Hurt

Hurt
B Chapt 26


__ADS_3

Dan di negeri Sakura acara pernikahan Akihiro dan Mayleen secara adat juga sudah selesai di lakukan . Pernikahan yang di lakukan di aula mansion itu di hadiri para tetua klan beserta seluruh anggotanya .


Walau acara itu tertutup tapi terlihat sangat ramai karena antusias para anggota yang menyambut kedatangan istri dari pemimpin klan mereka .


Mayleen mengenakan pakaian adat pernikahan berwarna putih yang melambangkan sinar matahari dan kesucian hati . Dilengkapi dengan tudung kepala yang berwarna senada yang sering disebut sebagai Wataboshi .


Sedangkan Hiro memakai jubah hitam panjang dengan pedang samurai yang terselip di pinggangnya . Mereka terlihat seperti raja dan ratu yang sedang bersanding di kursi kebesarannya .


Dengan sangat ramah Mayleen menerima ucapan selamat dari orang orang yang tak pernah ia lihat sebelumnya . Hiro bisa melihat gadis yang sudah menjadi istrinya itu mempunyai watak yang periang dan ramah . Tak sedikitpun tersirat kesedihan walau pernikahan mereka ini adalah pernikahan pura pura .


Setelah acara selesai kedua pengantin segera beristirahat di kamarnya . Mayleen segera ke kamar mandi untuk segera melepas semua pakaian yang di kenakannya .


Sudah dari tadi ia merasakan gerah dan pegal karena punggungnya yang harus selalu tegak lurus sesuai arahan para periasnya yang tak lain adalah para istri dari para tetua klan . Dan yang kemudian dilakukan adalah berlari ke arah ranjang dan melompat ke atasnya .


Sepertinya ia lupa jika mulai saat ini dia tidak sendiri lagi di kamar itu . Hiro yang juga sudah mengganti bajunya di walk in closet tadi hanya menggeleng gelengkan kepalanya , pria itu hanya mengenakan celana training panjangnya tanpa memakai atasan .


Walau terlihat biasa biasa saja tapi gadis itu adalah gadis yang kuat . Bisa saja gadis itu menolak pernikahan yang hanya akan berlangsung satu tahun ini , menjadi seorang janda adalah aib jika ada di tengah masyarakatnya . Tapi gadis itu seperti tidak punya beban , dia melalui semua dengan penuh senyuman .


" Bisa geser sedikit ?? Aku juga ingin berbaring May ... "

__ADS_1


Wanita yang sedang berbaring tengkurap dengan menggerakkan kaki dan tangannya seakan sedang berenang itu seketika menghentikan aksinya . Dia menoleh ke arah Hiro dengan mata yang membelalak , mungkin baru ia sadari bahwa ada seorang pria yang juga tinggal sekamar dengannya .


" Kenapa Tuan Hiro disini ?? "


" lni kamarku jika kau lupa ... "


Gadis itu bangkit dan duduk dipinggir ranjang , dia menepuk nepuk ranjang di sampingnya seakan meminta Hiro duduk di sebelahnya .


Walau heran tapi Hiro menurutinya , dan ia terkejut ketika telunjuk gadis itu malah menyentuh lengan dan dadanya yang memang tak tertutup apapun . Ujung jari gadis itu mampu mengirimkan sinyal sinyal yang membuat jiwa laki lakinya terganggu .


" Badan Tuan sempurna , apa kau berlatih keras untuk ini ?? "


" Olah badan adalah hal yang wajib di lakukan oleh semua laki laki.di klan kami . Sejak kecil kami sudah di ajari bertarung dan membela diri . Kenapa ?! "


" Apa tidak ada lagi bahasan selain tentang ini !? "


" Oooo bahasan lain ya .... Apa kau mencintainya ?? Sejak kapan kalian menyadari bahwa kalian saling mencintai !? "


Hiro mengerutkan dahinya , dia belum begitu paham dengan arah pembicaraan gadis di sampingnya .

__ADS_1


" Siapa ?? "


" Pria itu ... apa tadi dia datang ke pernikahan kita ??! Dia pasti sangat tampan " tanya Mayleen dengan sangat antusias , sepertinya ia sangat ingin mengetahui kisah unik suaminya .


" Ckk ... "


Bukannya menjawab Hiro malah bangkit dan meninggalkan kamarnya dan berjalan menuju dapur . Menghadapi gadis itu membuat dirinya merasa gerah , semua tingkahnya membuatnya gemas ingin menggigitnya .


Tapi sebelum mencapai dapur Hiro bertemu dengan kepala pengawalnya . Dia berhenti karena tahu kepala pengawalnya ingin menyampaikan sesuatu padanya .


" Ada apa ... "


" Tidak tuan , saya hanya ingin meminjam cincin pernikahan Tuan sebentar "


Kepala pengawal itu ternyata hanya ingin meminta cincin pernikahan Hiro karena sesuai prosedur harus dipasangi dengan alat pelacak untuk menanggulangi jika ada kejadian yang tak diinginkan .


Tak tahu kenapa Hiro sedikit kesulitan melepas cincin yang terasa sedikit sesak itu , dan reflek kepala pengawal mendekat dan membantunya melepasnya .


Dan Hiro meraup kasar mukanya karena gadis yang sudah ia nikahi ternyata ada di belakangnya dengan senyum manis penuh arti . Tapi terlihat menyebalkan di matanya .

__ADS_1


" Cukup tampan ... " ucap gadis itu dengan mengacungkan kedua jempolnya .sambil tertawa dan berbalik menuju kamarnya lagi .


" Gadis nakal !! "


__ADS_2