Gairah Sang Casanova

Gairah Sang Casanova
Python #18


__ADS_3

"Eh, tapi jangan terlalu sering juga yah. Itu malah nantinya tidak bagus," ucap dokter Susan yang langsung membuat wajah Ken berubah jadi masam.


Sementara Zoya tersenyum lebar, dia menjulurkan lidahnya kecil, meledek Ken. "Tuh dengar, Hubby. Jangan terlalu sering." Ucapnya dan Ken semakin mencebikkan bibirnya.


"Tapikan_"


"Tidak ada tapi-tapian! Kamu bilang mau cepat punya baby, jadi jangan membantah apa kata dokter!" tukas Zoya, memotong cepat ucapan Ken yang pasti akan mencari sebuah pembelaan.


Pria itu menatap Zoya dengan wajah memelas, tetapi Zoya tidak peduli dengan itu, yang penting sarang pythonnya aman sekarang, tidak semena-mena diserang seperti yang sering Ken lakukan.


"Kamu jahat, Baby," ujar Ken dengan suaranya yang terdengar begitu manja di telinga dokter Susan.


Sumpah demi apapun, sebenarnya dia ingin tertawa melihat pasangan satu ini, ternyata Ken adalah tua-tua keladi, terlihat kuat dan perkasa tapi takut juga pada sang istri.


Setelah melakukan konsultasi dengan dokter Susan, Zoya langsung meminta pulang pada Ken, dia ingin istirahat seharian ini. Dan Ken mengabulkan apapun keinginan istrinya itu.


Namun, di tengah jalan Ken memberhentikan mobilnya, tepat di depan sebuah supermarket, mengingat pesan sang dokter yang menyarankan membeli susu promil, agar Zoya mengonsumsinya.


Demi menjaga kesehatan tubuh dan kandungan Zoya bila pembuahan itu terjadi. Ken melakukan apapun yang diminta dokter Susan. Termasuk dirinya yang disarankan untuk banyak-banyak makan sayur tauge, agar meningkatkan kesuburan.


"Sayang, kita beli susu dulu yah untukmu," ujar Ken sambil membuka sabuk pengaman, dia turun dari mobil dan membukakan pintu pula untuk Zoya.


Patuh, Zoya langsung turun dan mengekor pada Ken yang senantiasa menggenggam tangannya. Wanita itu mengulum senyum kecil, senang sekali kalau Ken perhatian seperti ini.

__ADS_1


Bahkan pria itu yang selalu bersemangat ingin menghadirkan buah cinta mereka secepatnya.


Keduanya masuk ke dalam supermarket tersebut, berkeliling hingga mereka sampai di rak yang berisi penuh dengan segala merek susu. Ken dan Zoya kompak berhenti, mereka menatap beberapa kardus yang berderet, dari atas sampai bawah.


"Kamu mau yang mana, Baby?" tanya Ken sambil menatap Zoya dari samping.


Zoya mengetuk-ngetuk dagu dengan jari telunjuknya, sementara otaknya berpikir, kira-kira merek susu yang mana yang harus dia coba.


"Kalau menurut, Hubby? Bagus yang mana?" Zoya balik bertanya, dia meminta pendapat suaminya.


Namun, sepertinya Zoya bertanya pada orang yang salah, karena Ken justru menyeringai dan malah mencolek manja dada istrinya.


"Menurutku bagus yang ini! Berkualitas dan rasanya tidak ada duanya," ungkap Ken dengan terkekeh, dan dia langsung mendapat tabokan lengkap dengan pelototan dari Zoya.


"I am serious, Hubby! (Aku serius, Sayang!)" sentak Zoya dengan wajah yang terlihat garang.


Dan... Bugh!


Mendengar itu, Zoya langsung menyikut perut Ken dengan sekuat tenaga, hingga pria itu melepaskan pelukannya pada pinggang Zoya.


"Auch! Baby, kenapa kamu jadi galak seperti ini?" protes Ken sambil memegangi perutnya yang terasa nyeri, karena Zoya benar-benar melakukannya dengan cukup kuat.


"Itu karena mulutmu tidak pernah disaring! Otak Hubby itu isinya hanya dada dan paha, mesum terus!" cibir Zoya, lalu melangkah meninggalkan Ken, sebelumnya dia menyambar dua kotak susu, dan membawa kakinya menuju meja kasir.

__ADS_1


"Baby, kenapa malah meninggalkanku? Jangan tinggalkan aku sendiri, Baby!" rengek Ken dengan suaranya yang dibuat manja, berharap Zoya akan kembali, dan mengajaknya melangkah bersama.


Namun, Zoya yang sudah terlanjur kesal, tidak peduli dengan panggilan Ken. Dia terus melangkah tanpa menoleh ke arah belakang.


"Cih, aku benar-benar ditinggalkan," gerutu si bayi besar.


*


*


*


Ngothor : Mampus lu🤣🤣🤣 Apalagi ntar pas udah punya anak lu, Dad. Kuping lu ilang gue rasa🤣🤣🤣


Daddy : Nggak usah nakut-nakutin lu!


Ngothor : Yeh, gue mah cuma ngasih tahu🤪


Daddy : Bodo amat, ini pasti cuma taktik lu biar dapet python gue. Hih, sorry dorry morry, susu cimoory ya, Thor. Python gue sekarang kagak maen sama sembarang lubang.


Ngothor : Lu kira punya gue lubang semut kali ah🙄🙄🙄


Mpolowww sosmed ngothor yeh😌

__ADS_1


Ig @nitamelia_05


FB @Nita Amelia 🙏🙏🙏


__ADS_2