
Tengah malam mereka baru sampai di mansion dan disambut tatapan tajam Gaffar yang sedang duduk memeluk istrinya . Bu Sri langsung menyambut Anna dan membimbing gadis itu untuk duduk bersama suaminya di ruang tengah .
" Daddy ingin bicara dengan kalian berdua !! Terutama kamu Abbio Al Shamma ... kau bawa kemana Anna seharian ini . Tadi kami memintamu untuk membawanya makan siang., bukan untuk jalan jalan ke villa . Kau pasti tahu dia lelah setelah perjalanan jauhnya menuju kesini !! "
Abbio menggaruk tengkuknya dan menatap malas ayahnya yang menyidangnya seolah olah dia sudah menculik gadisnya .
" Kau tidak apa apa Nak ?? "
" Tidak Dad ... " cicit Anna terdengar masih canggung menyebut pria parubaya di depannya . Anna pun tahu Abbio sedang memandangnya dengan penuh pertanyaan , karena setahunya gadisnya selalu memanggilnya dengan sebutan tuan besar .
" Daddy hanya tidak mau kau lepas kendali seperti dulu . Anna gadis baik , jangan kau samakan dia dengan wanita ular itu "
" Ckk aku tahu Dad ... "
" Kemarin kami sempat berbincang dengan lbu Titin ( ibunya Anna ) dan kami sepakat untuk secepatnya menikahkan kalian . Walau aku sudah mengatakan akan menjaga calon menantuku di Bali tapi dia berpikir akan lebih tenang jika Anna di jaga oleh suaminya . Dan itu artinya beliau lebih tenang jika Anna di jaga olehmu "
__ADS_1
Senyum Abbio melebar setelahnya , dua seperti sedang mendapat angin segar sekarang ini .
" Tidak usah senyum senyum seperti itu , wajahmu terlihat sangat menyebalkan jika seperti itu . Aku belum selesai bicara !! Kami memang sepakat menikahkan kalian secepatnya tapi hanya jika Anna menyetujuinya .... "
" Mas !! "
" Tapi wajahnya memang menyebalkan !! "
Bu Sri hanya geleng geleng kepala melihat perseteruan susmi dan putranya itu . Kadang dua pria arogan itu terlihat tak lebih dari dua anak kecil yang keras kepala .
Anna hanya tersenyum dan menunduk , sesaat dia memandang Abbio yang juga menatapnya penuh harap .
" Sebelumnya kami memang sudah sepakat untuk menikah , tapi kami berpisah sementara terlebih dahulu untuk introspeksi diri karena kami berpikir pernikahan adalah suatu keputusan yang besar . Anna tidak masalah jika pernikahan kami disegerakan , karena toh dua bulan lagi kami akan menikah . Saya tahu siang tadi saya sengaja dipertemukan dengan salah seorang wanita masa lalu Tu ... eh maksud saya Kak Abbio . Saya tak.petnsj mempermasalahkan semua kesalahan masa lalunya karena bagi saya yang terpenting adalah dia di masa ini . Bagaimana Kak Abbio bisa memperbaiki dirinya untuk bisa menjadi lebih baik ... "
" Ya Tuhan !! Jadi Daddy sengaja mempertemukan Anna dan wanita ular itu ??"
__ADS_1
" Kami pikir lebih baik Anna mengetahui semuanya karena tak ada yang tahu jika di kemudian hari dia akan membuat masalah lagi denganmu "
" Anna sudah tahu jauh sebelum ini , hanya saja waktu itu hubungan kami belum sekokoh ini . Dan waktu itu dia hanya mendengar sebagian saja hingga Anna belum sepenuhnya tahu tentang Sheera "
" Kak Abbio benar Bu , saya sempat melihatnya sekilas tapi saya benar benar lupa wajahnya bahkan saya pun tidak tahu namanya . Waktu itu yang saya tahu hanya bahwa wanita itu menuntut keadilan untuk putranya . Saya tidak berani berpikir macam macam waktu itu karena Kak Abbio saat itu tidak menyukai keberadaan saya "
" Aku tidak pernah membencimu sayang ! "
" Kau lempar koper sampai kakinya terluka , kau pikir itu apa hahh !!! " geram.Gaffar .
" Come on Dad ... aku sudah mengakui kesalahanku dan aku sudah minta maaf padanya "
" Kau beruntung karena Anna menyetujui rencana ini ! Satu minggu kalian akan menikah dan pernikahan itu akan diadakan di rumah Anna di lndonesia sesuai permintaan besan kami . Dan lusa Anna akan pulang bersama , kau akan bertemu dengannya hanya saat kalian sudah resmi menjadi suami istri !! "
" Aku sudah melewati satu bulan neraka ksrena merindukannya , satu minggu aku kira akan sepadan dengan saat melihatnya sebagai istriku "
__ADS_1