
" Lhohh tumben pakai supir Kak !? " tanya Anna yang saat ini sudah masuk di mobil milik Safa . Kemarin Safa berjanji pagi ini akan menjemputnya untuk pergi bersama sama berangkat kuliah .
" Ya inilah hasilnya kalau kita nikah sama pria cemburuan dan overprotektif , bawaannya parno melulu ! Takut inilah takut itulah ... nggak boleh ini nggak boleh itu ! Belum tau dia bagaimana rasanya berdesakan naik kereta bawah atau makan nasi kemarin . Suami suami kita udah kaya raya dari orok Ann "
Anna terbahak mendengarnya , yang dikatakan sahabatnya itu benar suami suami mereka pasti tidak pernah merasakan hidup susah . Dulu bahkan ia dan ibunya sering makan sehari sekali agar adik adiknya bisa makan dengan kenyang .
" Wanita tua itu tidak mengganggumu lagi ? Zahid bilang anaknya yang bernama Gracia itu pernah mengincar salah satu putra Al Shamma . ltu sebabnya dia keluar dari mansion , Zahid khawatir akan terjebak dalam permainan wanita ular itu , dia berpikir sepandai pandainya ia menjaga diri tapi suatu saat juga akan terlena juga . Maka dari itu Kakak hanya bisa bilang biarpun kau di jaga ketat di rumah itu tapi aku harap kau lebih hati hati Ann "
" lya Kak ... tapi kalau dilihat lihat kasihan banget . Anna sering lihat dia menangis diam diam di depan mess maid ! "
" Jangan tertipu , pokoknya jauhi dia selama suami suami kita belum tahu kebenarannya . Tapi tadi suamiku bilang pagi ini semua akan terbuka ! Hahhhh semoga cepat selesai ... "
" He em , nggak enak rasanya di rumah sendiri tetap di awasi "
Mereka menghentikan obrolannya ketika supir sudah berhenti di depan kampus . Dua wanita cantik yang sudah lama tidak muncul di kampus itu sedikit menarik perhatian para mahasiswa di sana . Tampilan yang cantik dan elegan membuat siapapun betah memandangi mereka .
__ADS_1
" Sudah mencoba posisi di atas seperti yang aku ajarkan ?? "
" Sudah ... "
Safa tertawa mendengar jawaban Anna , gadis yang sudah ia anggap sebagai adik itu . Anna selalu berbicara apa adanya padanya tanpa malu malu lagi . Anna sangat terbuka padanya , bahkan dia tahu hampir semua masalah gadis itu .
" Bagaimana rasanya !?? "
" Enak , pegel , capeeekkk .... tapi pengen lagi . Ada gaya lain lagi Kak yang bikin dia kalah duluan ?? "
" Kok jadi mau menang menangan sih ! Hubungan suami istri itu harus dinikmati .. diikuti alurnya ! Jangan minta cepet , jangan minta di lama lamain . Pokoknya merem dan rasakan !! Coba deh kali ini cari tempat lain selain kamar buat main mainnya .. "
" Ckk ... itu juga masih di kamar Ann , kecuali kalau kalian ngungsi ke kamar mandi maid "
" lhhhhh enggak mau , masa mau begituan pakai acara ngungsi sih !! "
__ADS_1
Mereka duduk di taman yang ada di tengah kampus karena jam masuk mereka masih beberapa saat lagi .
" Sudah pernah coba di kolam renang ? Atau dapur ? Ruang tamu ? Garasi mobil kalau perlu "
" Kolam renang ?? Begituannya di dalam air Kak ? Atau airnya di kuras dulu kali yaa ? "
Safa tertawa mendengar pertanyaan polos sahabatnya . Diapun sebenarnya tidak begitu berpengalaman tapi ia sering belajar melayani sang suami dengan melihat video ataupun membaca artikel soal hubungan suami istri .
" Ya kalau nunggu kuras dulu keburu suamimu lemes duluan ! Ya udah untuk perdana di luar kamar mending yang masih di dalam rumah dulu , dapur misalnya "
" Kalau maid sama penjaga lihat bagaimana !? Malu "
" Ya di kunci semua pintunya , mereka semua suruh keluar . Kamu nggak usah pikir soal maid sama penjaga , biar suamimu yang urus ! Abbio lebih tanggap kalau soal itu ... kalau urusan yang enak enak sih mereka biasanya gercep "
" Oooo begitu .. ya deh nanti malam aku coba ! Yuk Kak ke kelas , sepertinya udah mau mulai deh kelas kita "
__ADS_1
" Kelasku masih setengah jam lagi Ann , aku ke kantin saja soalnya tadi pagi nggak sempat sarapan " kata Safa ikut bangkit dari duduknya . Pagi tadi setelah acara ' pagi panas ' di meja makan sebenarnya ia sempat untuk sarapan tapi karena janjinya pada Anna maka ia harus bergegas menjemputnya karena kelas gadis itu lebih awal dari kelasnya .
" Ok ... hati hati Kak "