
Menghabiskan malam yang indah berdua, bintang dan bulan yang menggantung di angkasa selalu menjadi saksi, bagaimana membaranya api gairah di antara keduanya.
Di dalam kamar Ken, Zoya kembali memanjakan pria matang itu. Permainan lidah yang mengitari senjata Ken, menjadi sentuhan ternikmat yang membuat pria itu tak bisa untuk tidak mendesaah hebat.
Mulutnya dibuat menganga, sementara seluruh anggota tubuhnya menegang, dengan sengatan yang menggelegak memenuhi sukmanya.
"Oh no, Baby. Kamu semakin hebat, Sayang," puji Ken sambil mengepalkan tangannya kuat, menahan rasa geli dan getaran yang Zoya ciptakan.
Gadis cantik itu tak menanggapi ucapan Ken, dia terus melakukan aksinya, suatu hal yang dia pelajari dari Ken saat dia ingin memuaskan pasangannya.
Ular python yang semakin berurat dan menegak itu dikuluumnya tak habis-habis, seperti sebuah permen manis yang membuat dia selalu ingin memakannya.
"Baby, stop! Aahhh, aku hampir meledak," pekik Ken, dia tak peduli pada suaranya yang menggema, mengisi ruang sunyi di sekitar mereka.
Dia hanya mengungkapkan apa yang dia rasa, hingga pria itu sudah benar-benar tak tahan dengan sentuhan lidah Zoya, Ken bangkit, dan langsung menyerang tubuh ramping itu.
Pria matang itu segera melesakkan senjatanya yang sudah tak sabar ingin segera memangsa. Ular python yang terkenal dengan lilitannya, membelit ruang liang kenikmatan Zoya dengan sangat kuat.
Suara desaahan bersahut-sahutan, saling ingin berlomba dengan ruang dan ranjang yang menjadi jurinya. Pendingin pun kini kalah, karena suhu panas dari kegiatan yang mereka ciptakan lebih membara.
Hingga pelepasan berulang kali mereka capai. Akhirnya permainan mereka usai, Zoya meringkuk setelah pria itu membersihkan intinya, dipeluk dari belakang dengan kedua tubuh yang masih sama-sama tanpa busana.
Suara nafas mereka terdengar masih sangat nyaring, sisa pelepasan mereka yang terakhir.
"Baby," panggil Ken, sambil mengeratkan pelukannya di pinggang ramping Zoya.
__ADS_1
Wajahnya yang berbulu mengusak-ngusak di punggung gadis itu. Membuat Zoya beringsut merasakan geli. "Daddy? Apa yang sedang kamu lakukan?"
"Apa kamu lelah, Sayang?" tanya Ken, berganti mengunci pergerakan Zoya dengan kaki jenjangnya.
Zoya menghembuskan nafasnya kasar. "Yeah, lumayan. Aku ingin segera beristirahat, jadi berhentilah menggodaku. Good night."
"Hei, Sayang. Aku tidak akan menggodamu, tapi aku ingin bercerita tentangmu."
"About me? What is that?" Zoya berusaha melonggarkan pelukan Ken, lalu membalikan tubuhnya, agar wajah mereka saling berhadapan, Zoya sedikit penasaran.
Tatapan keduanya bertemu, setiap kedipan mata gadis itu mampu membuat Ken mengulum senyum. Dia mencium kening Zoya lebih dulu. "Aku sudah lama menyukaimu, ini adalah rahasiaku." Ujarnya tanpa ragu.
Mendengar itu, kening Zoya melipat, ingin Ken lebih mendetail menceritakan apa yang pria itu ucapkan. "Maksud, Daddy?"
"Sejak Mommy-mu masih ada, Daddy sudah mulai menyukaimu, Zoy. Kamu tahu kenapa Daddy tidak pernah bicara berdua denganmu?"
"Jadi Daddy bersyukur saat Mommy meninggal?" tanya Zoya dengan tatapan tak suka, seolah Ken mengambil keuntungan di dalam kesempitan.
"Hei, bukan itu poinnya, Sayang. Saat itu Daddy juga cukup merasa kehilangan, bagaimana pun Maurin sudah menemaniku cukup lama, tetapi seperti Tuhan memberi Daddy jalan untuk memiliki kamu, semuanya seperti sekenario yang sudah dirancang. Dan asal kamu tahu, you are my greatest imagination. Kamu adalah imajinasi terhebatku, Zoy. Dengan siapapun aku bercinta, aku hanya bisa membayangkan kamu," jelas Ken dengan panjang lebar.
Zoya memperhatikan wajah Ken, menatap sorot mata itu dalam mencari kesungguhan.
"Apa Zoya harus bersyukur?" Sebuah pertanyaan yang berasal dari hatinya.
Mendengar itu, membuat Ken cukup sadar diri, dia mengulum senyum, tapi dia ingin jujur, dengan Zoya, dia bisa merasakan sentuhan yang berbeda.
__ADS_1
"No, tapi Daddy hanya ingin kamu tahu, selain kamu, Daddy benar-benar tidak ingin yang lainnya. Everything is all about you, Zoya."
Cup!
*
*
*
Menurut kalian gimana cerita si python?
Bertele-tele dan membosankan?
Nganu?
Menyenangkan dan seru?
Kecepetan?
Dll?
Jawab yah, soalnya abis ini othor mau sat set sat set, biar ulernya ngga nyelosor terusπππ
Bonus foto bapaknya uler π
__ADS_1