa ini nih.. sebentar " Neta mengambil paperbag yang ia simpan di bawah meja nya.


" Apaan tuh ? " tanya Ramon.


" Nih ini untuk Kak Indri, ini untuk Mbak Sofia dan ini untuk Ramon " Neta memberikan oleh-oleh untuk ketiga sahabatnya .


" Makasih yaa Neta.. "


" Makasih Neta "


" Makasih loh Net "


" Iya sama-sama ya semua, oya ini satu lagi buat Bu Angel, nanti deh aku ke ruangannya aja " ucap Neta.


Mereka berempat ngobrol kesana kemari, sampai lupa jika sudah memasuki waktu kerja, cctv setiap ruangan selalu aktif, jadi kegiatan setiap ruangan akan selalu dipantau oleh kamera cctv.


...****************...


Dilain tempat Dika sudah sampai dikantornya, ia sedang menunggu beberapa orang yang akan diperiksa olehnya karena sejak kemarin ia sedang menangani beberapa kasus yang berhubungan dengan hukum.


Sambil menunggu Dika iseng mengecek cctv perusahaan yang terhubung ke ponselnya, sebelumnya Dika sudah meminta Tio untuk menghubungkan cctv ruangan Neta agar terhubung ke ponselnya, jadi ia bisa melihat aktivitas istrinya di kantor.


Aplikasi kamera cctv ia buka, terlihat Neta dan ketiga sahabat nya sedang ngobrol mengerumuni Neta. Dika hanya tersenyum sekilas, ia melihat arloji dipergelangan tangannya menunjukkan pukul 9 pagi, ini sudah waktu kerja jam kantor.


Dika keluar dari aplikasi cctv, lalu ia membuka aplikasi percakapan, ia mengirim pesan kepada istinya.

__ADS_1


Dika : Kerja.. jangan ngerumpi aja sayang "


Setelah pesan terkirim namun belum terbaca oleh istrinya. Ia menyimpan kembali ponselnya lalu Dika kembali melanjutkan pekerjaannya.


__ADS_2