Gairah Sang Casanova

Gairah Sang Casanova
New Novel


__ADS_3

Judul : Hidden Mommy


Napen : ntaamelia



Bab 1.


Sebuah mobil mercedes berwarna hitam baru saja menepi di depan rumah mewah. Lalu tak berapa lama kemudian keluar seorang wanita cantik yang terlihat sedang marah-marah, dia terus menggerutu dan menguapkan kekesalan di tiap langkah.


Sementara di belakangnya, pria bernama Cornelius Burmese Tanson, yang merupakan suaminya, menyusul dengan desaahan nafas kasar.


Sudah tidak aneh, sebab tiap Cornelius mengajak sang istri untuk memenuhi jamuan makan malam dengan keluarganya, wanita bernama Sofia itu selalu saja pulang dengan membawa amarah.


Dan satu-satunya alasan pertengkaran yang terjadi di antara mereka adalah soal keturunan. Ya, setelah dua tahun mereka menikah dan memilih tinggal berdua, Cornelius dan Sofia belum juga dikaruni seorang anak.

__ADS_1


"Dasar mulut-mulut sampah, beraninya hanya memojokkanku saja! Memangnya mereka pikir mempunyai anak itu mudah?" gerutu Sofia, yang masih mampu didengar oleh suaminya.


"Sofia, berhenti!" cetus Cornelius, yang lebih akrab disapa Lee itu. Dia mensejajarkan diri dengan sang istri, sebab dia merasa jengah, mendengar Sofia memaki-maki keluarganya.


"Bisakah kamu menjaga mulutmu?!" tanya Lee dengan tatapan tajam. Sementara Sofia menanggapinya dengan begitu santai. Dia melipat kedua tangan di depan dada, seolah menantang.


"Menjaga mulut? Apa kamu tidak salah? Seharusnya keluargamu yang melakukan itu, agar mereka tidak menghakimiku."


"Menghakimi apa yang kamu maksud?! Mereka hanya bertanya, Sofia! Jika kamu orang yang pandai seharusnya kamu bisa menilai, mana kalimat menghakimi dan mana sebuah pertanyaan!"


Mendengar Lee yang membentaknya, Sofia pun mengangkat dagunya, karena walaupun dia seorang wanita, dia tidak ingin derajatnya direndahkan. "Apakah mereka tidak bosan menanyakan hal yang sama?"


"Cih, kamu selalu saja membela keluargamu, tanpa melihat bagaimana perasaanku!"


Lee menelan ludahnya kasar, dengan tangan yang terkepal kuat, berusaha untuk tidak mengajak tangannya untuk bicara.

__ADS_1


"Aku sudah mencoba untuk mengertikan perasaanmu. Tapi bisakah kamu juga bersikap baik pada keluargaku, semenjak kita menikah, kamu banyak berubah!"


"Perbaiki dulu sikap keluargamu, maka aku juga akan baik pada mereka. Dan ingat, jangan hanya melihat dari sisiku saja, coba lihat kamu, mungkin kita tidak punya anak karena kamu mandul!" cetus Sofia tanpa sadar, karena kekesalannya sudah di puncak ubun-ubun.


Dan hal tersebut membuat Lee mengatupkan rahangnya dengan keras. Merasa terhina dengan tuduhan yang dilayangkan oleh istrinya.


Dia benar-benar marah, hingga berteriak dengan kencang. "TUTUP MULUTMU, SOFIA!"


Deg.


Sofia langsung menelan salivanya, ketika melihat api kemarahan yang begitu nyata di mata suaminya. Dia hendak meraih tangan Lee, tetapi dengan cepat pria itu menepisnya. "Kamu sudah keterlaluan. Harga diriku seperti diinjak-injak olehmu."


"Lee, aku—aku tidak sengaja mengatakannya," ujar Sofia dengan tergagap, mulai merasa bersalah. Namun, Lee yang sudah dikuasai amarah kembali menyentak tangan Sofia yang berusaha menahannya.


"Aku akan buktikan padamu, kalau itu semua salah! Dan jika aku berhasil, berjanjilah untuk tidak menangis!" ucap Lee, lalu melangkah meninggalkan rumah.

__ADS_1


***


Cusss lapak yak🤸🤸🤸


__ADS_2